SwaraWarta.co.id – Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menyaksikan berbagai macam perubahan pada benda-benda di sekitar kita.
Kayu yang dibakar menjadi abu atau besi yang berkarat adalah fenomena umum, namun apakah Anda tahu apa yang sebenarnya terjadi di tingkat molekuler? Fenomena ini disebut dengan perubahan kimia.
Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang apa yang dimaksud dengan perubahan kimia, ciri-ciri utamanya, serta contoh nyata yang sering kita temui.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengertian Perubahan Kimia
Perubahan kimia adalah jenis perubahan zat yang menghasilkan zat baru dengan sifat kimia yang berbeda dari zat asalnya.
Berbeda dengan perubahan fisika yang hanya mengubah wujud atau bentuk (seperti es mencair), perubahan kimia melibatkan pemutusan dan pembentukan ikatan kimia antar atom.
Dalam proses ini, susunan molekul zat berubah secara fundamental. Hasilnya, zat yang terbentuk tidak dapat dikembalikan lagi ke bentuk asalnya melalui cara fisik sederhana. Inilah sebabnya mengapa perubahan kimia sering disebut sebagai reaksi kimia yang bersifat permanen atau irreversible.
Ciri-ciri Utama Perubahan Kimia
Bagaimana kita bisa membedakan antara perubahan kimia dan fisik? Berikut adalah beberapa indikator atau ciri-ciri terjadinya reaksi kimia:
- Terbentuknya Zat Baru: Ini adalah ciri yang paling krusial. Zat hasil reaksi memiliki identitas kimia yang berbeda dari reaktan.
- Perubahan Warna: Perubahan warna yang drastis sering menandakan adanya pembentukan senyawa baru, seperti buah yang membusuk.
- Perubahan Suhu: Terjadi perpindahan energi berupa panas, baik itu reaksi eksoterm (melepas panas) maupun endoterm (menyerap panas).
- Timbulnya Gas: Munculnya gelembung atau bau yang menyengat sering kali merupakan tanda gas sedang dilepaskan.
- Terbentuknya Endapan (Presipitasi): Jika dua larutan dicampur dan menghasilkan zat padat yang tidak larut, itu adalah tanda perubahan kimia.
Contoh Perubahan Kimia dalam Keseharian
Untuk lebih memahami apa yang dimaksud dengan perubahan kimia, mari kita lihat beberapa contoh praktis dalam tabel berikut:
| Fenomena | Penjelasan Kimia |
| Besi Berkarat | Reaksi antara besi (Fe), oksigen (O2), dan air menghasilkan oksida besi (Fe2O3). |
| Membakar Kertas | Selulosa dalam kertas bereaksi dengan oksigen menghasilkan karbon dioksida (CO2) dan uap air. |
| Proses Fotosintesis | Tumbuhan mengubah CO2 dan air menjadi glukosa dan oksigen dengan bantuan cahaya. |
| Susu Menjadi Masam | Bakteri mengubah laktosa menjadi asam laktat melalui proses fermentasi. |
Perbedaan Perubahan Kimia dan Perubahan Fisika
Banyak orang sering tertukar antara keduanya. Poin utamanya terletak pada komposisi zat. Pada perubahan fisika, komposisi kimia tetap sama (misalnya, air tetap H2O meski membeku). Namun pada perubahan kimia, rumus kimia zat tersebut berubah total setelah reaksi terjadi.
Catatan Penting: Perubahan kimia selalu melibatkan energi, baik itu dalam bentuk cahaya, panas, atau listrik.
Memahami apa yang dimaksud dengan perubahan kimia membantu kita menyadari betapa dinamisnya materi di alam semesta ini. Mulai dari makanan yang kita cerna hingga bahan bakar yang menggerakkan kendaraan, semuanya melibatkan transformasi kimiawi yang kompleks namun menakjubkan.

















