Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Kuala Cenaku, Petugas Tetap Waspada

- Redaksi

Monday, 26 August 2024 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Petugas gabungan berhasil memadamkan kebakaran lahan yang melanda kawasan semak belukar di Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Setelah melalui upaya pemadaman yang intens, api berhasil dijinakkan oleh tim pada Sabtu (24/8).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi ini disampaikan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, M. Edy Afrizal, di Pekanbaru pada hari Senin.

M. Edy Afrizal menjelaskan bahwa tim pemadam kebakaran telah melakukan upaya pendinginan terakhir pada Sabtu untuk memastikan bahwa tidak ada lagi titik api yang tersisa.

“Kebakaran lahan di Kuala Cenaku saat ini telah sepenuhnya padam,” kata Edy.

Ia menambahkan bahwa berbagai langkah telah diambil untuk memastikan api benar-benar padam, termasuk pengecekan terakhir yang dilakukan hari ini, yang memastikan tidak ada lagi kobaran api yang terlihat.

Baca Juga :  Berdalih Sembuhkan Kesurupan, Guru Pencak Silat di Sampang Cabuli Muridnya Sendiri

Selama operasi pemadaman, petugas gabungan bekerja keras baik dari darat maupun udara untuk mengendalikan situasi yang sangat menantang.

Setelah api berhasil dipadamkan, peralatan pemadaman yang sebelumnya dikerahkan di lokasi kejadian kini telah ditarik.

Namun, Edy menegaskan bahwa patroli udara akan tetap dilaksanakan guna memastikan tidak ada kebakaran susulan yang terjadi.

Edy juga menyampaikan bahwa saat ini, status kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau telah dinyatakan nihil.

“Sebelumnya, beberapa wilayah di Riau mengalami kebakaran hutan dan lahan yang cukup luas.

Namun, semua titik api tersebut telah berhasil dipadamkan,” jelasnya. Ia mengimbau masyarakat dan petugas untuk tetap waspada serta menjaga kondisi lingkungan agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di masa depan.

Baca Juga :  Terkuak, Korban Pembunuhaan yang Jasadnya Dicor Semen Sempat Disimpan 2 Hari

Pemerintah bersama pihak terkait juga akan terus memonitor kondisi hutan dan lahan guna mencegah potensi kebakaran di masa mendatang.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru melalui Forecaster on Duty, Mohd Ibnu Amiruddin, mengeluarkan prakiraan cuaca yang menyebutkan adanya potensi hujan di beberapa wilayah.

Pada malam hari, diperkirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang akan turun di sebagian wilayah Kabupaten Kuantan Singingi dan Kabupaten Indragiri Hulu.

“Waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang, diperkirakan akan terjadi di sebagian wilayah Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Kampar, Pelalawan, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, dan Kota Dumai pada malam hari,” ucap Mohd Ibnu Amiruddin.

Selain itu, suhu udara di Riau diperkirakan berada di kisaran 22.0 hingga 33.0 °C dengan kelembapan udara antara 60 hingga 99 persen. Angin bertiup dari arah barat laut ke timur laut dengan kecepatan antara 10 hingga 30 km/jam.

Baca Juga :  Sering Dilakukan Setelah Sholat Tarawih, Begini Tata Cara Sholat Witir

Di wilayah perairan Provinsi Riau, tinggi gelombang laut diperkirakan berada di antara 0,50 hingga 1,25 meter yang tergolong rendah.

Pemerintah Provinsi Riau dan pihak terkait terus mengupayakan langkah-langkah preventif untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di masa mendatang.

Kesigapan para petugas dalam menangani kebakaran di Kuala Cenaku menjadi bukti kesiapan dan komitmen mereka dalam menjaga keselamatan lingkungan serta masyarakat setempat dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Upaya ini diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan guna mencegah terjadinya kebakaran serupa di kemudian hari.***

Berita Terkait

Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!
Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?
VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah
Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!
Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!
Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap

Berita Terkait

Friday, 11 September 2026 - 15:56 WIB

Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!

Thursday, 10 September 2026 - 09:04 WIB

Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?

Wednesday, 9 September 2026 - 10:10 WIB

VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah

Tuesday, 8 September 2026 - 07:00 WIB

Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!

Monday, 7 September 2026 - 10:10 WIB

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Berita Terbaru

Cara pengkinian data JMO

Teknologi

6 Cara Pengkinian Data JMO dengan Mudah dan Cepat Tanpa Ribet

Friday, 11 Sep 2026 - 15:43 WIB