Kontroversi Sertifikasi Halal: Kepala BPJPH, Haikal Hassan, Tetap Tegas Walau Dikritik

- Redaksi

Saturday, 26 October 2024 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Haikal Hassan, akhirnya angkat bicara terkait kritik yang belakangan ini marak dialamatkan kepadanya.

Kritik ini muncul seiring pernyataannya yang tegas mengancam akan mencabut izin usaha jika pengusaha tidak segera mengurus sertifikasi halal.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun menuai pro dan kontra, Haikal, yang akrab disapa Babe Haikal, tetap pada pendiriannya dan tidak menunjukkan tanda-tanda akan mencabut ataupun mengklarifikasi pernyataannya.

Babe Haikal dengan tegas mengimbau agar para pengusaha segera memenuhi kewajiban sertifikasi halal mulai Oktober 2024.

Pernyataan tersebut ia sampaikan melalui akun Instagram pribadinya, @haikalhassan_quote, pada Sabtu (26/10/2024).

Menurutnya, ultimatum ini penting untuk mendorong kepatuhan terhadap regulasi halal yang berlaku di Indonesia.

Baca Juga :  Puluhan Warga Kudus Terdampak Banjir, Banyak yang Mulai Ngungsi

Dalam unggahannya, Babe Haikal juga menanggapi perdebatan terkait sertifikasi halal atas barang-barang non-halal.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD, adalah salah satu yang mempertanyakan aturan sertifikasi halal ini.

Mahfud menilai ada kesalahan dalam penjelasan pemerintah terkait penerapan sertifikasi halal, terutama untuk barang-barang yang tidak dikonsumsi langsung.

Melalui akun Twitter @mohmahfudmd pada Jumat (25/10/2024), Mahfud mengungkapkan pendapatnya. “Penjelasan Pemerintah tentang sertifikasi ini salah,” tulisnya.

Ia menambahkan, “Masak, semua yang dijualbelikan harus pakai sertifikasi halal? Bagaimana kalau membeli kambing, ayam, laptop, buku, dll?”

Unggahan Mahfud tersebut langsung menjadi perbincangan di media sosial. Hal ini memicu Babe Haikal untuk kembali mempertegas posisinya.

Menanggapi komentar tersebut, Babe Haikal menekankan bahwa kewajiban sertifikasi halal didasarkan pada Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.

Baca Juga :  Kebakaran di RS Tiara Bekasi: 165 Pasien Dievakuasi, Pelayanan Kembali Normal dalam Dua Jam

Menurutnya, peraturan tersebut jelas mengatur bahwa produk yang beredar dan diperdagangkan di Indonesia harus memiliki sertifikasi halal sebagai bentuk perlindungan bagi konsumen, terutama bagi yang beragama Islam.

Babe Haikal juga menyatakan bahwa undang-undang ini bertujuan untuk menjamin hak konsumen Muslim dalam mendapatkan produk yang terjamin kehalalannya.

Dengan adanya regulasi ini, konsumen Muslim di Indonesia dapat lebih tenang dan yakin bahwa produk yang mereka beli sesuai dengan prinsip halal.

Namun, ia juga menyadari adanya kebutuhan untuk mengedukasi masyarakat dan pengusaha terkait kategori produk yang wajib dan tidak wajib sertifikasi halal.

Di sisi lain, beberapa pihak menilai bahwa penerapan sertifikasi halal pada semua produk akan sulit diimplementasikan.

Baca Juga :  Timnas Futsal Indonesia Raih Peringkat Kedua di 4 Nations World Series 2025 dan Naik ke Peringkat 26 FIFA

Mereka mempertanyakan apakah pemerintah akan mampu mengawasi semua jenis barang yang beredar di pasar, mengingat beragamnya produk yang diperjualbelikan di Indonesia, mulai dari makanan hingga barang elektronik.

Kritik ini datang dari kalangan pengusaha yang khawatir akan beban tambahan dalam mengurus sertifikasi tersebut.

Meskipun demikian, Babe Haikal tetap teguh pada pendiriannya dan menyerukan kepada seluruh masyarakat, khususnya para pelaku usaha, untuk mengikuti ketentuan dalam UU Jaminan Produk Halal.

Baginya, ketentuan ini adalah upaya yang sudah diatur oleh pemerintah untuk melindungi konsumen dan memastikan kepatuhan terhadap nilai-nilai yang dianut masyarakat Indonesia, khususnya umat Muslim.***

Berita Terkait

Rekaman Ibu Tiri di Ladang Sawit Viral di TikTok, Banyak Dicari Netizen: Ternyata Ini Isi Videonya
5 Cara Print Info GTK 2026: Valid dan Anti Terpotong
4 Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Ladang dan Kebun Sawit yang Viral di TikTok, Kontennya Bikin Warganet Heboh
Apa Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Viral di TikTok? Ini Kronologi dan Fakta Rekaman di Ladang Sawit
Tata Cara Sholat Jenazah Perempuan Sesuai Sunnah dan Syariat Islam
Viral! MBG Lele Mentah Jadi Sorotan Warganet, Begini Faktanya
Cara Mendapatkan Bantuan Rumah dari Pemerintah Secara Online: Panduan Lengkap 2026
Berapa Bulan Sekali Dana PIP Cair? Berikut Update Terbarunya!

Berita Terkait

Wednesday, 11 March 2026 - 16:12 WIB

Rekaman Ibu Tiri di Ladang Sawit Viral di TikTok, Banyak Dicari Netizen: Ternyata Ini Isi Videonya

Wednesday, 11 March 2026 - 16:12 WIB

5 Cara Print Info GTK 2026: Valid dan Anti Terpotong

Wednesday, 11 March 2026 - 15:11 WIB

Apa Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Viral di TikTok? Ini Kronologi dan Fakta Rekaman di Ladang Sawit

Wednesday, 11 March 2026 - 11:11 WIB

Tata Cara Sholat Jenazah Perempuan Sesuai Sunnah dan Syariat Islam

Wednesday, 11 March 2026 - 10:49 WIB

Viral! MBG Lele Mentah Jadi Sorotan Warganet, Begini Faktanya

Berita Terbaru

Kenapa WA Kena Spam?

Teknologi

Kenapa WA Kena Spam? Mengungkap Penyebab dan Cara Mengatasinya

Wednesday, 11 Mar 2026 - 16:20 WIB

 Cara Print Info GTK 2026

Berita

5 Cara Print Info GTK 2026: Valid dan Anti Terpotong

Wednesday, 11 Mar 2026 - 16:12 WIB