Gempa Bumi di Batang, Tiga Kecamatan Terdampak

- Redaksi

Monday, 8 July 2024 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Gempa bumi baru-baru ini mengguncang Kabupaten Batang pada Minggu, 7 Juli 2024, menyebabkan kerusakan yang signifikan di beberapa wilayah.

Gempa terjadi dua kali dengan magnitudo 4,6 dan 4,4 di lokasi yang berbeda hanya dalam hitungan detik, mengakibatkan kerusakan bangunan dan melukai belasan orang.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kecamatan Batang Kota, Karangasem, dan Kandeman menjadi yang paling parah terkena dampaknya, dengan 46 bangunan rusak di 11 desa atau kelurahan.

Pada hari Senin, 8 Juli 2024, ratusan warga bekerja sama dengan aparat TNI, Polri, dan relawan untuk membersihkan puing-puing dan mendukung upaya pemulihan.

Sebanyak sembilan orang dilaporkan terluka akibat gempa bumi ini, namun sebagian besar sudah menerima perawatan medis yang diperlukan.

Baca Juga :  Mandi Bareng Ortu, Bocah di Bangka Hilang Diterkam Buaya

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus melakukan pendataan untuk mengidentifikasi kerusakan secara tepat. Rumah warga, tempat ibadah, sekolah, dan kantor pemerintah termasuk di antara bangunan yang mengalami kerusakan parah.

Sementara itu, warga yang kehilangan tempat tinggal sementara ini tinggal bersama kerabat terdekat yang aman.

BACA JUGA: Di Temanggung, Harga Cabai Rawit Meroket

Gempa tersebut juga dirasakan di daerah sekitarnya seperti Kendal, Pekalongan, dan Pemalang, mengakibatkan kekhawatiran akan gempa bumi susulan di kalangan penduduk setempat.

Meskipun belum ada laporan kerusakan yang signifikan di daerah tetangga, kegelisahan dan keresahan dirasakan oleh banyak warga.

Pemerintah Kabupaten Batang bekerja keras untuk menyalurkan bantuan kebencanaan dan melanjutkan upaya pendataan serta memantau situasi untuk mengantisipasi potensi gempa susulan.

Baca Juga :  Bukan Suami Korban, Ini Sosok Pelaku Mutilasi Ngawi hinga Motifnya

Upaya pemulihan dan rehabilitasi sedang diintensifkan untuk memastikan bahwa masyarakat yang terdampak dapat segera pulih dan kembali ke kondisi normal.

Kesiapsiagaan dan koordinasi antarinstansi menjadi kunci dalam menanggapi bencana ini, dengan Pemkab Batang, aparat keamanan, dan rekan bekerja sama untuk memulihkan kondisi pascagempa.

Yang penting respon cepat dan efektif dalam menghadapi bencana alam, serta dukungan dan koordinasi antarlembaga, ditekankan untuk memastikan bahwa bantuan dan rehabilitasi dapat tersalurkan dengan baik kepada yang membutuhkan.

BACA JUGA: Pelajar SMA Flores Diperkosa di Dapur Rumah, Begini Kronologinya!

Warga setempat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti petunjuk dari otoritas terkait guna menjaga keselamatan bersama.

Dengan terus memantau perkembangan situasi dan menanggapi dengan tepat, diharapkan Kabupaten Batang dan daerah sekitarnya dapat pulih sepenuhnya dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Timnas Voli Putra Indonesia Siap Tampil di AVC Nations Cup 2025, Ini Daftar Pemainnya

Gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Batang ini menjadi pengingat akan pentingnya persiapan dan respon yang cepat dalam menghadapi bencana alam.

Semoga dengan koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan partisipasi aktif masyarakat, proses pemulihan dapat berjalan lancar dan efektif, menjamin keamanan dan kesejahteraan seluruh warga yang terdampak.***

Berita Terkait

Mendukung SDG 4 dan SDG 8, Warga Segorotambak Antusias Sambut Inovasi Pengolahan Limbah Perikanan dari Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur
Tanggal 29 Mei Apakah Cuti Bersama? Begini Penjelasannya dari Pemerintah
Kenapa Rupiah Melemah Terus? Ini 3 Penyebab Utama yang Wajib Kamu Tahu!
Prabowo Subianto Tanggung Jawab Jika Rakyat Terjadi Kelaparan: Komitmen Presiden di Tengah Ancaman Krisis Pangan
Kenapa PKH Ada yang Cair Ada yang Tidak? Ini Penyebab dan Solusinya
Benarkah IKN Dibatalkan Jadi Ibu Kota Negara Indonesia? Ternyata ini Fakta yang Sebenarnya!
Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun: Alarm atau Masih Aman? Ini Faktanya!
Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook

Berita Terkait

Wednesday, 20 May 2026 - 19:00 WIB

Mendukung SDG 4 dan SDG 8, Warga Segorotambak Antusias Sambut Inovasi Pengolahan Limbah Perikanan dari Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur

Tuesday, 19 May 2026 - 10:35 WIB

Tanggal 29 Mei Apakah Cuti Bersama? Begini Penjelasannya dari Pemerintah

Monday, 18 May 2026 - 10:29 WIB

Kenapa Rupiah Melemah Terus? Ini 3 Penyebab Utama yang Wajib Kamu Tahu!

Sunday, 17 May 2026 - 12:40 WIB

Prabowo Subianto Tanggung Jawab Jika Rakyat Terjadi Kelaparan: Komitmen Presiden di Tengah Ancaman Krisis Pangan

Saturday, 16 May 2026 - 12:11 WIB

Kenapa PKH Ada yang Cair Ada yang Tidak? Ini Penyebab dan Solusinya

Berita Terbaru