Kenapa IHSG Turun Hari Ini? Intip Penyebab dan Analisis Pasarnya!

- Redaksi

Tuesday, 24 February 2026 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kenapa IHSG Turun Hari Ini

Kenapa IHSG Turun Hari Ini

SwaraWarta.co.id – Kenapa IHSG turun hari ini? Bagi para investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), fluktuasi indeks merupakan hal yang lumrah namun tetap perlu diwaspadai.

Pertanyaan mengenai kenapa IHSG turun hari ini sering menjadi perbincangan hangat, terutama ketika indeks komposit menunjukkan warna merah di tengah harapan akan penguatan.

Memasuki perdagangan akhir Februari 2026, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memang tengah berada dalam fase yang cukup menantang.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berikut adalah beberapa faktor utama yang memengaruhi pelemahan indeks hari ini:

  1. Sentimen Global: Gejolak di Wall Street

Kondisi pasar modal Indonesia tidak lepas dari pengaruh bursa global, terutama Wall Street. Penurunan tajam indeks Dow Jones dan Nasdaq semalam memberikan tekanan psikologis bagi pasar Asia, termasuk IHSG. Kekhawatiran investor di Amerika Serikat terkait disrupsi teknologi Artificial Intelligence (AI) pada sektor perangkat lunak dan ketidakpastian kebijakan tarif baru dari pemerintah AS menjadi pemicu utama aksi jual global.

  1. Dinamika Kebijakan Tarif Internasional

Isu mengenai “perang tarif” kembali mencuat setelah adanya dinamika hukum di Amerika Serikat terkait wewenang tarif darurat. Ketidakpastian ini memicu kekhawatiran akan terganggunya rantai pasok global dan prospek pertumbuhan ekonomi negara-negara mitra dagang Indonesia, yang pada akhirnya menekan saham-saham sektor komoditas dan ekspor.

  1. Aksi Profit Taking (Ambil Untung)

Setelah mengalami reli penguatan pada awal pekan, wajar jika sebagian investor domestik maupun asing mulai melakukan aksi ambil untung atau profit taking. Penjualan saham-saham blue chip untuk mengamankan keuntungan sementara ini secara otomatis memberikan tekanan pada posisi indeks secara keseluruhan.

  1. Tekanan pada Sektor Perbankan dan Teknologi

Sektor perbankan berkapitalisasi besar yang selama ini menjadi penopang IHSG tampak mengalami koreksi terbatas. Hal ini seringkali seiring dengan pergerakan nilai tukar Rupiah dan imbal hasil (yield) surat utang yang sedang bergejolak. Selain itu, sentimen negatif pada saham teknologi global turut menyeret emiten teknologi dalam negeri ke zona merah.

Baca Juga :  Rektor Undip Bantah Dugaan Bullying yang Dialami Mahasiswi Anestesi Aulia

Meskipun hari ini IHSG mengalami tekanan, para analis menilai bahwa ini adalah bagian dari koreksi sehat dalam tren jangka panjang. Penting bagi investor untuk tetap tenang, tidak melakukan panic selling, dan selalu melakukan diversifikasi portofolio. Memperhatikan level support di kisaran 8.250–8.300 bisa menjadi strategi untuk mencari peluang beli di harga yang lebih murah.

 

Berita Terkait

Kenapa Banyak Siraru? Ternyata Ini Alasan dan Fakta di Baliknya!
Ternyata Ini Penyebab KMP Batu Mandi Terbakar! Bukan Sembarang Percikan?
Cara Cek Penerima BSU 2026 Rp900 Ribu, Jangan Sampai Kelewatan!
Jangan Kaget! Ternyata Segini Pajak Progresif Honda Beat di Jakarta 2026, Bisa Tembus Rp700 Ribuan!
OTT KPK Guncang BNPB! Dana Bencana Rp148 Miliar Diduga Dipakai Beli Saham hingga Emas, Ini Fakta Terbarunya
Heboh! Video Siswi di Pasuruan Diduga Lakukan Perselingkuhan, Istri Sah Bongkar Semuanya!
Car Free Day Sampai Jam Berapa? Yuk Cari Tahu Disini dan Catat Jadwal Terbarunya!
IHSG Ambruk 11%! Pasar Saham Indonesia Terpuruk Terdalam Sejak Krisis 1998, Ada Apa Sebenarnya

Berita Terkait

Wednesday, 21 October 2026 - 09:20 WIB

Kenapa Banyak Siraru? Ternyata Ini Alasan dan Fakta di Baliknya!

Wednesday, 21 October 2026 - 07:15 WIB

Ternyata Ini Penyebab KMP Batu Mandi Terbakar! Bukan Sembarang Percikan?

Monday, 19 October 2026 - 10:19 WIB

Jangan Kaget! Ternyata Segini Pajak Progresif Honda Beat di Jakarta 2026, Bisa Tembus Rp700 Ribuan!

Monday, 19 October 2026 - 10:08 WIB

OTT KPK Guncang BNPB! Dana Bencana Rp148 Miliar Diduga Dipakai Beli Saham hingga Emas, Ini Fakta Terbarunya

Monday, 19 October 2026 - 09:47 WIB

Heboh! Video Siswi di Pasuruan Diduga Lakukan Perselingkuhan, Istri Sah Bongkar Semuanya!

Berita Terbaru