Frozen Shoulder Gejala dan Penyebab Serta Cara Penanganannya

- Redaksi

Sunday, 26 May 2024 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyakit Frozen Shoulder (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Frozen shoulder atau adhesive capsulitis adalah kondisi yang dapat menyebabkan rasa nyeri dan kaku pada bahu, serta membuatnya sulit untuk digerakkan. 

Adhesive capsulitis umumnya terjadi pada orang yang tidak menggerakkan bahu dalam waktu lama atau pada orang yang bekerja di kantor selama berjam-jam duduk dan bekerja di depan layar komputer.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gejala Frizen Shoulder Secara Umum 

Pengidap frozen shoulder dapat mengalami beberapa gejala, yang termasuk rasa nyeri dan kaku pada bahu, lengan atas, dan otot bahu yang melingkari bagian atas lengan. 

Baca Juga:

Apa itu Clozapine? Ini Penjelasan dan Anjuran Pemakaiannya

Gejala ini biasanya lebih buruk pada malam hari dan bisa berkembang dan memburuk secara perlahan melalui beberapa tahap. Tahap-tahap tersebut termasuk:

Baca Juga :  Daftar Lengkap: Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Apa Saja?

1. Tahap Pertama (Freezing Stage)

Penderita akan merasakan nyeri pada bahu setiap kali menggerakkannya. Perlahan, rasa sakitnya akan semakin buruk sehingga membatasi pergerakan bahu, terutama di malam hari. Kondisi ini dapat berlangsung selama 6-9 bulan.

2. Tahap Kedua (Frozen Stage)

Pada tahap ini, rasa nyeri pada bahu akan mereda namun kekakuan sendi bahu semakin parah, sehingga bahu semakin sulit digerakkan. Tahap ini biasanya dapat berlangsung selama 4-12 bulan.

Baca Juga:

Mengenal Operasi Kuret, dan Waktu Tindakan dilakukan

3. Tahap Ketiga (Thawing Stage)

Tahap ini ditandai dengan pergerakan bahu yang mulai normal. Namun, untuk mencapai tahap ini, prosesnya bisa berlangsung selama 6 bulan sampai 2 tahun.

Baca Juga:

Perbedaan Pro Login Quitat dan Pro Domo Kacamata yang Jarang Diketahui

Baca Juga :  Sakit Pundak Sebelah Kiri Menurut Ustad Danu Apa?

Belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan frozen shoulder. Beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kondisi ini ialah tidak menggerakkan bahu dalam waktu lama, seperti setelah stroke, patah tulang atau cedera.

Selain itu, beberapa faktor risiko lain yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya frozen shoulder termasuk menderita penyakit tertentu, seperti penyakit jantung, hipertiroidisme dan hipotiroidisme, diabetes, atau penyakit Parkinson.

Pentingnya Pengobatan Frozen Shoulder 

Frozen Shoulder Gejala dan Penyebab Serta Cara Penanganannya
Penyakit Frozen Shoulder (Dok. Ist)

Tujuan pengobatan frozen shoulder adalah untuk mengurangi rasa nyeri dan kekakuan pada bahu sehingga dapat mengembalikan kemampuan gerak bahu dan meningkatkan kualitas hidup. 

Beberapa pengobatan yang bisa dilakukan, seperti obat-obatan pereda nyeri, fisioterapi, manipulasi sendi bahu, artroskopi, dan hydrodilatation.

Baca Juga :  PAFI Kota Jantho Aceh: Inovasi Digital Perkuat Jaringan Apotek

Konpilkasi yang Bisa Terjadi pada Penderita Frozen Shoulder 

Komplikasi utama akibat frozen shoulder adalah berlangsungnya kekakuan dan nyeri bahu dalam jangka waktu lama. 

Pada beberapa kasus, kondisi ini tak kunjung pulih hingga lebih dari 3 tahun, meskipun sudah dilakukan pengobatan. 

Oleh karena itu, risiko frozen shoulder dapat dicegah dengan menjaga kadar gula darah normal, aktif menggerakkan bahu dan berolahraga secara rutin, serta melakukan peregangan secara berkala saat bekerja di depan laptop/komputer.

Jika Anda mengalami gejala-gejala frozen shoulder, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat. 

Baca Juga:

Apa Itu Pemeriksaan Appendicogram? Ini Penjelasan Lengkapnya!

Selain itu, Kamu harus melakukan aktivitas gerak yang cukup. Hal ini bertujuan agar resiko mengalami Frozen Shoulder lebih berkurang. 

Berita Terkait

Sering Terbangun Tengah Malam? Ini 5 Cara Mengatasi Asam Lambung Naik pada Malam Hari Secara Alami yang Ampuh!
Katarak: Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Mata Katarak Sejak Dini
Bye Perut Begah! Ini Cara Mengecilkan Perut Buncit Secara Alami yang Super Ampuh
Telapak Kaki Dingin? Kenapa Ya? Yuk, Bongkar Penyebab dan Cara Mengatasinya!
Acetylcysteine Obat Apa? Fungsi, Dosis, dan Efek Sampingnya
Mengenal Lebih Dekat Apa Itu GBD dan Mengapa Dunia Medis Menjadikannya Panduan Utama
Gula Darah Normal Berapa? Disimak Angka yang Perlu Kamu Ketahui!
Diclofenac Sodium Obat Apa? Fungsi, Dosis, dan Efek Sampingnya

Berita Terkait

Saturday, 18 July 2026 - 09:40 WIB

Sering Terbangun Tengah Malam? Ini 5 Cara Mengatasi Asam Lambung Naik pada Malam Hari Secara Alami yang Ampuh!

Monday, 13 July 2026 - 17:12 WIB

Katarak: Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Mata Katarak Sejak Dini

Saturday, 11 July 2026 - 07:00 WIB

Bye Perut Begah! Ini Cara Mengecilkan Perut Buncit Secara Alami yang Super Ampuh

Monday, 6 July 2026 - 14:07 WIB

Telapak Kaki Dingin? Kenapa Ya? Yuk, Bongkar Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Sunday, 5 July 2026 - 11:23 WIB

Acetylcysteine Obat Apa? Fungsi, Dosis, dan Efek Sampingnya

Berita Terbaru