Polisi Selidiki Kematian Pesilat di Ponorogo, 8 Saksi Telah Dimintai Keterangan

- Redaksi

Sunday, 25 May 2025 - 08:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Swarawarta.co.id – Kepolisian Resor (Polres) Ponorogo, Jawa Timur, tengah melakukan penyelidikan atas kematian seorang remaja berusia 17 tahun berinisial MPP, yang dilaporkan meninggal dunia usai mengikuti latihan pencak silat.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu malam, 20 Mei 2025, sekitar pukul 22.30 WIB.

Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Rudy Hidajanto, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya telah meminta keterangan dari delapan orang saksi terkait insiden tersebut.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para saksi terdiri dari peserta latihan serta pihak-pihak yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diketahui sempat menjalani sesi sambung atau sparring atau sebuah latihan bertarung tangan kosong yang umum dilakukan dalam pencak silat.

Baca Juga :  Menlu RI Bertemu Dubes Italia, Bahas Kerja Sama Ekonomi hingga Pertahanan

Dalam sesi tersebut, korban dilaporkan menerima tendangan pada bagian dada. Tak lama kemudian, korban mengalami sesak napas hingga akhirnya jatuh dan tidak sadarkan diri.

“Informasi dari beberapa saksi menyebutkan bahwa korban sempat mendapat tendangan di dada. Setelah itu, dia mengeluh sesak napas lalu jatuh,” jelas AKP Rudy kepada wartawan.

Pihak keluarga korban menyatakan bahwa MPP memiliki riwayat sesak napas. Namun, keterangan tersebut hingga kini belum didukung oleh bukti medis atau dokumen resmi yang menyatakan kondisi kesehatan korban secara tertulis

Meski telah terjadi kematian, pihak keluarga hingga kini belum mengajukan laporan resmi kepada pihak kepolisian.

Hal ini membuat status penyelidikan masih bersifat klarifikasi dan pendalaman informasi dari para saksi.

Baca Juga :  Pemungutan Suara Ulang di TPS 10 Kelurahan Taman, Madiun: Pengawasan dan Partisipasi Masyarakat Ditingkatkan

“Ini sifatnya masih penyelidikan karena dari pihak keluarga masih keberatan tidak melaporkan tentang kejadian ini karena menganggap kecelakaan olahraga. Saksi yang diperiksa 8 orang. Yang diperiksa pelatih silat, siswa yang ada di lokasi, dan keluarga,” ujarnya melalui pesan singkat pada Sabtu (24/5/2025).

Lebih lanjut, polisi akan menunggu keputusan dari pihak keluarga apakah bersedia membawa kasus ini ke ranah hukum atau tidak. Sementara itu, pihak kepolisian tetap melanjutkan proses investigasi untuk memastikan tidak ada unsur kelalaian atau kekerasan berlebihan yang menyebabkan kematian korban.

“Sempat ada bantuan pernapasan. Kemudian korban dibawa ke puskesmas dan kemudian dirujuk lagi ke rumah sakit,” imbuhnya.

Kejadian ini memicu keprihatinan publik, terutama di kalangan pecinta olahraga pencak silat. Banyak yang berharap agar latihan bela diri tetap dilakukan dengan mengutamakan keselamatan dan pengawasan dari pelatih berpengalaman.

Baca Juga :  Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia: Perkenalan dengan Prabowo dan Rangkaian Acara Kenegaraan

“Sampai saat ini kami belum mendapatkan bukti formal, apakah yang bersangkutan ini punya penyakit bawaan entah jantung atau sesak napas masih belum dapat bukti formaii,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perguruan silat tempat korban berlatih. Polres Ponorogo pun memastikan akan terus melakukan pengumpulan bukti dan pemeriksaan lebih lanjut terhadap semua pihak yang terkait.

Berita Terkait

Kronologi Ojol Meninggal Dunia Dilindas Mobil Polisi Saat Demo
Driver Ojol Meninggal Dunia Dilindas Rantis Brimob Saat Demo, Publik Heboh dan Minta Keadilan
Cara Cek NIK KTP Terdaftar Bansos 2025 dengan Mudah, Berikut Langkah-langkahnya!
Mengungkap Fakta Dibalik Pertanyaan, Apakah Presiden Bisa Bubarkan DPR?
Aplikasi Nonton Film IndoXXI, Populer tapi Penuh Kontroversi
Cara Main Roblox di Laptop: Panduan Lengkap untuk Pemula hingga Mahir Bermain Game Online Favorit
Apakah Taman Margasatwa Ragunan Buka pada 17 Agustus? Ini Penjelasannya
OMNILUXE Jakarta: Koleksi Eksklusif Jam Tangan Patek Phillipe Asli di Mall Artha Gading

Berita Terkait

Friday, 29 August 2025 - 10:25 WIB

Kronologi Ojol Meninggal Dunia Dilindas Mobil Polisi Saat Demo

Friday, 29 August 2025 - 10:10 WIB

Driver Ojol Meninggal Dunia Dilindas Rantis Brimob Saat Demo, Publik Heboh dan Minta Keadilan

Thursday, 28 August 2025 - 09:54 WIB

Cara Cek NIK KTP Terdaftar Bansos 2025 dengan Mudah, Berikut Langkah-langkahnya!

Saturday, 23 August 2025 - 10:35 WIB

Mengungkap Fakta Dibalik Pertanyaan, Apakah Presiden Bisa Bubarkan DPR?

Monday, 18 August 2025 - 16:02 WIB

Aplikasi Nonton Film IndoXXI, Populer tapi Penuh Kontroversi

Berita Terbaru