JELASKAN HUKUM ALLAH SWT SERTA SIFAT-SIFATNYA, BAGAIMANA KARAKTERISKTIK HUKUM ALLAH MEMBEDAKANNYA DARI HUKUM BUATAN MANUSIA?

- Redaksi

Thursday, 14 May 2026 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jelaskan hukum Allah SWT serta sifat-sifatnya

Jelaskan hukum Allah SWT serta sifat-sifatnya

SwaraWarta.co.id – Jelaskan hukum Allah SWT serta sifat-sifatnya, bagaimana karakteristik hukum Allah membedakannya dari hukum buatan manusia?

Dalam pandangan Islam, hukum bukan sekadar rangkaian aturan formal, melainkan manifestasi dari kehendak Sang Pencipta untuk mengatur kehidupan makhluk-Nya.

Memahami hukum Allah SWT (Syariat) sangat penting bagi setiap Muslim agar dapat menjalani hidup yang selaras dengan nilai-nilai ketuhanan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apa Itu Hukum Allah SWT?

Hukum Allah adalah seperangkat aturan yang diturunkan melalui wahyu (Al-Qur’an) dan sunnah Rasulullah SAW.

Tujuannya adalah untuk mewujudkan kemaslahatan umat manusia di dunia dan kebahagiaan di akhirat (sa’adatun darain).

Berbeda dengan hukum positif yang sering kali hanya menyentuh aspek lahiriah, hukum Allah mencakup dimensi batiniah, moral, dan spiritual.

Baca Juga :  Apa Itu Tertemper? Memahami Istilah Khas Dunia Perkeretaapian Indonesia

Sifat-Sifat Hukum Allah SWT

Hukum Allah memiliki sifat-sifat yang mencerminkan kesempurnaan sang Khalik, di antaranya:

  1. Adil (Al-‘Adl): Tidak memihak pada golongan, ras, atau status sosial tertentu. Semua manusia setara di hadapan hukum-Nya.
  2. Sempurna (Kamil): Mencakup seluruh aspek kehidupan, mulai dari ibadah ritual hingga urusan muamalah (sosial-ekonomi).
  3. Tetap dan Relevan (Tsabat): Prinsip-prinsip dasarnya tidak berubah oleh waktu, namun aplikasinya fleksibel sesuai perkembangan zaman selama tidak melanggar batasan syar’i.

Karakteristik yang Membedakan dari Hukum Buatan Manusia

Ada jurang perbedaan yang mendasar antara hukum yang bersumber dari wahyu dengan hukum hasil pemikiran manusia. Berikut adalah karakteristik utamanya:

  • Sumber Otoritas: Hukum Allah bersumber dari Dzat yang Maha Mengetahui segalanya (Omniscient). Sebaliknya, hukum buatan manusia lahir dari keterbatasan akal dan sering kali dipengaruhi oleh kepentingan kelompok atau emosi sesaat.
  • Orientasi Jangka Panjang: Hukum manusia biasanya bersifat jangka pendek dan hanya berlaku di dunia. Hukum Allah memiliki orientasi ukhrawi; setiap ketaatan atau pelanggaran memiliki konsekuensi hingga kehidupan setelah mati.
  • Keadilan yang Mutlak: Manusia sering kali membuat hukum yang menguntungkan pihak kuat. Hukum Allah menjaga hak-hak yang lemah dengan standar keadilan yang tidak bisa diintervensi oleh kekuasaan politik manapun.
  • Aspek Pengawasan (Self-Control): Hukum manusia memerlukan aparat keamanan yang ketat untuk ditaati. Namun, hukum Allah membangun kesadaran muraqabah (merasa diawasi Tuhan), sehingga seseorang tetap jujur meski tidak ada orang lain yang melihat.
Baca Juga :  Menurut Kalian Apa yang Terjadi Jika Tidak Ada Gaya Gravitasi di Planet Kita?

Hukum Allah SWT adalah panduan hidup yang paripurna. Karakteristiknya yang murni, adil, dan melampaui batas waktu menjadikannya satu-satunya solusi untuk menciptakan tatanan sosial yang harmonis. Dengan memahami perbedaan mendasar antara hukum Tuhan dan hukum buatan manusia, kita diajak untuk lebih bijak dalam bersikap dan menempatkan ketaatan kepada Sang Pencipta di atas segalanya.

 

Berita Terkait

Mengapa Kolaborasi antar Profesi yang Berbeda Penting dalam Mengatasi Tantangan Iklim dan Keberlanjutan? Yuk Mari Kita Bahas dengan Lengkap!
Bagaimana Profesi yang Anda Emban Membantu Menyelesaikan Tantangan Lingkungan Kota Ini? Simak Penjelasannya!
Bagaimana Keseluruhan Tahapan dalam Acara Pemeriksaan Biasa Mulai dari Dakwaan, Pembuktian, Hingga Putusan Hakim Mencerminkan Prinsip Due Process of Law?
Mengapa dalam Perspektif Interaksionisme Simbolis, Korupsi Dikatakan Sebagai Sebuah “Pilihan Sikap” Individu di Tengah Berbagai Pilihan yang Ada?
Apa yang Dimaksud dengan Integrasi Nasional dan Mengapa Hal Ini Penting bagi Indonesia Sebagai Negara yang Memiliki Keragaman Suku, Agama, dan Budaya?
Apa yang Menjadi Pembeda antara Digital Citizen dan Citizen Journalism? Bagaimana Karakteristik Mereka? Disimak Penjelasannya Berikut Ini!
Apa yang Dimaksud dengan Integrasi Nasional dan Mengapa Hal Ini Penting bagi Indonesia Sebagai Negara yang Memiliki Keberagaman Suku, Agama, dan Budaya?
Bagaimana Cermin Orang yang Memiliki Sifat Kreatif, Produktif, dan Inovatif di Era Modern? Berikut Ini Pembahasannya!

Berita Terkait

Sunday, 18 October 2026 - 11:33 WIB

Mengapa Kolaborasi antar Profesi yang Berbeda Penting dalam Mengatasi Tantangan Iklim dan Keberlanjutan? Yuk Mari Kita Bahas dengan Lengkap!

Sunday, 18 October 2026 - 10:01 WIB

Bagaimana Profesi yang Anda Emban Membantu Menyelesaikan Tantangan Lingkungan Kota Ini? Simak Penjelasannya!

Saturday, 17 October 2026 - 09:53 WIB

Bagaimana Keseluruhan Tahapan dalam Acara Pemeriksaan Biasa Mulai dari Dakwaan, Pembuktian, Hingga Putusan Hakim Mencerminkan Prinsip Due Process of Law?

Saturday, 17 October 2026 - 06:13 WIB

Mengapa dalam Perspektif Interaksionisme Simbolis, Korupsi Dikatakan Sebagai Sebuah “Pilihan Sikap” Individu di Tengah Berbagai Pilihan yang Ada?

Friday, 16 October 2026 - 07:20 WIB

Apa yang Dimaksud dengan Integrasi Nasional dan Mengapa Hal Ini Penting bagi Indonesia Sebagai Negara yang Memiliki Keragaman Suku, Agama, dan Budaya?

Berita Terbaru

Cara Bayar Paspor di M-Paspor Lewat BCA Mobile

Teknologi

Cara Bayar Paspor di M-Paspor Lewat BCA Mobile dengan Mudah

Sunday, 18 Oct 2026 - 10:10 WIB