Bahaya Copet Digital: Cara Mengantisipasi Modus APK Bodong

- Redaksi

Thursday, 25 July 2024 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Modus copet digital (Dok. Ist)

Modus copet digital (Dok. Ist)

 

SwaraWarta.co.id Penggunaan handphone pintar yang semakin meningkat membuat kejahatan siber semakin merajalela.

Baca Juga: 6 Cara Mengatasi HP Lemot, Efektif dan Terbukti Berhasil

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu modus kejahatan yang sedang tren adalah copet digital lewat aplikasi atau APK bodong. Berikut adalah cara mengantisipasi modus ini:

Bagaimana Copet Digital Menjebak Korbannya?

Copet digital bisa menjebak korbannya dengan beberapa cara, seperti:

  •  Mengirimkan pesan WhatsApp yang berisi file APK palsu yang berbentuk undangan atau notifikasi bank.
  •  Menggunakan iklan bodong yang tersambung tautan unduh APK.
  •  Mengirimkan tautan bodong lewat layanan perpesanan WhatsApp.

Bahaya APK Bodong

Jika APK bodong terpasang di perangkat korbannya, maka perangkat itu bisa dikontrol dari jarak jauh.

Baca Juga :  Massa Aksi Indonesia Gelap Long March ke Patung Kuda, Diiringi Lagu Bayar, Bayar, Bayar

Copet digital bisa mencari kode OTP lewat layanan SMS, serta data-data rahasia seperti kata sandi untuk akun-akun penting, khususnya akun perbankan dan layanan keuangan.

Cara Mengantisipasi Modus APK Bodong

Berikut adalah beberapa cara untuk mengantisipasi modus APK bodong:

1. Jangan buka pesan WhatsApp mencurigakan: Jika Anda menerima pesan WhatsApp yang mencurigakan, langsung report dan block. Jangan sampai pesannya dibuka apalagi link APK-nya diklik.

2. Nonaktifkan fitur download otomatis di WhatsApp: Nonaktifkan fitur download otomatis di layanan WhatsApp untuk mencegah APK bodong terpasang di perangkat Anda.

3. Rutin cek aplikasi yang terpasang di handphone: Rutin cek aplikasi yang terpasang di handphone Anda. Jika Anda menemukan aplikasi mencurigakan, langsung hapus atau uninstall.

Baca Juga :  Guru Gugat Batas Usia Pensiun ke MK, Nilai Tak Adil Dibanding Dosen

4. Cek akses browser: Cek akses browser Anda. Jika Anda menemukan link aneh dengan keterangan ‘allowed‘ pada menu site settings, langsung klik remove atau block.

5. Hubungi MegaCall jika menemukan aktivitas mencurigakan: Jika Anda menemukan aktivitas mencurigakan di aplikasi M-Smile atau aktivitas aneh lainnya yang membawa nama Bank Mega, hubungi MegaCall.

Baca Juga: Waspada! ini Dia Ciri-ciri Perangkat Terserang Malware

Dengan mengikuti tips di atas, Anda dapat mengantisipasi modus APK bodong dan melindungi perangkat serta data Anda dari kejahatan siber.

Berita Terkait

Guncang Dunia, Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia Usai Serangan dari AS dan Israel
Berapa Besaran Zakat Fitrah di Tahun 2026? Berikut Besaran Resmi dari BAZNAS!
Mengapa Indonesia Memilih Impor Mobil dari India? Ini 3 Alasan Utamanya
Polytron G3 dan G3+ Resmi Meluncur! Mobil Listrik Pertama Karya Anak Bangsa dengan Jarak Tempuh 402 Km
Isuzu Panther Reborn 2026 Resmi Bangkit! SUV Legendaris Kini Lebih Irit, Tangguh, dan Modern
Toyota Kijang Super 2026 Resmi Meluncur! Harga Rp240 Juta, MPV Legendaris Kini Lebih Irit dan Modern
Masih Nihil? Ini Dia Penyebab TPG Guru Madrasah PPG 2025 Belum Cair!
Kapan Jadwal Pelaksanaan TKA SD 2026? Simak Tanggal Penting dan Tahapannya di Sini!

Berita Terkait

Sunday, 1 March 2026 - 12:38 WIB

Guncang Dunia, Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia Usai Serangan dari AS dan Israel

Saturday, 28 February 2026 - 13:01 WIB

Berapa Besaran Zakat Fitrah di Tahun 2026? Berikut Besaran Resmi dari BAZNAS!

Saturday, 28 February 2026 - 12:45 WIB

Mengapa Indonesia Memilih Impor Mobil dari India? Ini 3 Alasan Utamanya

Friday, 27 February 2026 - 18:41 WIB

Polytron G3 dan G3+ Resmi Meluncur! Mobil Listrik Pertama Karya Anak Bangsa dengan Jarak Tempuh 402 Km

Friday, 27 February 2026 - 18:39 WIB

Isuzu Panther Reborn 2026 Resmi Bangkit! SUV Legendaris Kini Lebih Irit, Tangguh, dan Modern

Berita Terbaru