Antisipasi Banjir, Pemkab Ponorogo Genjot Proyek Normalisasi dan Sudetan Drainase

- Redaksi

Friday, 18 April 2025 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Swarawarta.co.id – Pemerintah Kabupaten Ponorogo menunjukkan respons cepat dalam menangani persoalan banjir yang kerap melanda beberapa wilayahnya.

Berbagai langkah konkret tengah dilakukan, mulai dari normalisasi saluran air hingga pembangunan jalur sudetan drainase di daerah rawan banjir seperti Kelurahan Ronowijayan di Kecamatan Siman dan Kelurahan Tonatan di Kecamatan Ponorogo.

Bencana banjir sebelumnya telah mengganggu aktivitas sejumlah instansi penting, termasuk Kantor Kementerian Agama, Dinas Komunikasi dan Informatika, Bulog, hingga gedung Pengadilan Agama dan Pengadilan Negeri.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, dampaknya juga meluas ke sektor pertanian warga yang turut mengalami kerugian akibat terendam air.

Sebagai bentuk penanganan teknis, Pemkab Ponorogo membangun gorong-gorong sudetan di kawasan Ronowijayan.

Baca Juga :  Bikin Geleng Kepala, 15 Karyawan Toko Elektronik Curi Stok di Gudang

Sarana ini diharapkan mampu mengalihkan debit air hujan secara langsung ke saluran pembuangan, sehingga tidak membanjiri permukiman penduduk.

Bupati Sugiri Sancoko menjelaskan bahwa proyek-proyek tersebut merupakan solusi jangka pendek dalam merespons kondisi darurat banjir.

“Dam Tambak Kemangi kita bongkar, lumpur kita keruk, dan kita pasang pintu air. Ini untuk mengendalikan limpasan air saat hujan deras,” jelas Sugiri saat meninjau proyek tersebut, Kamis (17/4/2025).

Untuk jangka panjang, pemerintah daerah telah menyiapkan program pemulihan lingkungan melalui revitalisasi kawasan hutan dan penghijauan di area tangkapan air guna memperkuat daya serap alam terhadap curah hujan tinggi.

“Sudetan ini solusi agar air langsung mengalir dan tak lagi menumpuk. Kami upayakan rampung secepatnya,” ungkap Kang Giri.

Baca Juga :  Pemerintah Berkomitmen untuk Mencegah Kelangkaan Air di Indonesia

Langkah terintegrasi ini diharapkan mampu menciptakan sistem pengendalian banjir yang lebih berkelanjutan, serta melindungi infrastruktur publik dan kehidupan masyarakat dari dampak bencana hidrometeorologis di masa depan.

“Banjir ini bukan cuma urusan drainase, tapi juga soal lingkungan hulu. Maka akan ada reboisasi dan revitalisasi kawasan hutan,” tutup Bupati Sugiri

Berita Terkait

Iran Bombardir Pusat Kota Tel Aviv dengan Rudal Balistik: Eskalasi Konflik Timur Tengah
Profil & Biodata Satria Mahathir, TikToker Kontroversial yang Ajak Selebgram Bikin Konten 21+
Viral! Satria Mahathir Ajak Selebgram Cantik Bikin Konten 21+, DM Jadi Sorotan
Terungkap! Sosok Perempuan di Video Dea Store Meulaboh Disebut Asal Medan
Subuh-Subuh Digerebek! Karyawati Dea Store Meulaboh Diarak Warga, Kronologinya Bikin Syok
Full Video Dicari Banyak Orang! Link Tataror Viral Diduga Jadi Modus Kejahatan Siber
Bikin Heboh! Konten Tataror Blunder Full HD Mendadak Diburu Netizen, Ada Apa Sebenarnya?
Netizen Memburu Linknya! Video Dea Store Meulaboh Jadi Trending, Ini Kronologinya

Berita Terkait

Tuesday, 3 March 2026 - 14:44 WIB

Iran Bombardir Pusat Kota Tel Aviv dengan Rudal Balistik: Eskalasi Konflik Timur Tengah

Tuesday, 3 March 2026 - 10:56 WIB

Profil & Biodata Satria Mahathir, TikToker Kontroversial yang Ajak Selebgram Bikin Konten 21+

Tuesday, 3 March 2026 - 10:52 WIB

Viral! Satria Mahathir Ajak Selebgram Cantik Bikin Konten 21+, DM Jadi Sorotan

Tuesday, 3 March 2026 - 10:50 WIB

Terungkap! Sosok Perempuan di Video Dea Store Meulaboh Disebut Asal Medan

Tuesday, 3 March 2026 - 10:44 WIB

Subuh-Subuh Digerebek! Karyawati Dea Store Meulaboh Diarak Warga, Kronologinya Bikin Syok

Berita Terbaru