Pegawai Diskominfosan di Sukabumi Tewas Tersambar Petir, Begini Kronologinya!

- Redaksi

Monday, 22 April 2024 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TKP saat korban tersambar petir (Dok. Ist)

Swarawarta.co.id – Seorang pegawai dari Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Sukabumi bernama Fatah Yamani (40) tewas tersambar petir saat sedang berboncengan dengan anaknya menuju Cibadak. 

Mereka ingin bermain karena sang anak tengah berulang tahun dan berencana untuk mandi bola. Namun, di tengah perjalanan, hujan deras turun.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Almarhum mau ke Cibadak mau bawa anak jalan-jalan, ulang tahun anaknya mau diajak mandi bola. Namun di perjalanan hujan besar,” kata Irma, kakak Ipar korban kepada awak media di RSUD Sekarwangi, Minggu (21/4)

Korban tiba-tiba meminta anaknya pulang naik angkot karena hujan semakin deras. Mereka berteduh sambil menunggu hujan reda dan melihat anaknya pulang menggunakan angkot. 

Baca Juga :  Inspiratif, Wanita Paruh Baya Ini Bagikan Ratusan Porsi Makan Gratis Sejak Covid 19

Baca Juga:

Restoran Ponorogo Terbakar Usai Tersambar Petir

“Anaknya disuruh pulang duluan, naik angkot, beliau neduh dulu. Sempat berpesan katanya dia (menyusul) belakangan, rumahnya di Cikembar, satu arah,” tutur Irma

Namun, saat itu petir menyambar Fatah serta korban lain bernama M Rafli yang sedang bersama ibunya untuk pergi ke pesantren, menjadi korban. Ibunya selamat dari kejadian tersebut.

Tak lama setelah itu, dua orang ditemukan tewas setelah tersambar petir di Kampung Cimenteng, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi ketika sedang berteduh di sebuah gubuk pinggir jalan. 

Korban pertama bernama Fatah Yamani, sedangkan korban kedua bernama M Rafli.

Fatah Yamani merupakan pegawai Diskominfosan dan bertugas di Ratel Palabuhanratu. Ia adalah asli warga Palabuhanratu. 

Baca Juga :  Bea Cukai Pontianak Gagalkan Penyelundupan Rotan Senilai 50 Ton

Baca Juga:

Mahasiswa Unpad disambar Petir, 2 diantaranya Tewas

“Saudara Fatah pegawai Diskominfosan, di bawah Bidang Perandian dan Informasi. Almarhum bertugas di Ratel Palabuhanratu, asli warga Palabuhanratu,” kata Ujang Mulyadi, rekan almarhum Fatah kepada detikJabar, Minggu (21//2024).

Berita Terkait

Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!
Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?
VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah
Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!
Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!
Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap

Berita Terkait

Friday, 11 September 2026 - 15:56 WIB

Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!

Thursday, 10 September 2026 - 09:04 WIB

Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?

Wednesday, 9 September 2026 - 10:10 WIB

VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah

Tuesday, 8 September 2026 - 07:00 WIB

Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!

Monday, 7 September 2026 - 10:10 WIB

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Berita Terbaru

Cara pengkinian data JMO

Teknologi

6 Cara Pengkinian Data JMO dengan Mudah dan Cepat Tanpa Ribet

Friday, 11 Sep 2026 - 15:43 WIB