Tebing Penahan Tanah Longsor di Bogor Timpa Rumah Warga

- Redaksi

Tuesday, 25 February 2025 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Swarawarta.co.id – Sebuah peristiwa longsor terjadi di Desa Cibedug, Ciawi, Bogor, Jawa Barat, pada Senin (24/2) sore.

Longsoran tebing penahan tanah (TPT) yang memiliki tinggi sekitar 6 meter dan panjang serta lebar sekitar 6 meter tersebut menimpa salah satu rumah warga setempat, mengakibatkan kerusakan dan korban luka-luka.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, menjelaskan bahwa longsor tersebut dipicu oleh hujan deras dengan durasi yang cukup panjang.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dikarenakan hujan deras dengan intensitas tinggi dengan durasi yang cukup lama ditambah kontur tanah yang labil, sehingga mengakibatkan TPT mengalami longsor berdampak pada satu unit rumah,” kata Adam kepada wartawan, Selasa (25/2/2025).

Baca Juga :  Peluncuran Desain Baru Paspor Indonesia: Perpaduan Identitas Budaya dan Fitur Keamanan Tinggi

Curah hujan yang tinggi menyebabkan tanah di tebing menjadi labil, sehingga tidak mampu menahan beban dan akhirnya terjadilah longsor yang menimpa rumah warga.

Akibat longsor ini, tiga penghuni rumah dilaporkan mengalami luka-luka. Dua dari mereka sudah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan, sementara satu korban lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Rumah yang terdampak longsor tersebut kini dinyatakan sudah tidak layak huni.

“Menyebabkan tiga orang terkena puing-puing rumah, kemudian korban dibawa ke RSUD Ciawi,” ucapnya.

Selain itu, penghuni rumah lainnya memilih untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Hal ini dilakukan untuk menghindari potensi longsor susulan yang dikhawatirkan dapat menimpa rumah mereka.

Baca Juga :  Komplotan Pengedar Sabu di Jombang Diringkus Polisi, Satu Residivis Kembali Berulah

BPBD Kabupaten Bogor segera turun tangan untuk menangani peristiwa ini. Tim tanggap darurat bekerja untuk melakukan evaluasi kerusakan dan memastikan keselamatan warga sekitar.

Meskipun dua korban telah pulang, tim medis dan pihak berwenang tetap siaga untuk mengatasi kemungkinan bencana lebih lanjut.

Pihak BPBD juga terus mengimbau warga di sekitar daerah rawan longsor untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu.

Saat ini, pemerintah setempat berfokus pada penanganan kondisi darurat dan membantu warga yang terdampak. Rumah yang rusak parah akibat longsor akan dievaluasi untuk mendapatkan bantuan dalam bentuk rekonstruksi.

Tim BPBD dan instansi terkait akan memprioritaskan penanganan bencana agar kejadian serupa dapat diantisipasi di masa depan.

Baca Juga :  Detik-detik Terakhir Uswatun Khasanah Terekam CCTV sebelum Dibunuh Antok

Peristiwa ini juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, khususnya bagi daerah yang rawan longsor.

Pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan upaya mitigasi bencana guna mengurangi dampak yang ditimbulkan.

Berita Terkait

Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI
Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!
Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah
Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional
Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi
Panduan Lengkap! Cara Daftar PPPK Kemenkumham 2026: Syarat, Formasi, dan Cara Pendaftaran
Pasukan Elite Kolombia Siagakan Diri di Perbatasan Usai Serangan AS ke Venezuela
Info PKH Hari Ini Apakah Sudah Cair 2026? Begini Cara Mengecek Status Penerima!

Berita Terkait

Thursday, 8 January 2026 - 14:31 WIB

Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI

Thursday, 8 January 2026 - 10:57 WIB

Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!

Wednesday, 7 January 2026 - 14:07 WIB

Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah

Tuesday, 6 January 2026 - 19:08 WIB

Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional

Tuesday, 6 January 2026 - 17:19 WIB

Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi

Berita Terbaru

Langkah-Langkah Cara Tebus Right Issue INET

Ekonomi

Cara Tebus Right Issue INET: Langkah Mudah bagi Investor!

Thursday, 8 Jan 2026 - 14:21 WIB

Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun

Film

Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun

Thursday, 8 Jan 2026 - 10:42 WIB