Kemenkumham Buka Suara Terkait Lagu ” Halo Halo Bandung” yang diduga Dijiplak Malaysia

- Redaksi

Friday, 15 September 2023 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lirik lagu Help Kuala Lumpur (YouTube Lagu Kanak TV)


SwaraWarta.co.id- Belakangan jagad raya dihebohkan dengan kemunculan video YouTube anak yang menampilkan tayangan lagu berjudul “Helo Kuala Lumpur”. Diduga lagu tersebut merupakan hasil jiplakan dari lagu ” Halo-halo Bandung” karya Ismail Marzuki. 

Sontak saja video yang diunggah oleh YouTube Malaysia tersebut mendapatkan sorotan dari sejumlah warganet. Tidak hanya judulnya saja yang diganti, rupanya beberapa lirik ada yang diubah dari versi aslinya. Bahkan segi nada lagu ” Heli Kuala Lumpur” mirip ” Halo-halo Bandung”

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Min Usihen selaku Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham mengungkapkan bahwa menghargai hak cipta dan karya milik orang lain merupakan prinsip dasar dalam menjalani dan menjaga keberlanjutan ekosistem kreatif, ekonomi dan budaya.

Baca Juga :  Kebakaran Terjadi di Tempat Makanan Mal di Bogor, Diduga Bermula dari Ruang Pengendali Udara

Min Usihen juga mengatakan bahwa setiap masyarakat harus memahami pentingnya hak cipta dan menghargai karya milik orang lain. Dalam keterangan resminya, Min Usihen mengungkapkan,

“Hak cipta adalah hak ekslusif pencipta yang timbul secara otomatis berdasarkan prinsip deklaratif setelah suatu ciptaan diwujudkan dalam bentuk nyata tanpa mengurangi pembatasan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,”

Hal itulah yang seharusnya menjadi pedoman bahwa setiap orang tidak diperbolehkan mengubah karya milik orang lain tanpa izin dari pemilik asli maupun pemegang hak cipta. Menghormati hak cipta dan karya orang lain merupakan salah satu kewajiban setiap orang.

“Di dalam karya cipta tersebut ada hak moral dan hak ekonomi milik pencipta maupun pemegang hak cipta yang harus kita ketahui dan hormati,” tambahnya.

Baca Juga :  Desa Wisata Penglipuran: Destinasi Favorit dengan Pesona Tradisi dan Inovasi

Min Usihen juga menambahkan jika ingin menggunakan karya seseorang baik sebagian hingga keseluruhan harus mendapat izin dari pencipta maupun pemegang hak cipta. Hal ini merupakan salah satu bentuk menghormati dan menghargai hak moral dari pemilik karya.

“Jika kita kesulitan menghubungi pencipta maupun pemegang hak cipta untuk meminta izin, setidaknya kita wajib mencantumkan credit atas karya tersebut milik siapa,” ungkap Min Usihen. 

Tidak hanya itu saja, Min Usihen juga mengungkapkan bahwa jika seseorang mengambil lagu maupun mengubah lirik tanpa izin ke pencipta maupun pemegang hak cipta berarti orang tersebut sudah melakukan pelanggaran hak cipta dan hak moral.

“Jika lagu tersebut diunggah ke platform digital, hal itu juga akan merugikan pencipta maupun pemegang hak cipta baik dari sudut pandang hak moral maupun hak ekonomi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Menjawab Penasaran: Apakah PPPK Paruh Waktu Dapat THR di Tahun 2026?
Panduan Lengkap! Cara Lapor SPT Tahunan PNS di Coretax dengan Mudah
20 Tema Buka Puasa Bersama Perusahaan 2026 yang Kreatif, Kekinian & Berkesan
Momen Donald Trump Puji Ketegasan Prabowo: “Saya Tidak Berani untuk Melawan Dia”
Rumah Jokowi di Google Maps Berganti Nama: dari “Tembok Ratapan” hingga “Sinagoga Yerussolo”
5 Adegan Video Amalia Mutya yang Viral di TikTok, Nomor 3 Bikin Netizen Tak Bisa Berkedip
Heboh! Isi Link Video Cukur Kumis 3 Menit 51 Detik yang Viral di TikTok, Ternyata Isinya Mengejutkan!
Full Video Nay TikTok Diduga Bocor! Netizen Heboh Sebut Isinya Pink Banget, Benarkah Ada Versi Lengkapnya?

Berita Terkait

Monday, 23 February 2026 - 11:05 WIB

Menjawab Penasaran: Apakah PPPK Paruh Waktu Dapat THR di Tahun 2026?

Monday, 23 February 2026 - 09:23 WIB

Panduan Lengkap! Cara Lapor SPT Tahunan PNS di Coretax dengan Mudah

Sunday, 22 February 2026 - 17:14 WIB

20 Tema Buka Puasa Bersama Perusahaan 2026 yang Kreatif, Kekinian & Berkesan

Sunday, 22 February 2026 - 14:34 WIB

Momen Donald Trump Puji Ketegasan Prabowo: “Saya Tidak Berani untuk Melawan Dia”

Friday, 20 February 2026 - 21:43 WIB

Rumah Jokowi di Google Maps Berganti Nama: dari “Tembok Ratapan” hingga “Sinagoga Yerussolo”

Berita Terbaru