Hati-Hati dalam Penghapusan Utang UMKM: Pemerintah Diminta Siapkan Solusi Komprehensif

- Redaksi

Saturday, 4 January 2025 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Diberitakan bahwa Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, menekankan pentingnya kehati-hatian pemerintah dalam menjalankan program penghapusan utang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Ia mengingatkan bahwa langkah ini memerlukan verifikasi faktual terhadap seluruh UMKM yang terlibat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Saleh, pemerintah harus memastikan bahwa penghapusan utang tidak menjadi alasan bagi pelaku UMKM untuk berhenti berusaha.

Sebaliknya, kebijakan tersebut seharusnya menjadi dorongan agar mereka dapat melanjutkan dan mengembangkan usaha.

Saleh menyampaikan bahwa pemerintah perlu menyediakan solusi alternatif bagi pelaku UMKM yang utangnya dihapuskan.

Dalam pandangannya, penghapusan utang tidak boleh berhenti pada aspek keuangan semata, tetapi harus disertai dengan pendampingan dan edukasi.

Pendekatan ini, menurutnya, akan membantu UMKM untuk bangkit dan tumbuh secara sehat, sekaligus berkontribusi pada pembangunan ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Kepolisian Grebek Perkampungan Bekasi yang Produksi Minuman Keras Ilegal

Ia juga menyoroti pentingnya kajian mendalam mengenai peluang para pelaku UMKM untuk mendapatkan modal usaha baru setelah utang mereka dihapus.

Saleh menilai bahwa pemerintah perlu mengantisipasi kemungkinan pelaku UMKM kembali mengakses pembiayaan, termasuk dari bank-bank milik negara (BUMN).

Namun, ia mempertanyakan mekanisme pemberian modal tersebut, terutama dalam hal pemerataan bantuan kepada UMKM yang sudah ada maupun yang baru berdiri.

Saleh juga menyinggung tantangan besar yang dihadapi dalam pelaksanaan program ini.

Menurutnya, keberagaman jenis usaha yang dijalankan oleh UMKM menjadi salah satu faktor yang mempersulit implementasi kebijakan ini.

Ia menilai bahwa pemerintah harus memastikan sumber modal yang akan digunakan untuk mendukung UMKM setelah penghapusan utang.

Jika modal tersebut tetap berasal dari bank BUMN, maka perlu ada mekanisme yang jelas terkait siapa saja yang berhak menerima bantuan tersebut.

Baca Juga :  Rudianto Lallo Soal Hasto Kristiyanto: Penegakan Hukum oleh KPK Harus Bebas dari Tendensi Politik

Selain itu, ia menekankan bahwa pemerintah harus mempertimbangkan bagaimana kebijakan ini dapat berdampak pada pelaku UMKM baru.

Saleh mengingatkan bahwa keberpihakan terhadap pelaku usaha baru juga perlu menjadi bagian dari perhatian utama dalam kebijakan ini.

Menurut Saleh, keberhasilan program penghapusan utang UMKM tidak hanya bergantung pada pelaksanaannya, tetapi juga pada upaya pemerintah untuk menciptakan ekosistem yang mendukung keberlanjutan usaha.

Oleh karena itu, ia berharap pemerintah dapat melakukan kajian yang komprehensif dan melibatkan berbagai pihak terkait sebelum menjalankan kebijakan ini secara penuh.

Saleh, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), menyampaikan bahwa meskipun program ini memiliki tujuan yang baik, pelaksanaannya tidak akan mudah.

Baca Juga :  KPK Dalami Dugaan Korupsi Pengadaan Rumah Jabatan DPR Tahun 2020

Ia menilai bahwa langkah ini memerlukan sinergi antara berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga keuangan, dan pelaku usaha itu sendiri.

Dengan adanya berbagai tantangan tersebut, Saleh berharap pemerintah dapat memastikan bahwa program penghapusan utang UMKM benar-benar menjadi solusi yang bermanfaat bagi pelaku usaha.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahap pelaksanaan program ini agar tidak menimbulkan masalah baru di masa mendatang.

Melalui pendekatan yang hati-hati dan terencana, Saleh optimis bahwa program ini dapat membantu UMKM untuk berkembang dan berkontribusi lebih besar pada perekonomian nasional.

Namun, ia kembali menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada komitmen pemerintah dalam menyediakan pendampingan, edukasi, dan akses modal yang memadai bagi pelaku usaha.***

Berita Terkait

BLT untuk 50 Juta Warga Miskin, Benarkah Langsung Masuk Rekening? Ini Jadwalnya
Update Klasemen Asian Games 2026: Indonesia Raih 30 Medali, Ada Tambahan Emas dari Leo/Daniel
Kenapa Hari Ini Bendera Setengah Tiang di Berbagai Instansi? Ternyata Karena Alasan Ini!
Viral! Wanita Dipaksa Berhubungan Badan lalu Diperas Rp50 Juta, Diancam jika Tak Menuruti
Viral! Video Oknum Guru di Subang Diduga Rekam Rok dalam Siswi SMP saat Ambil Ijazah, Warganet Murka
VIRAL! Video Berjilbab Mesum di Dalam Mobil Durasi 41 Detik Bikin Heboh Warganet, Ini Fakta dan Reaksi Netizen
Kapan Kartu Prakerja Dibuka Kembali? Ini Fakta Terbaru yang Wajib Kamu Tahu!
Kenapa Kapal Virgo Tenggelam? Terungkap Karena Ada Beberapa Faktor yang Diduga Pemicunya!

Berita Terkait

Wednesday, 30 September 2026 - 12:23 WIB

BLT untuk 50 Juta Warga Miskin, Benarkah Langsung Masuk Rekening? Ini Jadwalnya

Wednesday, 30 September 2026 - 12:19 WIB

Update Klasemen Asian Games 2026: Indonesia Raih 30 Medali, Ada Tambahan Emas dari Leo/Daniel

Wednesday, 30 September 2026 - 10:11 WIB

Kenapa Hari Ini Bendera Setengah Tiang di Berbagai Instansi? Ternyata Karena Alasan Ini!

Wednesday, 30 September 2026 - 09:50 WIB

Viral! Wanita Dipaksa Berhubungan Badan lalu Diperas Rp50 Juta, Diancam jika Tak Menuruti

Tuesday, 29 September 2026 - 09:29 WIB

Viral! Video Oknum Guru di Subang Diduga Rekam Rok dalam Siswi SMP saat Ambil Ijazah, Warganet Murka

Berita Terbaru