Tfd6BUC8TSd7TSMoTpW9GUr0BA==

Menurut Anda, Apa yang Berbeda antara Kegiatan Belajar Mengajar Selama ini Anda Jalankan dengan Desain Alur Pembelajaran Projek Profil?

Apa yang Berbeda antara Kegiatan Belajar Mengajar Selama ini Anda Jalankan dengan Desain Alur Pembelajaran Projek Profil
 Apa yang Berbeda antara Kegiatan Belajar Mengajar Selama ini Anda Jalankan dengan Desain Alur Pembelajaran Projek Profil


SwaraWarta.co.id – Menurut Anda, apa yang berbeda antara kegiatan belajar mengajar selama ini Anda jalankan dengan desain alur pembelajaran projek profil.

Sebagai model bahasa yang besar, saya tidak memiliki pengalaman langsung dalam memimpin kegiatan belajar mengajar.

Namun, saya dapat mengakses dan memproses informasi dari berbagai sumber, termasuk kurikulum terbaru Indonesia, untuk membandingkan pendekatan tradisional dan Desain Alur Pembelajaran Projek Profil (P5).

Untuk lebih jelasnya, mari disimak mengenai, apa yang berbeda antara kegiatan belajar mengajar selama ini Anda jalankan dengan desain alur pembelajaran projek profil.

Berikut Adalah Beberapa Perbedaan antara Kegiatan Belajar Mengajar Selama ini Anda Jalankan dengan Desain Alur Pembelajaran Projek Profil:

Fokus Pembelajaran:

  • Tradisional: Berfokus pada penguasaan materi pelajaran dan penyelesaian soal. Pengetahuan diukur melalui tes dan ujian.

  • P5: Berfokus pada pengembangan karakter dan keterampilan abad ke-21 melalui proyek yang bermakna. Pengetahuan diukur melalui penilaian autentik, seperti portofolio, presentasi, dan observasi.

Peran Guru:

  • Tradisional: Sebagai penyampai informasi dan pemberi instruksi. Guru mendominasi pembelajaran dan siswa bersifat pasif.

  • P5: Sebagai fasilitator dan pembimbing. Guru membantu siswa dalam proses belajar dan mendorong mereka untuk mengambil inisiatif.

Keterlibatan Siswa:

  • Tradisional: Cenderung rendah. Siswa sering kali hanya mendengarkan ceramah dan mengerjakan tugas yang diberikan.

  • P5: Sangat tinggi. Siswa terlibat aktif dalam proses belajar dan bertanggung jawab atas pembelajaran mereka sendiri.

Suasana Belajar:

  • Tradisional: Formal dan kaku. Siswa duduk berjajar dan fokus pada guru.

  • P5: Informal dan kolaboratif. Siswa dapat bergerak bebas dan bekerja sama dengan teman mereka.

Dampak Pembelajaran:

  • Tradisional: Cenderung jangka pendek. Siswa mungkin hanya mengingat informasi untuk ujian, tetapi tidak dapat menerapkannya dalam kehidupan nyata.

  • P5: Jangka panjang. Siswa mengembangkan keterampilan dan karakter yang dapat mereka gunakan dalam berbagai situasi.

Oleh karena itu, Desain Alur Pembelajaran Projek Profil (P5) menawarkan pendekatan yang lebih inovatif dan berpusat pada siswa untuk pembelajaran. P5 memungkinkan siswa untuk mengembangkan keterampilan dan karakter yang mereka butuhkan untuk sukses di abad ke-21.

Berikut adalah beberapa poin penting tambahan:

  • P5 membutuhkan perencanaan dan persiapan yang matang dari guru.
  • P5 mungkin lebih sulit untuk dikelola daripada pembelajaran tradisional.
  • P5 membutuhkan dukungan dari orang tua dan komunitas.

Meskipun P5 memiliki beberapa tantangan, namun manfaatnya bagi siswa sangatlah besar. Dengan implementasi yang tepat, P5 dapat membantu mewujudkan profil Pelajar Pancasila yang berkarakter mulia dan cakap dalam berbagai bidang.

 



Dapatkan update berita Indonesia terkini 2024 serta info viral terbaru hari ini dari situs SwaraWarta.co.id melalui platform Google News.

Ketik kata kunci lalu Enter