Albania Blokir TikTok Selama Setahun Mulai 2025, Ini Alasannya

- Redaksi

Monday, 23 December 2024 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cara Mengatasi TikTok yang Tidak Bisa Live

Cara Mengatasi TikTok yang Tidak Bisa Live

SwaraWarta.co.id – Pemerintah Albania berencana memblokir media sosial TikTok selama satu tahun mulai 2025. Keputusan ini diambil karena TikTok dianggap mendorong kekerasan dan perundungan, terutama di kalangan anak-anak.

Langkah ini diambil setelah insiden tragis yang terjadi pada November lalu, di mana seorang remaja tewas ditikam setelah bertengkar dengan pemuda lain. Pertengkaran tersebut diduga bermula dari media sosial.

Dilansir dari Euronews, otoritas Albania telah mengadakan 1.300 pertemuan dengan guru dan orang tua untuk membahas dampak media sosial terhadap anak-anak.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam salah satu pertemuan, Perdana Menteri Albania, Edi Rama, menegaskan bahwa TikTok akan ditutup sepenuhnya di negara itu.

Baca Juga :  Cara Membuat Miniatur AI yang Realistis dan Penuh Karakter dengan Teknik Khusus

“Tidak akan ada TikTok di Republik Albania,” katanya.

Menanggapi keputusan tersebut, pihak TikTok meminta penjelasan lebih lanjut dari pemerintah Albania terkait kasus remaja yang tewas.

TikTok juga menyatakan tidak menemukan bukti bahwa pelaku atau korban memiliki akun di platform mereka. Mereka mengklaim bahwa video yang memicu insiden itu diunggah di platform lain, bukan TikTok.

TikTok sangat populer di kalangan anak-anak di Albania, yang menjadi kelompok pengguna terbesar platform tersebut.

Namun, kekhawatiran orang tua semakin meningkat setelah laporan bahwa anak-anak membawa senjata tajam ke sekolah, diduga terpengaruh oleh konten TikTok.

Sebagai langkah pencegahan, pemerintah Albania telah meningkatkan kehadiran polisi di sekolah dan memperkuat kerja sama dengan orang tua melalui program pelatihan.

Baca Juga :  Penangkapan Pelaku Hinaan Rasis terhadap Sopir Bus Muslim di London Memicu Reaksi Keras

Rencana dan Evaluasi Pemerintahan

Pemblokiran TikTok akan mulai berlaku pada 2025, meskipun tanggal pastinya belum diumumkan.

Perdana Menteri Rama menyatakan bahwa pemerintah akan memantau respons TikTok dan negara-negara lain terhadap keputusan ini. Setelah satu tahun, Albania akan mengevaluasi apakah TikTok dapat kembali diakses.

Keputusan ini mencerminkan keprihatinan global terkait dampak media sosial terhadap perilaku anak-anak dan keamanan publik.

Berita Terkait

Update Kurs: 1 Dollar Australia Berapa Rupiah Hari Ini?
6 Cara Mengisi SPT Tahunan di Coretax dengan Mudah dan Cepat
Kapan Sidang Isbat di Tahun 2026? Ini Jawaban Resmi dari Kemenag
Kenapa Messenger Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
6 Cara Cetak Kartu BPJS Lewat WA: Praktis, Cepat, dan Tanpa Antre
Cara Membeli Mata Uang Iran: Panduan Lengkap dan Aman 2026
Cara Membeli Materai Elektronik Secara Resmi dengan Aman
Panduan Lengkap: Cara Hapus Akun Akulaku Secara Permanen dan Aman

Berita Terkait

Thursday, 12 February 2026 - 15:15 WIB

Update Kurs: 1 Dollar Australia Berapa Rupiah Hari Ini?

Thursday, 12 February 2026 - 10:28 WIB

6 Cara Mengisi SPT Tahunan di Coretax dengan Mudah dan Cepat

Thursday, 12 February 2026 - 10:22 WIB

Kapan Sidang Isbat di Tahun 2026? Ini Jawaban Resmi dari Kemenag

Wednesday, 11 February 2026 - 11:08 WIB

Kenapa Messenger Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tuesday, 10 February 2026 - 13:00 WIB

6 Cara Cetak Kartu BPJS Lewat WA: Praktis, Cepat, dan Tanpa Antre

Berita Terbaru

Membahas berbagai jenis pizza khas Italia dari Neapolitan hingga Sicilian, lengkap dengan ciri dan cita rasa autentiknya.

kuliner

Berbagai Jenis Pizza Khas Italia yang Mendunia

Thursday, 12 Feb 2026 - 20:06 WIB

Berita

Update Kurs: 1 Dollar Australia Berapa Rupiah Hari Ini?

Thursday, 12 Feb 2026 - 15:15 WIB

Cara Mengisi SPT Tahunan di Coretax

Teknologi

6 Cara Mengisi SPT Tahunan di Coretax dengan Mudah dan Cepat

Thursday, 12 Feb 2026 - 10:28 WIB