KPU Bantah Pernyataan Ganjar yang Tak Undang saat Penetapan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih

- Redaksi

Thursday, 25 April 2024 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon presiden nomor 03
( Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id -Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Idham Holik, membantah pernyataan Ganjar Pranowo yang mengatakan tidak diundang dalam sidang pleno terbuka penetapan pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih Pilpres 2024 yang dilakukan pada hari ini, Rabu (24/4). 

Idham menjelaskan bahwa KPU telah mengirim surat undangan dengan dua metode kepada sejumlah pihak, termasuk Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Metode pertama adalah surat undangan dalam bentuk hard copy, sedangkan metode kedua adalah surat undangan dalam bentuk digital.

BACA JUGA: Terlalu Senang, Pria Ini Tarik Leher Gibran

“Dengan dua metode itu, kami pastikan surat undangan sudah disampaikan,” kata Idham di kantor KPU RI, Jakarta, Rabu (24/4).

Baca Juga :  3 Tahun Jadi Buronan, Pencuri Sapi di Mura Berhasil Diamankan Polisi

Idham mengatakan bahwa KPU telah mengirimkan soft copy surat undangan melalui aplikasi pesan singkat maupun surat elektronik. 

Ia juga mengaku telah secara pribadi mengomunikasikan undangan tersebut lewat narahubung pasangan calon nomor urut 3, yaitu Ganjar-Mahfud.

“Prinsipnya kami sudah berkomunikasi, tidak hanya secara formal, tapi juga menggunakan cara informal,” kata dia.

BACA JUGA: Terungkap Ini Alasan Mahfud MD Tak Hadiri Penerapan Prabowo Gibran sebagai Presiden dan Wakil Presiden Terpilih

Mantan calon presiden, Ganjar Pranowo, mengaku bahwa dirinya tidak diundang ke Rapat Pleno Terbuka penetapan capres-cawapres terpilih Pilpres 2024 di KPU. Sehingga, ia tidak hadir dan berada di Yogyakarta

“Sampai hari ini sampai dengan tadi malam orang banyak bertanya kepada saya Pak Ganjar dateng gak, aku malahora entuk undangane,” ujar Ganjar.

Baca Juga :  Pertemuan Bersejarah Pezeshkian dan Putin di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Sementara, mantan calon wakil presiden, Mahfud MD, mengaku bahwa dirinya tidak hadir karena terlambat diberitahu mengenai acara tersebut. Ia menyesal atas keterlambatan tersebut.

“Baru setengah jam sebelum acara dimulai itu ada pemberitahuan lewat telepon. Ini Bapak ke KPU enggak? Ada apa, saya bilang. Ya terus diberitahu acara penetapan, jadi waktunya tidak ngejar, jadi saya tidak tahu kalau ada undangan,” jelasnya.

Tidak seperti Ganjar-Mahfud, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar hadir pada saat Prabowo-Gibran ditetapkan sebagai pemenang Pilpres 2024 oleh KPU.

Berita Terkait

Apakah GoPay Sedang Gangguan Hari Ini? Ini Cara Cek dan Mengatasinya!
Survei SMRC: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Presiden Prabowo Anjlok ke 51 Persen
Desil 6 Apakah Bisa Dapat KJP? Ini Penjelasan Terbaru 2026
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Panas Dikritik: Solusi Praktis atau Memicu Main Hakim Sendiri?
Berapa Passing Grade PPPK Sekolah Rakyat? Yuk Cari Tahu Informasinya Disini!
Apakah Blippi Masih Hidup? Ini Faktanya!
Cara Cek DTKS Online Terbaru 2026: Intip Nama Kamu di Daftar Penerima Bansos!
3 Alasan Utama Nanik S. Deyang Mengundurkan Diri Sebagai Kepala BGN

Berita Terkait

Tuesday, 28 July 2026 - 16:00 WIB

Apakah GoPay Sedang Gangguan Hari Ini? Ini Cara Cek dan Mengatasinya!

Tuesday, 28 July 2026 - 13:45 WIB

Survei SMRC: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Presiden Prabowo Anjlok ke 51 Persen

Sunday, 26 July 2026 - 14:22 WIB

Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Panas Dikritik: Solusi Praktis atau Memicu Main Hakim Sendiri?

Saturday, 25 July 2026 - 10:55 WIB

Berapa Passing Grade PPPK Sekolah Rakyat? Yuk Cari Tahu Informasinya Disini!

Saturday, 25 July 2026 - 10:44 WIB

Apakah Blippi Masih Hidup? Ini Faktanya!

Berita Terbaru