Kemacetan Parah di Sekitar Pelabuhan Tanjung Priok, Sapi Ikut Jadi Korban Macet

- Redaksi

Friday, 18 April 2025 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Swarawarta.co.id – Peningkatan aktivitas bongkar muat di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, menyebabkan kemacetan parah di sejumlah ruas jalan yang menjadi akses utama keluar masuk pelabuhan.

Tak hanya manusia, hewan pun turut merasakan dampaknya, seperti yang terjadi di Jembatan Kawasan Berikat Nusantara (KBN), Cakung, Jakarta Timur.

Kemacetan pada Kamis (17/4/2025) sekitar pukul 14.42 WIB itu terekam dalam unggahan seorang pengendara bernama Nurlida.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya kasihan juga (sapinya), mungkin mau persiapan pindah kandang buat Idul Adha,” kata Nurlida saat dihubungi detikcom melalui direct message Instagram, Jumay (18/4/2025).

Dalam video yang ia bagikan, tampak seekor sapi di dalam truk pengangkut mengeluarkan kepalanya dari sela-sela jeruji kendaraan, seolah penasaran dengan situasi di luar.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Lantik Iffa Rosita sebagai Anggota KPU RI, Tanggung Jawab Semakin Luas

Momen ini cukup mengundang perhatian karena tidak lazim melihat hewan ternak menunjukkan reaksi terhadap kondisi lalu lintas.

Nurlida, yang saat itu tengah hamil besar, dibonceng suaminya menggunakan sepeda motor.

“Saya naik motor berdua sama suami dengan kondisi saya lagi hamil gede kebayang pegelnya kaya apa duduk lama di motor, bisa keluar karena naik ke trotoar. Pas belok kiri mau naik ke trotoar sapinya nyosor,” kata Nurlida.

Ia menceritakan bahwa sapi tersebut sempat menyosor ke arah suaminya karena posisi truk yang sangat dekat dengan kendaraan roda dua mereka.

Kemacetan berlangsung hampir 45 menit, membuat kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, nyaris tidak bisa bergerak.

Baca Juga :  Dampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada Penerbangan di Bali

“Kurang lebih 45 menit, karena stuck nggak gerak,” ujarnya.

Banyak pengendara mengeluhkan kondisi tersebut, terutama mereka yang sedang dalam perjalanan penting, seperti Nurlida yang mengaku sudah merasa tidak nyaman karena kondisi kehamilannya.

Kemacetan ini menjadi potret nyata dari dampak langsung peningkatan aktivitas logistik di kawasan pelabuhan yang tidak diimbangi dengan manajemen lalu lintas yang baik.

Pemerintah dan otoritas terkait diharapkan bisa segera mengambil langkah konkret untuk mengantisipasi kejadian serupa agar tidak terulang dan tidak mengganggu aktivitas warga, termasuk keamanan pengangkutan hewan.

Berita Terkait

Kronologi Ojol Meninggal Dunia Dilindas Mobil Polisi Saat Demo
Driver Ojol Meninggal Dunia Dilindas Rantis Brimob Saat Demo, Publik Heboh dan Minta Keadilan
Cara Cek NIK KTP Terdaftar Bansos 2025 dengan Mudah, Berikut Langkah-langkahnya!
Mengungkap Fakta Dibalik Pertanyaan, Apakah Presiden Bisa Bubarkan DPR?
Aplikasi Nonton Film IndoXXI, Populer tapi Penuh Kontroversi
Cara Main Roblox di Laptop: Panduan Lengkap untuk Pemula hingga Mahir Bermain Game Online Favorit
Apakah Taman Margasatwa Ragunan Buka pada 17 Agustus? Ini Penjelasannya
OMNILUXE Jakarta: Koleksi Eksklusif Jam Tangan Patek Phillipe Asli di Mall Artha Gading

Berita Terkait

Friday, 29 August 2025 - 10:25 WIB

Kronologi Ojol Meninggal Dunia Dilindas Mobil Polisi Saat Demo

Friday, 29 August 2025 - 10:10 WIB

Driver Ojol Meninggal Dunia Dilindas Rantis Brimob Saat Demo, Publik Heboh dan Minta Keadilan

Thursday, 28 August 2025 - 09:54 WIB

Cara Cek NIK KTP Terdaftar Bansos 2025 dengan Mudah, Berikut Langkah-langkahnya!

Saturday, 23 August 2025 - 10:35 WIB

Mengungkap Fakta Dibalik Pertanyaan, Apakah Presiden Bisa Bubarkan DPR?

Monday, 18 August 2025 - 16:02 WIB

Aplikasi Nonton Film IndoXXI, Populer tapi Penuh Kontroversi

Berita Terbaru