Prabowo: Inflasi 1,55 Persen Adalah Hasil Kerja Bersama Pemerintahan Sebelumnya

- Redaksi

Tuesday, 10 December 2024 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SwaraWarta.co.id – Dari istana diberitakan bahwa Presiden Prabowo Subianto menegaskan soal capaian inflasi tahunan nasional yang berada di angka 1,55 % pada November 2024 merupakan hasil kerja keras pemerintahan sebelumnya, bukan semata-mata pencapaian dari kepemimpinannya.

Dalam sebuah acara di Istana Negara, Jakarta, yang melibatkan penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer Ke Daerah Tahun Anggaran 2025 serta peluncuran katalog elektronik versi 6.0,

Prabowo menyampaikan bahwa meski ia baru menjabat selama 51 hari, pencapaian tersebut merupakan hasil dari upaya berbagai pemerintahan yang telah berlangsung sebelumnya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Prabowo, inflasi yang tercatat sekitar 1,55 persen ini sangat jarang terjadi di dunia dan merupakan bukti dari kebijakan yang diambil oleh pemimpin-pemimpin sebelumnya.

Baca Juga :  Memprihatinkan, Warga Ngrogung Ngebel Lakukan Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak

Dalam pandangannya, pencapaian ini bukanlah hasil kerja pemerintahannya saja, melainkan juga buah dari kebijakan yang diterapkan oleh pemerintahan sebelumnya yang turut memberikan kontribusi besar terhadap kondisi ekonomi saat ini.

Ia pun menekankan bahwa pembangunan suatu bangsa bukanlah hal yang dapat tercapai dalam waktu singkat, melainkan hasil dari perjuangan bertahun-tahun dan bahkan puluhan tahun.

Prabowo menyatakan bahwa pendekatan yang digunakannya selalu mengacu pada pandangan sejarah, di mana kemajuan suatu negara tidak bisa dinilai hanya berdasarkan periode singkat.

Oleh karena itu, ia menganggap bahwa hasil yang diperoleh Indonesia saat ini merupakan akumulasi dari berbagai kebijakan dan keputusan yang telah diterapkan oleh para pemimpin sebelumnya.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Subianto Usulkan Pilkada Lewat DPRD, Ganjar Pranowo: Ojo Kesusu

Dalam pidatonya, Prabowo juga merujuk pada lukisan-lukisan para Presiden Indonesia yang dipajang di dinding Istana Negara, yang menggambarkan jasa dan kontribusi besar mereka terhadap bangsa.

Selain itu, Presiden Prabowo mengingatkan masyarakat Indonesia untuk tetap optimis, namun juga waspada terhadap tantangan yang ada di masa depan.

Menurutnya, Indonesia sebagai negara kaya sumber daya alam selalu menarik perhatian pihak-pihak yang tidak ingin melihat negara ini maju dan berkembang.

Oleh karena itu, kewaspadaan dan semangat kerja keras yang tinggi sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas dan kemajuan Indonesia.

Dengan optimisme yang tinggi, Prabowo berharap agar bangsa Indonesia bisa terus melangkah maju, memanfaatkan kekayaan dan potensi yang dimilikinya, serta menjaga cita-cita besar yang telah diwariskan oleh para pemimpin sebelumnya.

Baca Juga :  V BTS Kehilangan Seratus Ribu Pengikut, Imbas Memposting Foto MC Donald's

Prabowo juga menegaskan bahwa pembangunan negara adalah proses yang tidak terhenti pada satu periode pemerintahan saja, melainkan berkelanjutan dan membutuhkan kerjasama antara berbagai pihak.

Dengan kerja sama ini, Indonesia diharapkan dapat mencapai kemajuan yang lebih besar, meski harus tetap menghadapi berbagai tantangan yang datang dari luar maupun dalam negeri.***

Berita Terkait

Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun: Alarm atau Masih Aman? Ini Faktanya!
Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook
Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!
Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi
Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri
Pencairan Gaji ke-13 Pensiunan PNS 2026: Jadwal, Besaran, dan Cara Cek
Apakah Idul Adha Ada Sidang Isbat? Simak Informasi Terbarunya!
Haveibeenpwned.com Apakah Aman? Inilah Fakta yang Perlu Anda Ketahui

Berita Terkait

Thursday, 14 May 2026 - 11:24 WIB

Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun: Alarm atau Masih Aman? Ini Faktanya!

Wednesday, 13 May 2026 - 07:57 WIB

Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook

Tuesday, 12 May 2026 - 13:42 WIB

Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!

Monday, 11 May 2026 - 16:14 WIB

Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi

Saturday, 9 May 2026 - 10:37 WIB

Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri

Berita Terbaru