Ragam Contoh Penerapan Asesmen dalam Kurikulum Merdeka yang Tepat Adalah…

- Redaksi

Thursday, 11 July 2024 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kurikulum merdeka logo
(Dok. Ist)

Ilustrasi kurikulum merdeka logo (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Kurikulum Merdeka Belajar menjadi kurikulum terbaru yang diperkenalkan oleh Kemendikbudristek. Salah satu aspek penting dari kurikulum ini adalah asesmen.

Asesmen berperan sebagai bagian dari proses pembelajaran dan penyediaan informasi. Sebagai contoh penerapan asesmen dalam Kurikulum Merdeka yang tepat, harus mengikuti prinsip asesmen yang sudah ditetapkan dalam pelatihan yang diberikan oleh Kemendikbudristek.

Contoh Penerapan Asesmen dalam Kurikulum Merdeka yang Tepat Adalah?

Berikut adalah beberapa contoh penerapan asesmen dalam Kurikulum Merdeka yang bisa diterapkan:

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Asesmen Menjadi Bagian Terpadu

Asesmen harus dijadikan sebagai bagian terpadu dari beberapa proses yang ada dalam pembelajaran, seperti fasilitas pembelajaran, penyediaan informasi, dan sebagai umpan balik bagi pendidik, peserta didik, serta orang tua. Dalam prakteknya, hal ini dilakukan dengan tujuan untuk menentukan strategi pembelajaran pada tahap selanjutnya.

Baca Juga: Panduan Lengkap Menyusun Kurikulum Pendidikan yang Inovatif: Salah Satunya Memastikan Fleksibilitas dan Adaptabilitas

Contoh penerapannya:

  • Pendidik harus menguatkan asesmen pada awal pembelajaran untuk merancang proses pembelajaran yang sesuai dengan kesiapan peserta didik.
  • Pendidik membuat rencana pembelajaran dengan tujuan untuk menentukan langkah perbaikan dalam proses pembelajaran ke depannya.
  • Pendidik memberikan dukungan verbal untuk menstimulasi pola pikir peserta didik.
  • Pendidik mengikutsertakan peserta didik untuk melakukan asesmen.
  • Pendidik memberikan kesempatan kepada para peserta didik agar bisa melakukan refleksi mengenai kemampuan mereka masing-masing.
  • Pendidik membuat rancangan asesmen guna mendorong peserta didik meningkatkan kompetensinya melalui asesmen.
Baca Juga :  PRABOWO SUBIANTO Adalah Presiden Republik Indonesia dan Ketua Umum Partai Gerindra, Contoh Tersebut Apakah Dapat Diubah Menjadi 3 Bentuk Proposisi

2. Asesmen Dilakukan dan Dirancang Sesuai Fungsinya

Asesmen harus dilakukan dan dirancang sesuai dengan fungsi yang ada. Hal ini bertujuan untuk menentukan waktu pelaksanaan dan teknik asesmen yang tepat dan efektif, sehingga tujuan pembelajaran dalam dunia pendidikan bisa tercapai.

Baca Juga: Mengapa Anda Memilih untuk Menjadi Pengajar Praktik di Program Pendidikan Guru Penggerak?

Contoh penerapannya:

  • Pendidik merencanakan tujuan pembelajaran ketika merancang asesmen dan memberikan kejelasan kepada peserta didik tentang tujuan asesmen.
  • Pendidik menggunakan beragam teknik asesmen yang ada selama masih sesuai dengan tujuan dan fungsi asesmen.

3. Asesmen Dibuat Adil, Proporsional, Valid, dan Terpercaya

Asesmen seharusnya dirancang secara adil, proporsional, valid, dan terpercaya. Hal ini dilakukan untuk menjelaskan mengenai kemajuan belajar, menentukan langkah selanjutnya, dan menyusun program pembelajaran yang sesuai dengan tujuan berikutnya.

Baca Juga :  Mensos Tri Rismaharini Hadiri Rapat Terbatas

Contoh penerapannya:

  • Pendidik menyediakan waktu yang cukup supaya asesmen menjadi proses pembelajaran, dan bukan hanya kepentingan untuk menguji saja.
  • Pendidik membuat sebuah kriteria khusus atau sukses, lalu menyampaikannya kepada peserta didik, sehingga peserta didik mampu memahami ekspektasi seperti apa yang perlu dicapai.
  • Pendidik bekerjasama untuk merancang asesmen agar bisa menggunakan kriteria yang sesuai dengan tujuan asesmen.
  • Pendidik memakai hasil asesmen sebagai acuan untuk menindaklanjuti pembelajaran.

4. Laporan Asesmen Memiliki Sifat Informatif dan Sederhana

Laporan kemajuan belajar dan pencapaian dari peserta didik seharusnya memiliki sifat informatif dan sederhana. Hal ini bertujuan untuk memberikan manfaat mengenai kompetensi dan karakter yang hendak dicapai.

Baca Juga: Berdasarkan Inspirasi yang Anda dapatkan, Apa Perubahan Praktik Anda di Ruang Kelas atau Satuan Pendidikan yang Telah Anda Lakukan?

Contoh penerapannya:

  • Pendidik membuat laporan kemajuan belajar dengan ringkas dan singkat, mengutamakan informasi yang penting agar mudah dipahami oleh para peserta didik dan orang tua.
  • Pendidik memberikan umpan balik secara bertahap kepada peserta didik dan mendiskusikannya bersama dengan orang tua peserta didik.
Baca Juga :  TERJAWAB Jika Tesla ingin Memperluas Pasarnya di Negara Berkembang, Strategi Distribusi Apa yang Sebaiknya Diterapkan?

5. Hasil Asesmen Digunakan untuk Bahan Refleksi

Hasil asesmen yang diperoleh, digunakan oleh para peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, serta orang tua sebagai bahan refleksi untuk meningkatkan mutu dari proses pembelajaran.

Baca Juga: Intisari Pemikiran Ki Hajar Dewantara Tentang Pendidikan

Contoh penerapannya:

  • Pendidik memberikan waktu bagi guru untuk bisa menganalisis, melakukan refleksi, dan membaca hasil dari asesmen.
  • Pendidik memakai hasil asesmen sebagai acuan diskusi dengan para peserta didik untuk memutuskan hal mana yang berjalan baik, dan mana yang perlu diperbaiki.
  • Pendidik memberikan umpan balik secara bertahap kepada peserta didik dan mendiskusikannya bersama dengan orang tua peserta didik.

Berdasarkan contoh penerapan asesmen yang tepat di atas, dapat disimpulkan bahwa dalam Kurikulum Merdeka Belajar, asesmen harus dijadikan sebagai bagian terpadu dari beberapa proses pembelajaran, dirancang sesuai fungsi, adil, valid, proporsional, terpercaya, serta laporan hasilnya harus informatif, sederhana, dan bisa digunakan sebagai bahan refleksi.

Berita Terkait

Kapan TKA SMA 2026 Dimulai? Ini Jadwal Lengkap yang Perlu Diketahui
Jelaskan Struktur Teks Deskripsi? Berikut Ini Pembahasannya Secara Lengkap!
Terungkap! Penyebab Kantor Grib Jaya Terbakar di Kawasan Jakarta Barat
Cara Menghitung HPP Usaha dengan Mudah agar Bisnis Untung Maksimal
Gus Kikin Itu Siapa? Simak Rekam Jejak Karier dan Profil Singkatnya!
Berapa Digit Nomor yang Harus Diinput Saat Transaksi PLN Postpaid di Etrans?
Mengapa ASN dan Organisasi Publik Dituntut untuk Memiliki Nilai Adaptif di Era Digital? Mari Kita Bahas!
Kenapa Gritte Agatha Tidak Boleh Tampil di TV? Begini Kronologi dan Fakta Sebenarnya!

Berita Terkait

Tuesday, 1 September 2026 - 11:03 WIB

Kapan TKA SMA 2026 Dimulai? Ini Jadwal Lengkap yang Perlu Diketahui

Tuesday, 1 September 2026 - 10:13 WIB

Jelaskan Struktur Teks Deskripsi? Berikut Ini Pembahasannya Secara Lengkap!

Tuesday, 1 September 2026 - 09:23 WIB

Terungkap! Penyebab Kantor Grib Jaya Terbakar di Kawasan Jakarta Barat

Tuesday, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Cara Menghitung HPP Usaha dengan Mudah agar Bisnis Untung Maksimal

Monday, 31 August 2026 - 09:50 WIB

Berapa Digit Nomor yang Harus Diinput Saat Transaksi PLN Postpaid di Etrans?

Berita Terbaru