Pagi Ini Semeru Kembali Erupsi Sebanyak 4 Kali, Ini Kata PVMBG

- Redaksi

Thursday, 25 April 2024 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Erupsi gunung Semeru (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Pagi ini, Kamis (25/4/2024), Gunung Semeru meletus 4 kali dengan ketinggian letusan antara 800 hingga 1.000 meter. 

Letusan pertama terjadi pukul 00.15 WIB dengan tinggi kolom abu ± 800 meter di atas puncak. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah tenggara dan selatan. 

Erupsi ini tercatat di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 108 detik.

Letusan kedua terjadi pukul 02.34 WIB dengan ketinggian letusan 800 meter dari puncak. 

Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya. 

Baca Juga :  Pemerintah Siap Matangkan Program Magang Bergaji UMP untuk Fresh Graduate

Baca Juga:

Banjir Lahar Dingin, 3 Warga Tewas Terseret Arus

Erupsi ini tercatat di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 125 detik.

Letusan ketiga terjadi pukul 06.35 WIB dengan ketinggian letusan 900 meter. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah barat daya.

Sedangkan pada pukul 08.34 WIB terjadi letusan setinggi 1.000 meter dari atas puncak. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah selatan.

“Dan pukul 08.34 WIB terjadi erupsi setinggi 1.000 meter dari atas puncak. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah selatan,” kata Liswanto, petugas PVMBG dalam keterangannya yang dilihat Swarawarta.

Baca Juga :  Spesial Hari Santri, Ini 5 Hal yang Bikin Ingat Pondok Pesantren

PVMBG memperingatkan agar tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak. 

Baca Juga:

Masih Momen Lebaran, Gunung Semeru Erupsi Setinggi 700 Meter

Di luar jarak tersebut, masyarakat diharapkan tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang 

Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

“Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak,” jelasnya.

Berita Terkait

Apakah 18 Agustus 2026 Libur? Cek Faktanya Menurut SKB 3 Menteri
Cara Menurunkan Desil: Panduan Lengkap untuk Mendapatkan Bansos
Program Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka, Target 150 Ribu Peserta
Inilah 22 Ide Lomba 17 Agustus Lucu untuk Ibu-ibu yang Bikin Ngakak
Perkembangan Terbaru Kasus Korupsi Pemalang dan Penyitaan CCTV oleh KPK
Samsat Buka Jam Berapa? Cek Jadwal Lengkap dan Tips Biar Nggak Antre Panjang
Kapan Rebo Wekasan 2026? Ini Jadwal, Asal-usul, dan Amalan Tradisinya!
Penyebab Kebakaran Nipah Mall Makassar: Dugaan Korsleting Listrik pada Neon Box

Berita Terkait

Thursday, 13 August 2026 - 10:02 WIB

Apakah 18 Agustus 2026 Libur? Cek Faktanya Menurut SKB 3 Menteri

Thursday, 13 August 2026 - 09:35 WIB

Cara Menurunkan Desil: Panduan Lengkap untuk Mendapatkan Bansos

Wednesday, 12 August 2026 - 14:12 WIB

Program Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka, Target 150 Ribu Peserta

Wednesday, 12 August 2026 - 11:25 WIB

Inilah 22 Ide Lomba 17 Agustus Lucu untuk Ibu-ibu yang Bikin Ngakak

Tuesday, 11 August 2026 - 10:17 WIB

Perkembangan Terbaru Kasus Korupsi Pemalang dan Penyitaan CCTV oleh KPK

Berita Terbaru