Otto Hasibuan Sebut Rekaman CCTV Kasus Kopi Sianida Rekayasa, Ayah Mirna Buka Suara

- Redaksi

Friday, 11 October 2024 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ayah Mirna
(Dok. Ist)

Ayah Mirna (Dok. Ist)

Swarawarta.co.id – Dalam kasus pembunuhan Mirna Salihin, Darmawan, ayah Mirna, menilai keterangan yang disampaikan oleh kuasa hukum Jessica, Otto Hasibuan, hanyalah upaya untuk membela kliennya saja.

Darmawan tetap meyakini bahwa Jessica Kumala Wongso lah yang memasukkan sianida ke dalam kopi yang diminum oleh Mirna hingga menyebabkan kematian Mirna.

Menurut Darmawan, peran Jessica telah terbukti dalam kasus pembunuhan ini, sehingga ia yakin bahwa bukti baru yang diajukan oleh kuasa hukum Jessica dalam Peninjauan Kembali (PK) akan ditolak oleh pengadilan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pasti ditolak kalau hukum berjalan di negeri kita ini,” jelas Darmawan.

Sebelumnya, Jessica dan Otto sudah melakukan pengajuan PK yang kedua terkait kasus tersebut di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) dan menyerahkan rekaman CCTV dari Kafe Olivier sebagai bukti baru.

Baca Juga :  Perdana, Sherly Tjoanda Ungkap Momen Kebersamaan dengan Benny Laos Sebelum Meninggal Dunia

“Alasan PK kami ini ada beberapa hal, pertama ada novum, kedua ada kekhilafan hakim di dalam menangani perkara ini. Tentu Anda bertanya apa novum yang kami gunakan? Novum yang kami gunakan itu adalah berupa satu buah flash disk, berisi rekaman kejadian ketika terjadinya tuduhan pembunuhan terhadap Mirna di Olivier,” kata Otto kepada wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (9/10).

Namun, Otto menyatakan bahwa tidak ada saksi yang dapat membuktikan bahwa Jessica lah yang memasukkan sianida ke dalam kopi Mirna.

“Sebagai latar belakang buat kita supaya ingat, bahwa Jessica ini diadili dengan tidak ada satu saksi pun yang melihat bahwa dia memasukkan racun ke dalam gelas, satu orang saksi pun tidak ada. Tetapi pada waktu itu dibuatlah, diputarlah CCTV, yang ada di Restoran Olivier. Inilah yang menjadi dasar, menjadi petunjuk bagi pengadilan untuk menghukum Jessi ini. Jadi dasarnya itu, kalau CCTV tidak ada, tidak bisa dihukum karena tidak ada saksi pun yang melihat,” ujarnya.

Baca Juga :  Dua Pemain Drakor Marry My Husband Cinlok: Akan Menikah Bulan Depan!

Dia mengatakan bahwa Jessica dihukum karena petunjuk dari rekaman CCTV di Kafe Olivier.

“Atas dasar itu, kami melihat ternyata pada saat peristiwa ada satu tayangan CCTV itu, ada dimiliki oleh seorang bernama Darmawan Salihin, ayahnya Mirna,” ujarnya.

Otto juga menduga bahwa rekaman CCTV tersebut telah direkayasa dan rangkaian peristiwa dalam rekaman tersebut tidak utuh.

“Jadi pertama, tanpa melihat isinya pun, sebenarnya kita sudah dapat simpulkan bahwa berarti rekaman CCTV yang diputar di pengadilan itu sudah tidak lengkap lagi. Kalau sudah ada yang terambil secara tidak sah, berarti potensi yang lain pun sudah ada mungkin yang diambil. Jadi tidak lagi tersambung, ada yang terputus. Nah, atas dasar ini, kami analisalah semua fakta-fakta ini. Kemudian seperti kita katakan, novum itu kan suatu fakta yang sebenarnya sudah ada pada waktu itu, waktu sidang dulu, tapi tidak ditemukan. Itu prinsip novum. Saya tadi katakan ada CCTV yang diambil dari Olivier dan tidak pernah diputar di dalam persidangan. Sehingga menjadikan semua perkara ini menjadi absurd,” tuturnya

Berita Terkait

Info Terupdate: Apakah Hari Ini Ada Demo di Jakarta? Cek Lokasi dan Rute Alternatifnya!
Apakah Pertamax Disubsidi? Pahami Status dan Skema Harganya
VIRAL! Investor SPPG Geruduk Kantor BGN, Imbas Evaluasi Program MBG
Berapa Jumlah Gaji 13 Pensiunan? Berikut ini Informasi Terbarunya!
Diskon Tiket Kapal 50 Persen, Penumpang Pelni Melonjak Jelang Libur Sekolah
Penjualan Ritel Mei 2025 Diperkirakan Turun Tipis, Tapi Masih Tumbuh Dibanding Tahun Lalu
1 Dzulhijjah 2025 Jatuh pada Tanggal Berapa?
Asap Hitam dari Kapel Sistina, Paus Baru Belum Terpilih

Berita Terkait

Friday, 12 June 2026 - 09:56 WIB

Info Terupdate: Apakah Hari Ini Ada Demo di Jakarta? Cek Lokasi dan Rute Alternatifnya!

Wednesday, 10 June 2026 - 09:48 WIB

Apakah Pertamax Disubsidi? Pahami Status dan Skema Harganya

Tuesday, 9 June 2026 - 10:42 WIB

VIRAL! Investor SPPG Geruduk Kantor BGN, Imbas Evaluasi Program MBG

Wednesday, 3 June 2026 - 11:24 WIB

Berapa Jumlah Gaji 13 Pensiunan? Berikut ini Informasi Terbarunya!

Monday, 16 June 2025 - 09:46 WIB

Diskon Tiket Kapal 50 Persen, Penumpang Pelni Melonjak Jelang Libur Sekolah

Berita Terbaru