Keutamaan Manfaat Halal dalam Islam: Karunia Allah SWT untuk Umat Manusia

- Redaksi

Tuesday, 10 September 2024 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Dalam Islam, berbagai manfaat umum yang dihalalkan oleh Allah SWT merupakan bagian dari karunia yang dianugerahkan kepada umat manusia.

Hal ini ditegaskan melalui fatwa yang dikeluarkan oleh Lajnah Ad-Daimah lil Buhuts Al-‘Ilmiyyah wal Ifta’ (Komite Tetap untuk Penelitian dan Fatwa Islam).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fatwa tersebut menunjukkan bahwa segala yang diciptakan Allah SWT di bumi ini dihalalkan untuk dimanfaatkan manusia dalam berbagai aspek kehidupan, baik untuk kebutuhan primer maupun sekunder, serta untuk kepentingan dunia dan akhirat.

Allah SWT menciptakan segala sesuatu di bumi dan menjadikannya tunduk kepada manusia.

Berbagai ciptaan tersebut dapat dimanfaatkan baik untuk keperluan pokok maupun sekadar untuk kesenangan yang memperbarui semangat dan tenaga,

sehingga manusia mampu menjalani kehidupan ini dengan lebih baik dan mendekatkan diri kepada Allah di akhirat kelak.

Baca Juga :  30 CONTOH Soal PTS Bahasa Indonesia Kelas 8 Semester 1 Kurikulum Merdeka Tahun 2025 Lengkap Kunci Jawaban

Dalam konteks ini, tidak diragukan lagi bahwa menggunakan hal-hal yang dihalalkan, termasuk makanan yang baik dan bermanfaat,

sebagai sarana untuk memperindah diri dan berpenampilan menarik merupakan bagian dari nikmat yang Allah SWT berikan kepada manusia.

Hal ini menunjukkan bahwa manusia diperbolehkan untuk menggunakan ciptaan-Nya dalam batasan yang telah ditentukan untuk kemaslahatan hidup mereka, termasuk dalam hal perhiasan dan kecantikan.

Dalam Al-Quran, Allah SWT menegaskan bahwa Dia menciptakan segala sesuatu di bumi untuk dimanfaatkan oleh manusia. Firman Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 29 berbunyi (yang artinya):

“Dialah yang menciptakan untukmu segala yang ada di bumi. Kemudian Dia menuju ke langit, lalu menjadikan tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. Al-Baqarah: 29).

Ayat ini menegaskan bahwa segala yang ada di bumi, baik itu berupa benda hidup maupun benda mati, adalah ciptaan Allah yang diberikan untuk kemaslahatan manusia.

Baca Juga :  Doa Meminta Keturunan yang Shalih dan Shalihah Pasutri Wajib Tau Ini

Dengan izin Allah, segala sesuatu di bumi dapat dimanfaatkan untuk kehidupan manusia, baik untuk kebutuhan jasmani maupun rohani.

Selain itu, dalam Surah Al-Hajj ayat 65, Allah SWT juga berfirman (yang artinya):

“Tidakkah kamu melihat bahwa Allah telah menundukkan apa yang ada di bumi untukmu dan juga kapal-kapal yang berlayar di lautan dengan perintah-Nya, serta Dia menahan langit agar tidak jatuh ke bumi kecuali dengan izin-Nya? Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia.” (QS. Al-Hajj: 65).

Ayat ini menjelaskan betapa besar karunia Allah kepada manusia dengan menundukkan segala yang ada di bumi dan di lautan agar dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Allah SWT menjaga dan melindungi umat manusia melalui berbagai nikmat yang diberikan, seperti menjaga langit agar tidak jatuh ke bumi.

Baca Juga :  Doa Melepas Pakaian: Sebuah Amalan Ringan dengan Keberkahan Besar

Dari berbagai ayat di atas, jelas bahwa Allah SWT telah menciptakan segala sesuatu di bumi untuk kepentingan umat manusia, baik untuk keperluan fisik maupun spiritual.

Memanfaatkan hal-hal yang dihalalkan, termasuk dalam mencari keindahan dan kesenangan yang halal, merupakan bagian dari cara kita mensyukuri nikmat-Nya.

Dengan memanfaatkan karunia Allah SWT secara bijak, kita tidak hanya dapat menjalani kehidupan dunia dengan lebih baik, tetapi juga memperoleh kebaikan di akhirat.

Sebagai Muslim, penting untuk menyadari bahwa segala sesuatu yang dihalalkan oleh Allah SWT memiliki tujuan dan manfaat tertentu.

Menggunakannya dengan penuh rasa syukur dan tanggung jawab adalah bentuk ibadah kepada-Nya, dan merupakan salah satu cara untuk mendapatkan ridha Allah SWT di dunia dan akhirat.***

Berita Terkait

Bagaimana Proses Terbentuknya Harga Pasar? Kenali Proses dan Faktornya
JELASKAN CARA MELAKUKAN PASSING BAWAH DALAM PERMAINAN BOLA VOLI? MARI KITA BAHAS DISINI!
Sosialisasi Penutupan Bina Desa MBKM UPN “Veteran” Jawa Timur: Eco Paving Block Berbasis Limbah Plastik Hadir sebagai Wujud Nyata SDG 11 dan SDG 12 di Desa Segorotambak
JELASKAN PERBEDAAN EKONOMI MIKRO DAN EKONOMI MAKRO? BERIKUT INI PENJELASANNYA!
JELASKAN PERKEMBANGAN ILMU PADA MASA BANI UMAYYAH DI ANDALUSIA? BERIKUT INI PENJELASANNYA!
Bagaimana Jika Petugas Lapangan Sensus Menemukan Usaha Besar Non Prelist di Lokasi Pendataan Door to Door?
Mengapa Kerukunan Antar Umat Beragama Sangat Penting dalam Masyarakat yang Majemuk? Simak Penjelasannya!
Dua Inovasi, Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN “Veteran” Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDG 4 dan SDG 8 di Desa Segorotambak

Berita Terkait

Friday, 12 June 2026 - 15:25 WIB

Bagaimana Proses Terbentuknya Harga Pasar? Kenali Proses dan Faktornya

Friday, 12 June 2026 - 12:33 WIB

JELASKAN CARA MELAKUKAN PASSING BAWAH DALAM PERMAINAN BOLA VOLI? MARI KITA BAHAS DISINI!

Thursday, 11 June 2026 - 18:09 WIB

Sosialisasi Penutupan Bina Desa MBKM UPN “Veteran” Jawa Timur: Eco Paving Block Berbasis Limbah Plastik Hadir sebagai Wujud Nyata SDG 11 dan SDG 12 di Desa Segorotambak

Tuesday, 9 June 2026 - 14:42 WIB

JELASKAN PERBEDAAN EKONOMI MIKRO DAN EKONOMI MAKRO? BERIKUT INI PENJELASANNYA!

Sunday, 7 June 2026 - 13:27 WIB

JELASKAN PERKEMBANGAN ILMU PADA MASA BANI UMAYYAH DI ANDALUSIA? BERIKUT INI PENJELASANNYA!

Berita Terbaru