TASS Mengungkapkan Bashar Al Assad dan Keluarga Diberikan Suaka di Moskow

- Redaksi

Monday, 9 December 2024 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SwaraWarta.co.id – Dari mancanegara, media pemerintah Rusia, TASS, baru-baru ini mengabarkan bahwa Presiden Suriah, Bashar Al Assad, bersama anggota keluarganya, saat ini berada di Moskow.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari sumber di Kremlin, TASS menyebutkan bahwa mereka telah diberikan suaka oleh Rusia atas dasar kemanusiaan.

Dalam laporan yang dikutip oleh Sky News pada Minggu (8/12/2024), sumber tersebut mengonfirmasi kedatangan Assad dan keluarganya di ibu kota Rusia.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut sumber tersebut, pemerintah Rusia kini tengah berupaya menghubungi perwakilan kelompok oposisi bersenjata Suriah.

Para pemimpin oposisi tersebut dilaporkan telah memberikan jaminan terkait keamanan pangkalan militer Rusia dan sejumlah fasilitas diplomatik di Suriah.

Baca Juga :  Sambut HUT Lalu Lintas ke-69, Polantas Pringsewu Ajak Anak TK Kenali Aturan Lalu Lintas Lewat Lomba Mewarnai

TASS juga menambahkan bahwa keberadaan Assad sebelumnya tidak diketahui, setelah laporan yang menyebutkan bahwa ia melarikan diri dari Damaskus sebelum pemberontak tiba di ibu kota pada pagi hari.

Sebelumnya, para pemberontak dilaporkan telah merebut kantor pusat media negara, televisi dan radio, yang kemudian digunakan untuk menyebarkan pengumuman mengenai berakhirnya rezim Assad.

Oposisi juga berhasil membebaskan sejumlah besar tahanan dari Penjara Sednaya yang terletak tidak jauh dari ibu kota Suriah.

Kejadian tersebut disusul dengan kekacauan di Bandara Internasional Damaskus, di mana banyak warga berusaha melarikan diri dari serangan pemberontak yang semakin mendekat.

Pada 7 Desember, pasukan oposisi dikabarkan mengepung Damaskus sepanjang hari, memulai serangan dari beberapa permukiman seperti Maadamiyah, Jaramana, dan Daraya.

Baca Juga :  Imigrasi Ngurah Rai Bali Deportasi Buronan Interpol Asal Kanada yang Terlibat Penipuan Investasi di Lebanon

Mereka juga berhasil merebut kota Homs, sebuah wilayah strategis yang membuat Assad kesulitan untuk mengakses pantai Mediterania serta pangkalan militer utama Rusia di wilayah tersebut.

Dalam situasi tersebut, pasukan rezim Assad tampak tidak dapat mengimbangi serangan cepat dari pemberontak yang terus maju.

Pihak Rusia, yang selama ini menjadi sekutu dekat Assad, telah mengonfirmasi bahwa Presiden Suriah itu telah meninggalkan negara asalnya, meskipun lokasi pastinya tidak diungkapkan.

Moscow juga belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai apakah pihak Rusia memberikan perlindungan kepada Assad setelah pelariannya.

Kepergian Assad terjadi kurang dari dua minggu setelah pasukan pemberontak melancarkan serangan besar-besaran pada akhir bulan November,

Baca Juga :  Gibran Siap Hadapi Debat Perdana Capres-Cawapres, Ini Strateginya

yang berhasil merebut beberapa kota besar di Suriah, menandai kembalinya ketegangan dan kekacauan yang sebelumnya sempat mereda dalam perang saudara Suriah yang telah berlangsung hampir satu dekade.

Dengan kaburnya Assad, situasi di Suriah semakin tidak menentu, mengingat keberadaan presiden yang sebelumnya memegang kendali penuh atas negara itu kini menjadi tanda tanya besar.

Meskipun demikian, laporan-laporan mengenai kondisi ini terus berkembang, dan dunia internasional terus memantau langkah-langkah yang akan diambil oleh Rusia, sebagai sekutu utama Assad, dalam menangani situasi yang semakin kompleks ini.***

Berita Terkait

Kenapa Purbaya Digantikan? Ini Alasan di Balik Reshuffle Menteri Keuangan
Penyebab Maudy Ayunda Dihujat: Kontroversi Konten Mindfulness dan Cap Tone Deaf
Alasan Purbaya Yudhi Dicopot dari Kementerian Keuangan
Kapan Musim Kemarau 2026 Berakhir? Ini Prediksi Lengkap BMKG
Apakah Anak Krakatau Masih Erupsi? Ini Fakta Terbaru Status Gunung di Selat Sunda
Kangen Band Resmi Bubar, Ternyata ini Penyebabnya
Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!
Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 10:20 WIB

Kenapa Purbaya Digantikan? Ini Alasan di Balik Reshuffle Menteri Keuangan

Tuesday, 15 September 2026 - 10:05 WIB

Penyebab Maudy Ayunda Dihujat: Kontroversi Konten Mindfulness dan Cap Tone Deaf

Tuesday, 15 September 2026 - 09:52 WIB

Alasan Purbaya Yudhi Dicopot dari Kementerian Keuangan

Monday, 14 September 2026 - 15:17 WIB

Kapan Musim Kemarau 2026 Berakhir? Ini Prediksi Lengkap BMKG

Monday, 14 September 2026 - 09:56 WIB

Apakah Anak Krakatau Masih Erupsi? Ini Fakta Terbaru Status Gunung di Selat Sunda

Berita Terbaru

Cara Mendapatkan CapCut Pro Secara Gratis

Teknologi

3 Cara Mendapatkan CapCut Pro Secara Gratis yang Aman dan Legal

Tuesday, 15 Sep 2026 - 11:24 WIB

Purbaya Yudhi Sadewa

Berita

Alasan Purbaya Yudhi Dicopot dari Kementerian Keuangan

Tuesday, 15 Sep 2026 - 09:52 WIB