Program Makan Bergizi Gratis Jangkau Lebih dari 5,5 Juta Warga Indonesia

- Redaksi

Monday, 30 June 2025 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program Makan Bergizi gratis (Dok. Ist)

Program Makan Bergizi gratis (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) telah memberikan manfaat kepada lebih dari 5.582.470 orang di seluruh Indonesia.

Program ini ditujukan untuk berbagai kalangan, terutama anak-anak usia sekolah dan kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.

Juru Bicara BGN, Redy Hendra Gunawan, menyampaikan bahwa penerima manfaat MBG terdiri dari berbagai jenjang pendidikan. Di tingkat PAUD, TK, dan Raudatul Atfal tercatat sebanyak 321.702 siswa.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kategori sasaran penerima manfaat MBG terdiri atas tingkat PAUD, TK, dan Raudatul Atfal dengan total 321.702 siswa. Kemudian tingkat SD-MI atau sederajat totalnya 2.400.183 siswa,” kata Juru Bicara BGN Redy Hendra Gunawan dalam keterangannya, di Jakarta, Senin (30/6/2025).

Baca Juga :  Vivo Kembangkan Teknologi AI untuk Tingkatkan Kinerja dan Fotografi Smartphone

Untuk tingkat SD dan MI atau setara, jumlah penerima mencapai 2.400.183 siswa. Di jenjang SMP atau sederajat ada 1.534.442 siswa, sedangkan tingkat SMA atau sederajat mencakup 1.169.979 siswa.

Selain itu, program ini juga menjangkau 27.760 santri di pondok pesantren, serta 10.319 siswa dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan Sekolah Luar Biasa.

Sementara itu, sebanyak 802 siswa di seminari juga menerima manfaat program ini. Di luar kelompok pelajar, terdapat 15.780 ibu hamil, 26.504 ibu menyusui, dan 74.999 balita yang ikut merasakan manfaat MBG. Dalam sepekan terakhir, jumlah penerima manfaat bertambah sebanyak 373.531 orang.

Saat ini, terdapat 1.861 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai daerah untuk mendukung jalannya program.

Baca Juga :  Membangkitkan Kepedulian Pemuda: Grand Final Duta Lingkungan Indonesia 2024 Sukses Digelar

BGN juga mencatat adanya peningkatan kerja sama dari 253 lembaga ekonomi lokal seperti koperasi, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dan pelaku UMKM yang menyuplai bahan pangan ke SPPG.

Total sebanyak 75.325 orang kini terlibat langsung dalam pelaksanaan program MBG, yang berarti bertambah 2.804 orang dibanding pekan lalu.

Redy menegaskan bahwa MBG bukan sekadar program bantuan makanan, tetapi merupakan infrastruktur sosial yang mendukung berbagai sektor sekaligus, seperti kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Ia juga menyampaikan bahwa hasil awal program menunjukkan dampak positif, terutama pada peningkatan status gizi anak-anak. Selama masa libur sekolah, distribusi MBG tetap berjalan tanpa henti.

Makanan dikirim ke sekolah setiap hari Senin dan Kamis, meskipun para siswa sedang tidak masuk sekolah.

Baca Juga :  Warga Ponorogo Antar Jenazah Lewati Sungai Deras, Terungkap Alasan Akses Jalan Ditutup

Pada hari Senin, siswa akan menerima makanan siap santap dan paket makanan kemasan untuk dikonsumsi pada hari Selasa dan Rabu.

Kemudian pada hari Kamis, kembali didistribusikan makanan siap santap serta paket makanan kemasan untuk konsumsi hari Jumat dan Sabtu.

Dengan pola ini, anak-anak tetap mendapat asupan gizi yang cukup meski tidak berada di sekolah.

Berita Terkait

Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook
Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!
Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi
Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri
Pencairan Gaji ke-13 Pensiunan PNS 2026: Jadwal, Besaran, dan Cara Cek
Apakah Idul Adha Ada Sidang Isbat? Simak Informasi Terbarunya!
Haveibeenpwned.com Apakah Aman? Inilah Fakta yang Perlu Anda Ketahui
Fakta di Balik Hilangnya Akun Instagram Ahmad Dhani yang Gemparkan Jagat Media Sosial

Berita Terkait

Wednesday, 13 May 2026 - 07:57 WIB

Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook

Tuesday, 12 May 2026 - 13:42 WIB

Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!

Monday, 11 May 2026 - 16:14 WIB

Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi

Saturday, 9 May 2026 - 10:37 WIB

Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri

Saturday, 9 May 2026 - 10:26 WIB

Pencairan Gaji ke-13 Pensiunan PNS 2026: Jadwal, Besaran, dan Cara Cek

Berita Terbaru