Wagub Kalbar Tegaskan Tidak Ada Tempat bagi Ormas GRIB di Bumi Khatulistiwa

- Redaksi

Sunday, 30 August 2026 - 08:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Kalbar Tegaskan Tidak Ada Tempat bagi Ormas GRIB

Wagub Kalbar Tegaskan Tidak Ada Tempat bagi Ormas GRIB

SwaraWarta.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengambil sikap tegas terhadap keberadaan organisasi masyarakat (ormas) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya di wilayahnya.

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menyatakan dengan jelas bahwa tidak ada tempat bagi ormas yang dinilai berpotensi mengganggu ketenteraman dan stabilitas keamanan di Bumi Khatulistiwa.

Pernyataan tegas ini disampaikan Krisantus saat membuka Pekan Gawai Dayak (PGD) ke-39 tahun di Rumah Radakng, Pontianak. Dalam sambutannya, ia menyoroti maraknya aksi premanisme yang berkedok organisasi kemasyarakatan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak ada tempat bagi ormas atau kelompok manapun yang berpotensi mengganggu ketenteraman di Kalimantan Barat. Saya tegaskan, GRIB tidak diterima di Kalbar,” ujar Krisantus dengan tegas.

Baca Juga :  Ao Tanaka Dapat Kesempatan Starter di Timnas Jepang, Kabar Baik untuk Leeds United Menjelang Pertandingan Lawan Sheffield United

Instruksi Tegas kepada Kesbangpol

Tak hanya pernyataan lisan, Wagub Kalbar juga telah menginstruksikan kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalbar untuk tidak memberikan ruang gerak sedikit pun kepada ormas GRIB. Instruksi tersebut mencakup penolakan terhadap permohonan audiensi maupun bentuk komunikasi resmi lainnya.

Alasan di balik sikap tegas ini cukup jelas. Krisantus menilai keberadaan GRIB Jaya telah menimbulkan keributan dan keresahan di berbagai tempat.

“Saya lihat keberadaan mereka sudah menimbulkan keributan di sejumlah tempat. Sudah cukup. Mereka bikin ribut di mana-mana,” tegasnya.

Sinergi TNI dan Polri Jaga Keamanan

Wakil Gubernur Kalbar juga mengajak aparat keamanan, baik TNI maupun Polri, untuk bersinergi dalam menjaga stabilitas dan ketertiban daerah.

Baca Juga :  Penuh Haru, Denny Caknan Umumkan Kelahiran Putri Pertamanya

Kolaborasi ini dinilai penting untuk menciptakan rasa aman bagi seluruh masyarakat Kalimantan Barat.

“Mari kita berkolaborasi menghadirkan rasa aman di Kalimantan Barat. Keamanan adalah fondasi utama pembangunan. Tanpa ketenteraman, tidak ada aktivitas yang bisa berjalan produktif,” ujar Krisantus.

Pemprov Perketat Pengawasan Ormas

Sebagai bagian dari komitmen menjaga stabilitas daerah, Pemprov Kalbar juga akan memperketat pendataan dan pengawasan terhadap seluruh organisasi kemasyarakatan di wilayahnya. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi konflik horizontal maupun gangguan kerukunan antarkelompok masyarakat.

Keberagaman, menurut Krisantus, adalah kekuatan Kalimantan Barat. Karena itu, pemerintah tidak akan mentoleransi segala bentuk gerakan yang merusak harmoni sosial.

Latar Belakang GRIB Jaya

GRIB Jaya adalah organisasi massa yang dipimpin oleh Hercules Rosario Marshal. Ormas ini kerap dikaitkan dengan berbagai aktivitas kontroversial, termasuk aksi demonstrasi dan politik, serta beberapa peristiwa yang melibatkan tindakan kekerasan. Penolakan terhadap GRIB sendiri bukan hanya datang dari pemerintah, tetapi juga dari berbagai elemen masyarakat Kalbar yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kalimantan Barat.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Amankan Belasan Orang Terkait Sengketa Lahan BMKG

Dengan sikap tegas ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menunjukkan komitmennya untuk menjaga keamanan dan ketenteraman di Bumi Khatulistiwa, serta memastikan tidak ada ruang bagi ormas yang berpotensi mengganggu stabilitas sosial kemasyarakatan.

 

Berita Terkait

Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!
Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!
Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap
Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!
Beli BBM Subsidi Wajib Tunjukkan STNK? Ini Fakta dan Aturan Terbarunya
Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus dan Keluarkan Lava Panas

Berita Terkait

Tuesday, 8 September 2026 - 07:00 WIB

Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!

Monday, 7 September 2026 - 10:10 WIB

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Monday, 7 September 2026 - 09:20 WIB

Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow

Sunday, 6 September 2026 - 12:07 WIB

Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!

Sunday, 6 September 2026 - 11:42 WIB

Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap

Berita Terbaru

Jelaskan apa yang kamu tahu soal molding dan pekerjaan terkait molding

Pendidikan

Mengenal Molding: Pengertian, Jenis, dan Detail Pekerjaannya

Tuesday, 8 Sep 2026 - 11:15 WIB

Cara Pembagian Bersusun

Pendidikan

Cara Pembagian Bersusun Mudah dan Cepat untuk Anak Sekolah

Tuesday, 8 Sep 2026 - 06:00 WIB