Swarawarta.co.id – Pengamat politik Rocky Gerung menilai pengunduran diri Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, sebagai sinyal bahwa Presiden Prabowo Subianto mulai mengeliminasi figur-figur yang dianggap sebagai loyalis Presiden Jokowi.
“Satu per satu terbukti bahwa pejabat-pejabat yang ditinggalkan oleh Pak Jokowi di sekretariat Istana itu tak bermutu, satu per satu melakukan blunder,” kata Rocky lewat kanal YouTube miliknya, Kamis 1 Mei 2025.
Menurut Rocky, langkah ini merupakan bagian dari upaya Prabowo untuk mengurangi pengaruh Jokowi dari lingkar kekuasaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan demikian, Prabowo dapat mengambil keputusan berdasarkan kapasitas dan arah politiknya sendiri tanpa intervensi dari pihak lain.
“Bahwa di dalam election Prabowo dimenangkan oleh bantuan Pak Jokowi, oke, itu sesuatu. Tetapi decision-nya itu berbasis pada kapasitas, karena kapasitas Jokowi memang tidak mampu,” jelasnya.
Rocky Gerung menyebut langkah ini sebagai “amputasi” pengaruh Jokowi, yang menurutnya perlu dilakukan agar Prabowo dapat menjalankan pemerintahan dengan lebih efektif dan sesuai dengan visi politiknya.
SwaraWarta.co.id – Apakah korek kuping membatalkan puasa? Bulan Ramadan adalah momen di mana setiap Muslim…
SwaraWarta.co.id – Kenapa tidak bisa menautkan perangkat WA? Fitur "Linked Devices" atau Perangkat Tertaut pada…
SwaraWarta.co.id - Selamat datang di bulan suci Ramadan! Bagi umat Muslim di Indonesia, menjelang datangnya…
SwaraWarta.co.id – Ada beberapa langkah cara cek pulsa Smartfren yang bisa Anda lakukan. Sebagai salah…
SwaraWarta.co.id - Wacana impor mobil India ke Indonesia baru-baru ini menjadi sorotan publik. Pemerintah, melalui BUMN PT…
Industri otomotif Indonesia semakin berkembang dengan hadirnya Polytron G3 dan G3+, mobil listrik pertama dari…