Meutya Hafid Ditunjuk sebagai Menteri Komunikasi dan Digital dalam Kabinet Merah Putih, Ini Profil Singkatnya

- Redaksi

Monday, 21 October 2024 - 08:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Meutya Hafid yang menjabat sebagai menteri Kominfo dalam kabinet Merah Putih (Dok. Ist)

Potret Meutya Hafid yang menjabat sebagai menteri Kominfo dalam kabinet Merah Putih (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Politikus Partai Golkar, Meutya Hafid, resmi terpilih sebagai Menteri Komunikasi dan Digital di Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan hal ini di Istana Kepresidenan pada hari Minggu, di mana posisi ini sebelumnya dikenal sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo), namun kini berubah menjadi Kementerian Komunikasi dan Digital.

“Meutya Viada Hafid, B.Eng., M.I.P Menteri Komunikasi dan Digital,” ujar Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meutya menggantikan Budi Arie Setiadi yang sekarang menjabat sebagai Menteri Koperasi.

Isu bahwa Meutya akan menjadi menteri di pemerintahan baru ini sudah lama beredar, dan akhirnya dikonfirmasi dengan pemanggilan Meutya ke kediaman Presiden Prabowo di Kertanegara, Jakarta Selatan, pada 14 Oktober 2024.

Baca Juga :  Alami Kebakaran Maut, Pemilik Glodok Plaza Akhirnya Buka Suara

Meutya Hafid, yang lahir pada 3 Mei 1978, memiliki latar belakang kuat di dunia politik dan media.

Sebelumnya, ia menjabat sebagai Ketua Komisi I DPR RI periode 2019-2024, mewakili daerah pemilihan Sumatera Utara I. Meutya kembali terpilih menjadi anggota DPR untuk periode 2024-2029.

Ini merupakan kali ketiga ia menjabat sebagai anggota DPR, pertama kali pada tahun 2010 melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW).

Sebelum terjun ke dunia politik, Meutya dikenal sebagai jurnalis televisi dengan pengalaman panjang.

Namanya mencuat setelah menjadi korban penyanderaan di Irak pada 2005 bersama kamerawan Metro TV.

Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Universitas New South Wales, Australia, dan meraih gelar magister dari Universitas Indonesia pada 2018.

Baca Juga :  Grup Facebook Fantasi Sedarah Kontroversial, Polda Metro Jaya Lakukan Penyelidikan

Sebagai Ketua Komisi I, Meutya terlibat dalam menangani isu-isu strategis di bidang pertahanan, intelijen, komunikasi, dan informasi. Ia juga dikenal sebagai advokat untuk hak-hak perempuan dan anak, serta memperjuangkan keterwakilan perempuan di dunia politik.

Dengan pengalamannya yang luas, Meutya diharapkan mampu membawa kemajuan di sektor komunikasi dan teknologi digital di Indonesia. Tugas besar menantinya untuk menghadapi berbagai tantangan dalam era digital ini.

Berita Terkait

KESEMPATAN EMAS! PELUANG BESAR CPNS POLHUT Informasi Data Resmi Formasi CPNS Polhut Mulai SMA/SMK, D3, D4 dan S1
JANGAN SAMPAI GUGUR Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar
Butik Emas Makassar: Pilihan Tepat Perhiasan Emas Berkualitas dan Terpercaya
Gerindra Kota Semarang: Peran Aktif dalam Pembangunan dan Aspirasi Masyarakat
Pasukan NATO Dikerahkan ke Greenland: Bentuk Solidaritas Hadapi Ambisi Amerika Serikat
Kenapa BNPT Tahap 4 Belum Cair? Berikut ini Alasan Utamanya!
Greenland dalam Sorotan: Mengapa Amerika Serikat Begitu Berambisi Menguasainya?
Mudah dan Cepat! Begini Cara Pindah Faskes BPJS Kesehatan Terbaru 2026

Berita Terkait

Friday, 16 January 2026 - 15:47 WIB

KESEMPATAN EMAS! PELUANG BESAR CPNS POLHUT Informasi Data Resmi Formasi CPNS Polhut Mulai SMA/SMK, D3, D4 dan S1

Friday, 16 January 2026 - 15:42 WIB

JANGAN SAMPAI GUGUR Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar

Friday, 16 January 2026 - 15:36 WIB

Butik Emas Makassar: Pilihan Tepat Perhiasan Emas Berkualitas dan Terpercaya

Friday, 16 January 2026 - 14:29 WIB

Gerindra Kota Semarang: Peran Aktif dalam Pembangunan dan Aspirasi Masyarakat

Friday, 16 January 2026 - 11:09 WIB

Pasukan NATO Dikerahkan ke Greenland: Bentuk Solidaritas Hadapi Ambisi Amerika Serikat

Berita Terbaru