Dalam dunia akuntansi, khususnya pada perusahaan pertambangan, ada istilah penting yang harus dipahami yaitu deplesi. Konsep ini digunakan untuk menghitung penyusutan nilai sumber daya alam seperti tambang.
Agar lebih jelas, mari kita bahas soal berikut dengan penjelasan yang lebih sederhana dan sistematis.
Soal Lengkap
PT Mineral Nusantara memperoleh sebidang tanah pertambangan tembaga dengan biaya perolehan sebesar Rp4.000.000.000 yang diperkirakan memiliki kandungan tembaga sebanyak 400 kg.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Nilai tanah setelah tambang selesai dieksploitasi diperkirakan sebesar Rp400.000.000.
Untuk tahap pertama perusahaan menyiapkan fasilitas penambangan sebesar 80% dari total cadangan yang diperkirakan.
Biaya intangible development costs yang telah dikeluarkan sebesar Rp1.600.000.000.
Penambangan tahap pertama direncanakan berlangsung selama 4 tahun. Pada tahun pertama berhasil ditambang sebanyak 100 kg tembaga.
Pertanyaan:
Berapakah beban deplesi untuk tahun pertama penambangan?
Pengertian Deplesi
Dalam akuntansi, deplesi adalah proses pengalokasian biaya sumber daya alam ke dalam periode tertentu sesuai dengan jumlah yang telah digunakan atau ditambang.
Sederhananya:
- Mirip penyusutan (depresiasi)
- Tapi khusus untuk sumber daya alam seperti tambang
Langkah-Langkah Perhitungan Deplesi
Agar tidak bingung, kita hitung secara bertahap.
1. Hitung Total Biaya Perolehan
Total biaya meliputi:
- Biaya tanah tambang = Rp4.000.000.000
- Biaya pengembangan (intangible) = Rp1.600.000.000
Total biaya =
Rp4.000.000.000 + Rp1.600.000.000 = Rp5.600.000.000
2. Hitung Biaya yang Dapat Dideplesi
Biaya yang dapat dideplesi = Total biaya – Nilai sisa
Rp5.600.000.000 – Rp400.000.000 = Rp5.200.000.000
3. Hitung Cadangan yang Ditambang
Total cadangan = 400 kg
Tahap pertama = 80%
80% × 400 kg = 320 kg
4. Hitung Tarif Deplesi per Kg
Tarif=5.200.000.000320Tarif = \frac{5.200.000.000}{320}
Hasil:
Tarif=16.250.000 per kgTarif = 16.250.000 \text{ per kg}
5. Hitung Beban Deplesi Tahun Pertama
Produksi tahun pertama = 100 kg
Beban=100×16.250.000Beban = 100 \times 16.250.000
Hasil:
Beban=1.625.000.000Beban = 1.625.000.000
Jawaban Akhir
Beban deplesi tahun pertama adalah Rp1.625.000.000
Penjelasan Sederhana
- Total biaya tambang dihitung dulu
- Dikurangi nilai sisa
- Dibagi jumlah cadangan yang bisa ditambang
- Dikalikan jumlah produksi tahun pertama
Hasilnya adalah beban deplesi yang harus dicatat perusahaan.
Kenapa Deplesi Penting?
Dalam praktik bisnis, deplesi berfungsi untuk:
- Menentukan laba perusahaan secara akurat
- Menggambarkan penggunaan sumber daya alam
- Membantu perencanaan keuangan
Metode ini umum digunakan dalam industri pertambangan karena sumber daya alam akan habis seiring waktu.
Kesimpulan
Dalam kasus PT Mineral Nusantara:
- Total biaya yang dideplesi = Rp5,2 miliar
- Cadangan tahap pertama = 320 kg
- Produksi tahun pertama = 100 kg
- Beban deplesi = Rp1.625.000.000
Perhitungan ini menunjukkan bagaimana perusahaan mengalokasikan biaya tambang secara sistematis sesuai jumlah produksi.

















