Harga Ayam dan Telur Turun, Kementan Siapkan Solusi untuk Peternak Mandiri

- Redaksi

Saturday, 26 April 2025 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Telur (Dok.ist)

Telur (Dok.ist)

SwaraWarta.co.id – Kementerian Pertanian (Kementan) bergerak cepat untuk menstabilkan harga ayam hidup dan telur konsumsi yang sempat turun drastis setelah Lebaran 2025.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan.

“Stabilisasi harga adalah bentuk keberpihakan kami kepada peternak mandiri,” kata Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, Jumat (25/4/2025).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rapat nasional pada 11 April 2025 yang melibatkan pelaku industri perunggasan, pemerintah dan pelaku usaha menyepakati beberapa upaya penting, seperti:

Mengatur produksi anak ayam (DOC Final Stock) dengan cara memotong telur tetas dan afkir dini secara mandiri agar jumlah suplai tetap seimbang.

Baca Juga :  Curiga Ayahnya Dieksploitasi, Anak Pak Tarno Soroti Peran Istri Muda dan Asisten

Mendorong perusahaan besar dan produsen pakan unggas untuk membeli ayam dan telur dari peternak mandiri dengan harga yang telah disepakati bersama.

Mengusulkan agar instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah, ikut menyerap hasil produksi ayam dan telur dari peternak rakyat.

Menurut Agung, langkah-langkah ini sangat penting untuk menjaga kelangsungan usaha peternak kecil yang selama ini menjadi tulang punggung produksi unggas nasional.

“Pemerintah juga mengusulkan gerakan penyerapan oleh instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah,” ujar Agung.

Sebagai upaya tambahan, Kementan juga telah melarang peredaran telur tetas (hatching egg) untuk dikonsumsi, agar pasar tidak kebanjiran telur yang seharusnya bukan untuk konsumsi.

 

Agung juga meninjau langsung ke Blitar, salah satu daerah sentra produksi telur terbesar di Indonesia.

Baca Juga :  Gunung Semeru Erupsi: PVMBG Imbau Warga Waspada dan Jauhi Area Berbahaya

Di sana, ia mendorong koperasi dan instansi pemerintah agar mempercepat penyerapan telur dari peternak, salah satunya lewat program dapur makan bergizi gratis (MBG). Setiap dapur MBG bisa menyerap hingga 3,9 ton telur per bulan.

Selain itu, Kementan meminta pabrik pakan dan pedagang bahan baku untuk ikut menyerap ayam dari peternak rakyat, terutama saat jumlah ayam di pasar sedang tinggi

Kementan juga bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional untuk meninjau ulang harga acuan pembelian (HAP) ayam dan telur. Pemerintah menyiapkan skema penyerapan ayam dan telur untuk dimasukkan ke Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).

Tak hanya itu, pengawasan terhadap distribusi DOC Final Stock layer ke industri besar juga diperketat, agar tidak melebihi batas populasi maksimal 10 persen sesuai Peraturan Menteri Pertanian Nomor 10 Tahun 2024.

Baca Juga :  Kia Siap Perluas Varian Hybrid dan SUV di Australia pada 2025

Sebagai langkah jangka panjang, Kementan terus mendorong ekspor anak ayam, telur, daging ayam, dan produk olahannya ke luar negeri. Dengan memperluas pasar ekspor, peternak lokal diharapkan bisa tumbuh dan berkembang lebih baik lagi.

Berita Terkait

Polisi Terus Memburu Pelaku Pembunuhan Berencana terhadap Wanita Berusia 60 Tahun di Pekanbaru
MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun
Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional
Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru
Kapan Nilai TKA SD Keluar? Ini Jadwal Resmi dan Cara Ceknya
Purbaya Akui Belum Tahu Sumber Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih, Program Ambisius Ini Jadi Tanda Tanya
TPG April 2026 Kapan Cair? Simak Jadwal Lengkap Pencairan Tunjangan Profesi Guru Bulan Ini
Apa Manfaat Utama PJP Bagi Lansia? Panduan Lengkap Menjaga Kualitas Hidup di Usia Senja

Berita Terkait

Friday, 1 May 2026 - 09:44 WIB

Polisi Terus Memburu Pelaku Pembunuhan Berencana terhadap Wanita Berusia 60 Tahun di Pekanbaru

Wednesday, 29 April 2026 - 06:24 WIB

MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun

Tuesday, 28 April 2026 - 09:41 WIB

Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional

Monday, 27 April 2026 - 18:28 WIB

Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru

Friday, 24 April 2026 - 09:07 WIB

Kapan Nilai TKA SD Keluar? Ini Jadwal Resmi dan Cara Ceknya

Berita Terbaru

Cara Menonaktifkan GoPay Pinjam

Teknologi

Cara Menonaktifkan GoPay Pinjam dengan Mudah dan Aman

Friday, 1 May 2026 - 17:58 WIB

Langkah-Langkah Mengganti Password WiFi Biznet

Teknologi

6 Cara Ganti Kata Sandi WiFi Biznet Terbaru: Aman dan Cepat!

Friday, 1 May 2026 - 09:52 WIB