Polda Jatim Gencar Memberantas Premanisme dengan Operasi Pekat II Semeru 2025

- Redaksi

Sunday, 11 May 2025 - 08:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Swarawarta.co.idPolda Jatim dan jajaran melalui Satgas Terpadu Pemberantasan Premanisme melakukan Operasi Pekat II Semeru 2025 untuk memberantas premanisme di Jawa Timur selama dua pekan.

Dalam waktu 10 hari, operasi ini telah berhasil mengungkap ribuan kasus aksi premanisme.

“Terbentuknya satgas tersebut tentunya supaya bisa menekan angka premanisme yang memanfaatkan ormas yang belum bagus tadi sehingga tidak mengganggu jalannya investasi,” ujarnya di Mapolda Jatim, Sabtu (10/5).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi Informasi dan Aparatur Kemenko Polhukam, Marsda TNI Eko Dono Indarto, menjelaskan bahwa Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) membantu mengatasi premanisme dengan membentuk Satgas Terpadu yang dipimpin oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Baca Juga :  Wakil Menteri PPPA Soroti Pernikahan Anak SMP dan SMK di Lombok yang Viral

“Satgas Pekat Pemberantasan Premanisme di Jatim sangat bagus. Kita harus bisa memetakannya dengan baik di mana saja titik rawan premanisme di wilayah Jawa Timur, kemudian kita melokalisirnya,” ungkapnya

Satgas Terpadu ini memiliki beberapa arah kebijakan, yaitu melakukan penegakan hukum dan pembinaan terhadap organisasi masyarakat (ormas). Selain itu, satgas ini juga melakukan kegiatan preventif, preemtif, penindakan, dan penegakan hukum dengan melibatkan unsur Kesbangpol Linmas, TNI, dan masyarakat.

“Sehingga ormas yang ada itu bisa menjadi ormas bermanfaat untuk kepentingan bersama,” terangnya.

Pihaknya juga menegaskan bahwa jika ada ormas yang melakukan tindakan tidak sesuai dengan regulasi, maka akan dilakukan tindakan tegas mulai dari sanksi teguran hingga pembubaran. Dengan kerja sama dan komitmen bersama, diharapkan aksi premanisme dapat dikurangi dan masyarakat dapat merasa lebih aman.

Berita Terkait

Kenapa Upacara tidak di IKN? Simak Begini Alasannya!
Cek Fakta Terbaru: Apakah Rhoma Irama Meninggal Dunia atau Hanya Hoaks?
Cara Daftar Sekolah Kedinasan 2026: Langkah Lengkap, Syarat, dan Tips Lolos Seleksi
Purbaya Sebut Belum Ada Pembahasan Soal Kenaikan Gaji PNS: Ini Fakta Lengkapnya
Cara Cek Desil Berapa: Panduan Lengkap untuk Mengetahui Status Kesejahteraan
Perkembangan Terbaru Pemeriksaan Febrie Adriansyah Terkait Dugaan Pencucian Uang
Apakah 18 Agustus 2026 Libur? Cek Faktanya Menurut SKB 3 Menteri
Cara Menurunkan Desil: Panduan Lengkap untuk Mendapatkan Bansos

Berita Terkait

Monday, 17 August 2026 - 13:13 WIB

Kenapa Upacara tidak di IKN? Simak Begini Alasannya!

Monday, 17 August 2026 - 09:45 WIB

Cek Fakta Terbaru: Apakah Rhoma Irama Meninggal Dunia atau Hanya Hoaks?

Sunday, 16 August 2026 - 07:10 WIB

Cara Daftar Sekolah Kedinasan 2026: Langkah Lengkap, Syarat, dan Tips Lolos Seleksi

Sunday, 16 August 2026 - 05:45 WIB

Purbaya Sebut Belum Ada Pembahasan Soal Kenaikan Gaji PNS: Ini Fakta Lengkapnya

Saturday, 15 August 2026 - 05:18 WIB

Cara Cek Desil Berapa: Panduan Lengkap untuk Mengetahui Status Kesejahteraan

Berita Terbaru

Kenapa Upacara tidak di IKN

Berita

Kenapa Upacara tidak di IKN? Simak Begini Alasannya!

Monday, 17 Aug 2026 - 13:13 WIB