Banjir Rendam 18 Desa di Pandeglang, Ribuan Rumah Tergenang

- Redaksi

Saturday, 18 January 2025 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Diberitakan dari Kabupaten Pandeglang, Banten, kembali mengalami banjir pada Sabtu (18/1/2025).

Sedikitnya ada 18 desa yang tersebar di 11 kecamatan terdampak akibat luapan sungai tersebut.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Debit air yang meningkat secara signifikan disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Jumat (17/1/2025).

Kecamatan yang dilaporkan tergenang banjir antara lain Sukaresmi, Patia, Sumur, Munjul, Cikeusik, Sobang, Picung, Panimbang, serta Pagelaran.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang, Nana Mulyana, menjelaskan bahwa penyebab utama banjir adalah pendangkalan sungai serta buruknya saluran air di beberapa lokasi.

Menurutnya, 11 kecamatan dengan total 18 desa yang terendam menjadi perhatian utama pihaknya.

Baca Juga :  3 Kali Mangkir dari KPK, Mbak Ita Angkat Bicara

Kecamatan Sobang menjadi wilayah yang terdampak paling parah.

Di Kampung Apolo, Desa Bojen, ketinggian air dilaporkan mencapai pinggang orang dewasa.

Selain merendam ribuan rumah, banjir juga mengakibatkan kerusakan infrastruktur di sejumlah titik.

Namun, BPBDPK masih melakukan pendataan untuk memastikan jenis kerusakan dan wilayah mana saja yang terdampak secara signifikan.

BPBDPK telah mengirimkan lima tim ke berbagai daerah yang terdampak untuk membantu penanganan.

Nana Mulyana menambahkan, tim yang bertugas di wilayah yang sudah mulai surut nantinya akan dialihkan ke lokasi lain yang masih terendam banjir.

Sementara itu, anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Pandeglang, Ade Mulyana, mengungkapkan bahwa ratusan warga terdampak banjir telah mulai mengungsi.

Baca Juga :  Sopir Taksi Online di Ponorogo Diamankan Usai Peras Penumpang

Di Desa Sukasaba, Kecamatan Munjul, sekitar 120 Kepala Keluarga (KK) dilaporkan telah meninggalkan rumah mereka.

Sedangkan di Desa Bojen, Kecamatan Sobang, jumlah pengungsi mencapai 240 KK.

Ade juga menyampaikan bahwa Dinas Sosial telah mendirikan dapur umum di Kampung Cilamis, Desa Sukasaba, Kecamatan Munjul, untuk memenuhi kebutuhan pengungsi.

Saat ini, kebutuhan mendesak meliputi sembako, makanan siap saji, selimut, dan perahu karet yang diperlukan untuk mengevakuasi warga lanjut usia.

Meskipun cuaca di sebagian wilayah mulai membaik, kondisi di hulu sungai masih mendung, sehingga potensi hujan susulan tetap ada.

Pihak terkait terus memantau situasi untuk memastikan keselamatan warga dan meminimalkan kerugian akibat banjir.

Baca Juga :  Thomas Doll Puji Wasit Asal dari Jepang

Dalam laporan ini, tercatat bahwa banjir tidak hanya merendam rumah-rumah warga tetapi juga memengaruhi aktivitas sehari-hari masyarakat.

Pemerintah daerah bersama tim relawan dan lembaga sosial lainnya terus berupaya mengatasi dampak bencana dengan mengerahkan berbagai sumber daya yang ada.

Upaya pemulihan dan penanganan pascabencana akan menjadi fokus utama setelah air surut sepenuhnya.

Selain itu, langkah-langkah jangka panjang seperti normalisasi sungai dan perbaikan saluran air akan menjadi prioritas untuk mencegah banjir serupa di masa mendatang.***

Berita Terkait

Geger! Seluruh Komisioner KPU-Bawaslu Diadukan ke DKPP soal “Pasal Selundupan” yang Loloskan Gibran di Pilpres 2024
BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Ini Faktanya, Jangan Sampai Salah Info!
Kenapa Sara Wijayanto Cerai? Ternyata Ini Faktor di Balik Layar yang Jarang Diketahui!
Viral! Netizen Malaysia Serukan Boikot Produk Indonesia, Ini Pemicu dan Daftar Lengkapnya
Mau Bansos Cair 2027? Jangan Sampai Kelewatan, Begini Cara Daftar Perlinsos yang Benar!
Apa Alasan Presiden Prabowo Meresmikan Ratusan Satuan Militer dan Enam Kodam Baru pada HUT ke-81 TNI?
2 Cara Mengecek BSU 2026 Cair 900rb di HP dengan Cepat Melalui Portal Resmi
Mengenal Sosok Angkasawan Malaysia: Apakah Nama Penuh Sheikh Muszaphar?

Berita Terkait

Saturday, 10 October 2026 - 11:33 WIB

Geger! Seluruh Komisioner KPU-Bawaslu Diadukan ke DKPP soal “Pasal Selundupan” yang Loloskan Gibran di Pilpres 2024

Saturday, 10 October 2026 - 11:21 WIB

BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Ini Faktanya, Jangan Sampai Salah Info!

Friday, 9 October 2026 - 07:17 WIB

Kenapa Sara Wijayanto Cerai? Ternyata Ini Faktor di Balik Layar yang Jarang Diketahui!

Friday, 9 October 2026 - 06:00 WIB

Viral! Netizen Malaysia Serukan Boikot Produk Indonesia, Ini Pemicu dan Daftar Lengkapnya

Thursday, 8 October 2026 - 09:47 WIB

Mau Bansos Cair 2027? Jangan Sampai Kelewatan, Begini Cara Daftar Perlinsos yang Benar!

Berita Terbaru