Mengapa Waktu Revolusi Bulan Terhadap Bumi Lebih Pendek Dibanding Revolusi Bumi Terhadap Matahari?

- Redaksi

Friday, 30 January 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengapa Waktu Revolusi Bulan Terhadap Bumi Lebih Pendek Dibanding Revolusi Bumi Terhadap Matahari

Mengapa Waktu Revolusi Bulan Terhadap Bumi Lebih Pendek Dibanding Revolusi Bumi Terhadap Matahari

SwaraWarta.co.id – Kali ini kita akan membahas mengapa waktu revolusi bulan terhadap bumi lebih pendek dibanding revolusi bumi terhadap matahari?

Pernahkah kamu menatap langit malam dan bertanya-tanya mengapa kalender kita berbasis tahun (bumi mengelilingi matahari) tapi juga punya hitungan bulan? Secara teknis, Bulan hanya butuh waktu sekitar 27,3 hari untuk sekali mengelilingi Bumi.

Sementara itu, Bumi butuh waktu setahun penuh (365,25 hari) untuk menyelesaikan satu putaran terhadap Matahari.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengapa perbedaannya begitu jomplang? Mari kita bedah alasannya secara sederhana namun tetap akurat secara sains.

1. Perbedaan Jarak Orbit yang Sangat Jauh

Alasan paling mendasar adalah skala jarak. Bayangkan sebuah lintasan lari. Bulan berlari di lintasan “dalam” yang sangat dekat dengan Bumi, yakni sekitar 384.400 kilometer.

Baca Juga :  Diskusikan Perbandingan Badan Legislatif dan Fungsi Badan Legislatif Era Suharto dan Era Reformasi!

Di sisi lain, Bumi harus menempuh lintasan raksasa mengelilingi Matahari dengan jarak rata-rata sekitar 150 juta kilometer. Karena “sirkuit” yang harus dilewati Bumi jauh lebih panjang dan luas, secara otomatis waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu putaran penuh menjadi jauh lebih lama dibandingkan Bulan.

2. Pengaruh Gravitasi dan Hukum Kepler

Dalam astronomi, terdapat Hukum Kepler yang menjelaskan bahwa periode orbit suatu benda langit sangat bergantung pada jaraknya dari pusat gravitasi. Semakin dekat sebuah benda ke pusat massanya, semakin kecil pula lingkaran orbitnya.

  • Bulan terikat oleh gravitasi Bumi yang jaraknya relatif dekat.
  • Bumi terikat oleh gravitasi Matahari yang massanya luar biasa besar, namun dengan jarak yang sangat jauh.
Baca Juga :  Bandingkan Sistem Manajemen Mutu Berbasis ISO 9000 Dengan Sistem Mutu Tradisional, Apa Keunggulan Pendekatan ISO Dibandingkan Sistem Konvensional?

Jika Bumi dipaksa memiliki waktu revolusi yang sama dengan Bulan (27 hari), Bumi harus bergerak dengan kecepatan yang sangat ekstrem untuk menempuh jarak 150 juta kilometer tersebut, atau posisinya harus jauh lebih dekat dengan Matahari (yang justru akan membuat kita terpanggang!).

3. Kecepatan Orbital yang Berbeda

Meskipun Bumi bergerak sangat cepat di ruang angkasa (sekitar 107.000 km/jam), jarak yang harus ditempuh tetaplah masif. Bulan bergerak lebih lambat (sekitar 3.600 km/jam), namun karena “lingkaran” yang diputarnya kecil, ia bisa kembali ke titik awal hanya dalam waktu kurang dari sebulan.

Singkatnya, Mengapa waktu revolusi Bulan terhadap Bumi lebih pendek dibanding revolusi Bumi terhadap Matahari? Jawabannya adalah karena lintasan orbit Bulan jauh lebih kecil dan jaraknya ke pusat gravitasi (Bumi) jauh lebih dekat dibandingkan perjalanan panjang Bumi mengelilingi Matahari.

Baca Juga :  Materi IPA Kelas 7 Kurikulum Merdeka, Semester 1 & 2

 

Berita Terkait

Mengenal Istilah Shemale: Definisi, Asal-Usul, dan Konteks Penggunaannya
Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi Beasiswa LPDP 2026 Secara Online, Jangan Sampai Salah Langkah!
BAGAIMANA SOLUSI PEMERATAAN PEMBANGUNAN AGAR TIDAK MENIMBULKAN KONFLIK DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT?
5 Cara Print Info GTK 2026: Valid dan Anti Terpotong
Peluang Kerja Internasional Terbuka Lebar, Banyak Profesional Mulai dari Kampung Inggris
Mengenal Apa yang Dimaksud Masa Ihtidhar dalam Sudut Pandang Islam
Khutbah Jumat 13 Maret 2026: Keistimewaan Sepuluh Hari Terakhir Bulan Ramadhan 1447 H
Amalan Malam Lailatul Qadar yang Besar Pahala: Simak Ibadah Utama yang Dianjurkan di Bulan Ramadhan

Berita Terkait

Saturday, 14 March 2026 - 13:56 WIB

Mengenal Istilah Shemale: Definisi, Asal-Usul, dan Konteks Penggunaannya

Saturday, 14 March 2026 - 10:56 WIB

Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi Beasiswa LPDP 2026 Secara Online, Jangan Sampai Salah Langkah!

Thursday, 12 March 2026 - 09:34 WIB

BAGAIMANA SOLUSI PEMERATAAN PEMBANGUNAN AGAR TIDAK MENIMBULKAN KONFLIK DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT?

Wednesday, 11 March 2026 - 16:12 WIB

5 Cara Print Info GTK 2026: Valid dan Anti Terpotong

Tuesday, 10 March 2026 - 13:48 WIB

Peluang Kerja Internasional Terbuka Lebar, Banyak Profesional Mulai dari Kampung Inggris

Berita Terbaru