Menelan Ludah saat Puasa Ramadhan Apakah Bikin Batal? Begini Penjelasanya

- Redaksi

Wednesday, 13 March 2024 - 02:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Menelan ludah saat puasa tidak batal asalkan tidak disengaja
( Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.idMenelan ludah saat puasa ramadhan seringkali menjadi bahan perbincangan banyak orang.

Pasalnya banyak hukum yang memperdebatkan menelan ludah saat puasa Ramadhan sehingga harus lebih dipelajari lagi. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lantas bagaimana hukum menelan ludah saat puasa ramadhan? Benarkah puasa menjadi batal?

Salah satu permasalahan yang sering dihadapi ketika berpuasa adalah menelan ludah. Ada sejumlah orang yang berpendapat bahwa menelan ludah sama saja dengan makan atau minum, sehingga dapat membatalkan puasa Ramadan.

Namun, menurut buku Kitab Fikih Sehari-hari: 365 Pertanyaan Seputar Fikih untuk Semua Permasalahan dalam Keseharian oleh A.R. Shohibul Ulum (2022), menelan ludah saat puasa Ramadan tidak batal. 

Hal tersebut didasarkan dari hadits yang muncul dalam Fathul Mu’in, yang menyebutkan bahwa puasa tidak batal ketika menelan ludah dari seluruh area rongga mulut.

Baca Juga :  Bagaimana Semboyan Bhinneka Tunggal Ika Mampu Berkontribusi Bagi Pembangunan Nasional?

Meskipun begitu, ada kondisi tertentu yang membuat pihak ulama berbeda pendapat mengenai menelan ludah saat puasa Ramadan. 

Contohnya adalah ketika air ludah tersebut sengaja dikumpulkan dalam mulut dan ditelan, ada sebagian ulama yang berpendapat bahwa hal tersebut membatalkan puasa, sementara ada pula yang mengatakan sebaliknya.

Namun, Imam an-Nawawi dalam Kitab Al-Majmu’ Syarah al-Muhadzdzab (6/327) mengatakan bahwa pendapat yang paling sahih adalah tidak membatalkan puasa.

Jika ludah banyak terkumpul tanpa sengaja, misalnya akibat banyak berbicara atau yang lainnya dengan tanpa sengaja kemudian menelannya, hal ini tidak membatalkan puasa tanpa ada perbedaan.

Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa menelan ludah saat puasa Ramadan tidak membuat batal ketika ludah tersebut murni, tidak bercampur dengan makanan atau minuman lainnya. 

Baca Juga :  Cara Berzikir Sesuai dengan Ketentuan Syariat Islam: Panduan Lengkap untuk Mendapatkan Ketenangan Hati

Namun, jika ludahnya sudah sempat keluar dari mulut, lalu disedot dan ditelan, maka puasa batal.

Oleh sebab itu, sebaiknya kita selalu berhati-hati dalam menjalankan puasa Ramadan dan senantiasa memperhatikan segala hal yang dapat membatalkannya. 

Kita harus selalu berdoa agar puasa kita diterima oleh Allah SWT dan semoga amalan kita selama Ramadan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada-Nya.

Cara Mencegah Tindakan Menelan Ludah Sendiri

Untuk mengatasi kondisi ketika menelan ludah secara tidak sengaja saat sedang berpuasa, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, antara lain:

  • Berkumur air putih secara teratur untuk membersihkan rongga mulut dan mencegah terjadinya kelembapan pada mulut yang dapat memicu produksi ludah lebih banyak.
  • Mengunyah permen karet saat berbuka tanpa gula, karena dapat membantu mengurangi produksi ludah dan membantu menjaga mulut agar tetap segar.
  • Meminum air dalam jumlah yang cukup pada saat berbuka dan sahur, dengan tujuan agar tubuh tetap terhidrasi dan mengurangi kemungkinan terjadinya kelembapan pada mulut.
  • Menghindari makanan atau minuman yang berbau tajam atau pahit, karena akan memicu produksi ludah lebih banyak.
  • Menjaga kondisi mulut yang bersih dengan menyikat gigi secara teratur, menghindari merokok, serta mengunyah daun mint ( saat berbuka) atau lainnya yang dapat membantu menjaga kesegaran mulut.
Baca Juga :  Bagaimana Cara untuk Mengetahui Karakteristik Peserta Didik Kita?

Dengan menjalankan beberapa cara di atas, kita dapat mengatasi kondisi ketika menelan ludah secara tidak sengaja saat sedang berpuasa dan menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan nyaman dan lancar.

Berita Terkait

BAGAIMANA ANDA MENERAPKAN INSPIRASI TERSEBUT UNTUK KEMAJUAN PENGUASAAN KOMPETENSI? SIMAK PEMBAHASANNYA DENGAN LENGKAP!
Jelaskan Pengertian dan Ruang Lingkup Filsafat Ketuhanan Serta Perbedaannya dengan Pendekatan Teologis-Dogmatis? Bagaimana Peran Akal dalam Memahami
APA DUKUNGAN YANG ANDA BUTUHKAN UNTUK MELAKUKAN UPAYA TINDAK LANJUT KETERATURAN SUASANA KELAS?
Apakah yang Dimaksud dengan Fungsi Transaksional dalam Bahasa Menurut Gillian Brown dan George Yule?
Menurut Saudara, Mengapa Fungsi Pengorganisasian Dianggap Sebagai Fungsi yang Penting dalam Manajemen?
Dalam Situasi Kelas yang Dinamis, Mana yang Lebih Menjaga Ketertiban atau Mendorong Diskusi yang Aktif? Bagaimana Guru Bisa Menyeimbangkan Keduanya?
Bagaimana Peran Akal dalam Memahami Keberadaan Tuhan Menurut Perspektif Filsafat? Berikut Penjelasannya!
Sebutkan 10 Cara Berbakti kepada Orang Tua yang Bisa Ananda Lakukan? Berikut Pembahasannya!

Berita Terkait

Wednesday, 6 May 2026 - 09:13 WIB

BAGAIMANA ANDA MENERAPKAN INSPIRASI TERSEBUT UNTUK KEMAJUAN PENGUASAAN KOMPETENSI? SIMAK PEMBAHASANNYA DENGAN LENGKAP!

Tuesday, 5 May 2026 - 16:57 WIB

Jelaskan Pengertian dan Ruang Lingkup Filsafat Ketuhanan Serta Perbedaannya dengan Pendekatan Teologis-Dogmatis? Bagaimana Peran Akal dalam Memahami

Tuesday, 5 May 2026 - 10:39 WIB

APA DUKUNGAN YANG ANDA BUTUHKAN UNTUK MELAKUKAN UPAYA TINDAK LANJUT KETERATURAN SUASANA KELAS?

Monday, 4 May 2026 - 17:46 WIB

Apakah yang Dimaksud dengan Fungsi Transaksional dalam Bahasa Menurut Gillian Brown dan George Yule?

Monday, 4 May 2026 - 10:42 WIB

Menurut Saudara, Mengapa Fungsi Pengorganisasian Dianggap Sebagai Fungsi yang Penting dalam Manajemen?

Berita Terbaru