Kecelakaan Maut di Tulungagung: Mobil Tertabrak Kereta Barang, Sopir Tewas

- Redaksi

Tuesday, 6 August 2024 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.idInsiden tabrakan terjadi pada Selasa pagi, di Desa Plosokandang, Tulungagung, Jawa Timur.

Sebuah kereta barang yang melaju dari arah barat ke timur menabrak sebuah mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi AG 1711 TH di perlintasan tanpa palang pintu.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian ini mengakibatkan pengemudi mobil tersebut tewas di tempat.

Kecelakaan yang terjadi pada pukul 09.35 WIB di perlintasan JPL 243 km 153+143 antara Tulungagung dan Sumbergempol ini juga menyebabkan perjalanan sejumlah penumpang sempat tertunda.

Kereta Api Parcel Tengah (Plb 282a) yang melayani rute Kampung Bandan-Malang mengalami keterlambatan selama 49 menit, sementara Kereta Api Kertanegara (KA 133) yang melayani rute Malang-Purwokerto mengalami keterlambatan selama 14 menit.

Baca Juga :  Buntut Konten Viral Tukar Pasangan, Gus Samsudin Dituntut 2,5 Tahun Bui

Manajer Humas Daop VII Madiun, Kuswardoyo, mengkonfirmasi melalui telepon bahwa kecelakaan tersebut memang terjadi antara kereta barang dan sebuah mobil Avanza berwarna silver.

Korban tewas merupakan sopir Toyota Avanza, berinisial MN, yang diketahui merupakan warga Desa Bethak, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung.

Menurut keterangan salah satu saksi mata, Slamet (56 tahun), sesaat sebelum kejadian, mobil Avanza melaju dari arah selatan menuju utara.

Di saat yang sama, sebuah motor melaju dari arah utara menuju selatan. Slamet memiliki kenyamanan pengendara motor tersebut tentang kereta yang akan melintas.

Motor tersebut berhenti, namun mobil tetap melaju pelan menuju rel, yang akhirnya menyebabkan tabrakan dengan kereta barang.

Baca Juga :  Imigrasi Indonesia Menangkap Warga Negara China yang Masuk Daftar Pencarian Orang Negaranya

Benturan keras membuat mobil tersebut terseret sejauh 30 meter ke arah timur dan terpental ke selatan rel dengan kondisi yang sangat rusak.

Korban dilaporkan meninggal di tempat akibat benturan tersebut. Meski perlintasan tersebut tidak memiliki palang pintu, terdapat penjaga yang berfungsi memperingatkan pengendara jika ada kereta yang melintas.

Kuswardoyo kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan saat melintasi perlintasan sebidang.

Ia menekankan bahwa pengguna jalan harus selalu berhati-hati saat berbicara melintasi perlintasan sebidang.

Pengendara disarankan untuk berhenti sejenak, menengok kanan dan kiri, memastikan kondisi aman, baru melanjutkan perjalanan.

Insiden ini menambah panjang kecelakaan di perlintasan kereta api yang sering terjadi karena kurangnya kewaspadaan pengendara.

Baca Juga :  Penemuan Mayat Membusuk Gegerkan Deli Serdang, Pacar Jadi Tersangka Pembunuhan

Pihak berwenang terus mengimbau masyarakat untuk mematuhi rambu-rambu dan peringatan yang ada demi keselamatan bersama.

Pentingnya edukasi mengenai keselamatan di perlintasan kereta api menjadi sorotan utama dalam mengurangi angka kecelakaan serupa di masa mendatang.

Pemerintah dan pihak terkait diharapkan dapat meningkatkan fasilitas keselamatan di setiap perlintasan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Kecelakaan di Tulungagung ini menjadi pengingat akan bahaya yang mengintai di perlintasan kereta api tanpa palang pintu.

Dengan meningkatnya kesadaran dan kehati-hatian dari para pengendara, diharapkan tragedi seperti ini dapat diminimalisir di masa yang akan datang.***

Berita Terkait

Tom Bischof membawa energi muda ke lini tengah Bayern Munich
Apakah MBG Akan Dihentikan? Fakta Terbaru Program Makan Bergizi Gratis
Apakah Polres Buka Hari Sabtu? Berikut Ini Jadwal Operasionalnya!
Dua Inovasi Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDGs di Desa Segorotambak
BPJS Kelas 1 Bayar Berapa? Simak Rincian Lengkapnya di Sini!
BGN Stop Sementara Pembangunan Dapur Baru untuk MBG
Rupiah Tembus Rp18.000: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?
Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Saturday, 6 June 2026 - 15:40 WIB

Tom Bischof membawa energi muda ke lini tengah Bayern Munich

Saturday, 6 June 2026 - 10:06 WIB

Apakah MBG Akan Dihentikan? Fakta Terbaru Program Makan Bergizi Gratis

Saturday, 6 June 2026 - 09:57 WIB

Apakah Polres Buka Hari Sabtu? Berikut Ini Jadwal Operasionalnya!

Friday, 5 June 2026 - 18:00 WIB

Dua Inovasi Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDGs di Desa Segorotambak

Friday, 5 June 2026 - 09:59 WIB

BPJS Kelas 1 Bayar Berapa? Simak Rincian Lengkapnya di Sini!

Berita Terbaru