Pemkot Bekasi Siagakan Fasilitas Kesehatan Antisipasi Dampak Bau Gas Misterius

- Redaksi

Tuesday, 22 April 2025 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gas misterius (Dok. Ist)

Gas misterius (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id. – Pemerintah Kota Bekasi telah menyiagakan fasilitas kesehatan untuk mengantisipasi dampak dari bau gas misterius yang dirasakan oleh sebagian warga.

Warga yang merasa terganggu kesehatannya akibat bau tersebut diminta untuk segera mendatangi fasilitas kesehatan.

“Semua puskesmas dan RSUD kami siagakan, Tim dokter ISPA juga sudah disiapkan untuk merespons warga yang merasakan gangguan pernapasan. Layanan kesehatan kita on call 24 jam, sebagai bentuk kesiapsiagaan dan perlindungan terhadap masyarakat,” kata Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, Senin (21/4/2025).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tri Adhianto menjelaskan bahwa bau gas tersebut mulai tercium pada Jumat (18/4/2025) malam hingga Sabtu (19/4/2025) dini hari. Namun, hingga kini, belum diketahui dari mana asal bau gas tersebut.

Baca Juga :  Wanita Hamil di Ruko Kelapa Gading jadi Korban Pembunuhan, Identitas Terduga Pelaku Sudah dikantongi

Sejak ada laporan dari warga, Pemkot Bekasi bersama Perusahaan Gas Negara (PGN) langsung melakukan pengecekan lapangan.

Namun, hasil pengecekan menunjukkan tidak ada kebocoran pada saluran gas milik PGN maupun milik Pemkot Bekasi melalui Sinergi Patriot.

“Kami bergerak cepat dan sudah turun ke lapangan dan melakukan pengecekan tak lama setelah munculnya bau gas. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya kebocoran dari jaringan PGN maupun instalasi milik Sinergi Patriot,” kata dia.

Meski demikian, warga diimbau untuk tetap waspada dan tidak panik. Jika mencium bau yang menyengat atau mengalami gejala gangguan pernapasan, warga diminta segera melapor.

“Pemkot Bekasi akan terus memberikan update perkembangan situasi secara transparan. Serta berupaya untuk terus melakukan pengoptimalan dari bau gas tersebut,” ujarnya mengakhiri pembicaraan.

Berita Terkait

Sosialisasi Penutupan Bina Desa MBKM UPN “Veteran” Jawa Timur: Eco Paving Block Berbasis Limbah Plastik Hadir sebagai Wujud Nyata SDG 11 dan SDG 12 di Desa Segorotambak
Jadwal War Tiket Konser BTS Jakarta 2026 dan Tips Menangnya
Tanggal 15 Juni Apakah Cuti Bersama? Simak Informasi Terbarunya Disini!
Apakah Pertamax Disubsidi? Pahami Status dan Skema Harganya
Cara Menurunkan Desil DTKS Agar Berpeluang Mendapatkan KIP Kuliah dan Bansos
RESMI! Harga Pertamax Mengalami Kenaikan, Cek Rincian Tarif Terbarunya
VIRAL! Investor SPPG Geruduk Kantor BGN, Imbas Evaluasi Program MBG
Mungkinkah Penghentian Program Makan Bergizi Gratis Jadi Solusi Penguatan Rupiah? Mari Kita Bedah Secara Lengkap!

Berita Terkait

Thursday, 11 June 2026 - 18:09 WIB

Sosialisasi Penutupan Bina Desa MBKM UPN “Veteran” Jawa Timur: Eco Paving Block Berbasis Limbah Plastik Hadir sebagai Wujud Nyata SDG 11 dan SDG 12 di Desa Segorotambak

Thursday, 11 June 2026 - 15:16 WIB

Jadwal War Tiket Konser BTS Jakarta 2026 dan Tips Menangnya

Thursday, 11 June 2026 - 10:05 WIB

Tanggal 15 Juni Apakah Cuti Bersama? Simak Informasi Terbarunya Disini!

Wednesday, 10 June 2026 - 09:48 WIB

Apakah Pertamax Disubsidi? Pahami Status dan Skema Harganya

Wednesday, 10 June 2026 - 09:37 WIB

Cara Menurunkan Desil DTKS Agar Berpeluang Mendapatkan KIP Kuliah dan Bansos

Berita Terbaru

Jadwal War Tiket Konser BTS Jakarta 2026

Berita

Jadwal War Tiket Konser BTS Jakarta 2026 dan Tips Menangnya

Thursday, 11 Jun 2026 - 15:16 WIB