Pria Asal Lombok Tengah Ditemukan Tewas di SPBU Mataram, Apa Sebabnya?

- Redaksi

Sunday, 23 June 2024 - 07:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pria asal Lombok Tengah yang tewas di SPBU (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id Seorang pria asal Desa Gerunung, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) ditemukan tewas di musala SPBU Bertais, Kota Mataram pada Sabtu malam (22/6)

Korban, yang dikenal dengan inisial MAT, ditemukan dalam posisi jongkok dengan tangan kanan memegang dada di dalam musala SPBU tersebut.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga:

Jasad Wanita Penuh Darah ditemukan di Hotel Kuningan, Ini Kronologinya

“Korban ditemukan meninggal sekitar pukul 21.00 Wita di musala SPBU Bertais Sandubaya, Kota Mataram,” ujar Kasatreskrim Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Purusa Utama/, Minggu (23/6).

Menurut keterangan Kasatreskrim Polresta Mataram, Kompol I Made Yogi Purusa Utama, saksi melihat MAT dalam keadaan lemas di Terminal Mandalika Mataram sekitar pukul 18.00 Wita. 

Baca Juga :  Penangkapan AS, Pelaku Tindak Asusila Terhadap Tiga Anak Perempuan

Saat itu, seorang saksi bernama Suparman menawarkan korban untuk diantar pulang ke rumahnya dan akan menanggung biaya transportasi.

Saat MAT dibonceng oleh seorang petugas terminal bernama Irfan, korban meminta untuk berhenti ke kamar mandi SPBU Bertais. 

Namun, beberapa menit kemudian, korban keluar dari toilet SPBU dan mengeluh tidak kuat. Irfan lalu menawarkan korban untuk dibawa kembali ke Terminal Mandalika. 

“Korban sempat dibonceng oleh Irfan. Pas sampai di depan SPBU Bertais, korban minta berhenti untuk buang air ke kamar mandi,” ujarnya

Namun, saat korban hendak dijemput di toilet SPBU, ia ditemukan dalam keadaan jongkok dengan tangan kanan memegang dada.

“Pas mau dijemput di toilet SPBU, saksi menemukan korban dalam keadaan jongkok dan tangan kanan memegang dada,” katanya.

Baca Juga :  Protes Warga Kampung Wisata Citepus: Tak Ada Ganti Rugi untuk Penggusuran

Belum diketahui pasti penyebab kematian MAT, sehingga pihak kepolisian menunggu hasil autopsi untuk mengetahui penyebab pastinya. Saat ini, jenazah korban masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Mataram.

Baca Juga:

Seorang Siswi SMA Lampung Ditemukan Tewas di Parit, Benarkah Korban Pembunuhan?

“Tadi malam sudah diperiksa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jenazah korban. Jadi jika ingin diketahui penyebab kematiannya harus dilakukan autopsi,” katanya.

Berita Terkait

Gugatan Cerai Maia Estianty: Kronologi, Tudingan, dan Fakta Hukum yang Jarang Terungkap
Polisi Terus Memburu Pelaku Pembunuhan Berencana terhadap Wanita Berusia 60 Tahun di Pekanbaru
MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun
Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional
Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru
Kapan Nilai TKA SD Keluar? Ini Jadwal Resmi dan Cara Ceknya
Purbaya Akui Belum Tahu Sumber Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih, Program Ambisius Ini Jadi Tanda Tanya
TPG April 2026 Kapan Cair? Simak Jadwal Lengkap Pencairan Tunjangan Profesi Guru Bulan Ini

Berita Terkait

Saturday, 2 May 2026 - 15:05 WIB

Gugatan Cerai Maia Estianty: Kronologi, Tudingan, dan Fakta Hukum yang Jarang Terungkap

Friday, 1 May 2026 - 09:44 WIB

Polisi Terus Memburu Pelaku Pembunuhan Berencana terhadap Wanita Berusia 60 Tahun di Pekanbaru

Wednesday, 29 April 2026 - 06:24 WIB

MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun

Tuesday, 28 April 2026 - 09:41 WIB

Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional

Monday, 27 April 2026 - 18:28 WIB

Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru

Berita Terbaru