Bejat, Ayah di Pati Tega Perkosa Anak Kandungnya Sendiri hingga Depresi

- Redaksi

Wednesday, 10 July 2024 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pemerkosaan terhadap mahasiswa Mataram oleh penyandang disabilitas
(Dok. Ist)

Ilustrasi pemerkosaan terhadap mahasiswa Mataram oleh penyandang disabilitas (Dok. Ist)

Swarawarta.co.id – Seorang pria berinisial K (49) yang merupakan warga Kabupaten Pati ditangkap oleh polisi karena telah melakukan pemerkosaan secara berulang terhadap putrinya sendiri yang berusia 18 tahun.

Hal tersebut dibenarkan oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Pati.

Baca Juga: Siswi di Kota Probolinggo Jadi Korban Pemerkosaan, Begini Kronologinya!

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kasus ini, korban yang merupakan putri pelaku mengalami kondisi yang sangat tragis dan saat ini mengalami depresi.

Menurut Dita Nur Lita Sari, Tenaga Profesional Psikis UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak pada Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, pihaknya sedang memberikan pendampingan kepada korban.

“Kami dapat laporan dari Polres untuk melakukan pendampingan korban diduga pelecehan seksual yang pelakunya itu bapak kandungnya. Tugas saya mendampingi secara psikologis korban, apakah ada gimana, perkembangannya dia, bagaimana keadaan dia (korban),” kata Dita saat ditemui di kantornya, dilansir dari Detik Rabu (10/7/2024)

Baca Juga :  Eks Menkominfo, Budi Arie Ngaku Siap Diperiksa Perihal Judi Online

Baca Juga: Pilu! Siswi SMA Disetubuhi Pacar Lalu Ditinggal Menikah dengan Wanita Lain

Dita mengatakan bahwa korban saat ini terindikasi mengalami depresi dan seringkali berteriak histeris hingga menangis saat bertemu dengan orang baru, terutama laki-laki.

“Kondisi kemarin dia memang ada indikasi depresi. Dia itu histeris ketika ketemu dengan orang baru terutama laki-laki. Jadi kami kemarin diminta untuk mendampingi karena dia tidak berinteraksi selain dengan orang perempuan. Jadi ketika ketemu orang baru itu laki-laki dia itu histeris dan nangis-nangis,” ungkapnya.

Dalam kasus ini, pihaknya juga akan memberikan pendampingan kepada ibu korban atau istri dari pelaku.

“Karena korban tidak hanya anaknya ya. Jadi ibunya juga sebenarnya (korban) karena diduga itu kan ayah kandungnya yang melakukan pelecehan,” ujar dia.

“Ke depan kita rencana melakukan pendampingan secara psikologis, penguatan ke anak dan ibunya, karena mengikuti proses hukum itu kan proses panjang dan berat. Dengan kondisi anak seperti ini kita perlu menguatkan, memberikan support system ke anak dan ibunya,” sambung Dita.

Baca Juga :  Satpol PP dan Dinas Kesehatan Ponorogo Temukan 5 Pekerja Kafe Terindikasi HIV AIDS

Dita menambahkan bahwa korban juga sering mendapatkan ancaman dari bapaknya, yang membuat kondisinya semakin buruk dan mengalami depresi.

Sebelumnya, pelaku telah diamankan polisi karena melakukan pemerkosaan pada anak kandungnya berusia 18 tahun dan mengancam akan membunuh korban jika tidak melakukan apa yang diinginkannya.

“Anak ini sering mendapatkan ancaman dari bapaknya, menurut penuturan anaknya seperti itu. Pendampingan sesuai dari Polres mintanya bagaimana. Karena Polres yang menangani. Kita menunggu arahan dari Polres,” pungkasnya

Alfan melaporkan bahwa seorang ayah melakukan pemerkosaan terhadap anak kandungnya mulai Maret 2023 hingga Juni 2024.

“Iya pelaku sudah diamankan polisi. Peristiwa dugaan persetubuhan anak oleh ayah kandung sendiri,” kata Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol M Alfan Armin dalam keterangan tertulis yang dilansir dari detikJateng, Rabu (10/7/2024).

Kasus tersebut terungkap setelah korban menceritakan kejadian tersebut kepada pamannya.

Baca Juga :  Produk Pakaian Impor Banjiri Indonesia, Ini Buktinya!

Menurut Alfan, tersangka membawa korban berjualan dengan mengendarai mobil, lalu membawanya ke sebuah hotel di wilayah Pati.

“Korban disetubuhi tersangka berkali-kali di hotel dan di rumah dari Maret 2023 (saat korban berusia 17 tahun) sampai dengan bulan Juni 2024,” jelas Alfan.

“Sampai korban bercerita ke salah satu paman korban dan paman korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kayen awal Juli 2024 ini,” imbuh Alfan.

Alfan menambahkan bahwa tersangka telah mengakui perbuatannya dan mengaku telah memperkosa korban berkali-kali.

Sa’at ini tersangka sudah ditahan di Rutan Mapolresta Pati.

“Yang disangkakan Pasal 81 ayat 1 dan ayat 3 UU No. 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Perpu No 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas UU No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, dgn ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun,” kata Alfan.

“Barang bukti yang diamankan berupa pakaian korban dan telepon seluler milik tersangka,” pungkasnya.

Berita Terkait

Berapa Besaran Zakat Fitrah di Tahun 2026? Berikut Besaran Resmi dari BAZNAS!
Mengapa Indonesia Memilih Impor Mobil dari India? Ini 3 Alasan Utamanya
Polytron G3 dan G3+ Resmi Meluncur! Mobil Listrik Pertama Karya Anak Bangsa dengan Jarak Tempuh 402 Km
Isuzu Panther Reborn 2026 Resmi Bangkit! SUV Legendaris Kini Lebih Irit, Tangguh, dan Modern
Toyota Kijang Super 2026 Resmi Meluncur! Harga Rp240 Juta, MPV Legendaris Kini Lebih Irit dan Modern
Masih Nihil? Ini Dia Penyebab TPG Guru Madrasah PPG 2025 Belum Cair!
Kapan Jadwal Pelaksanaan TKA SD 2026? Simak Tanggal Penting dan Tahapannya di Sini!
Iran Tegaskan Menolak Negosiasi dengan Donald Trump: Sikap Tegas di Tengah Tekanan AS

Berita Terkait

Saturday, 28 February 2026 - 13:01 WIB

Berapa Besaran Zakat Fitrah di Tahun 2026? Berikut Besaran Resmi dari BAZNAS!

Saturday, 28 February 2026 - 12:45 WIB

Mengapa Indonesia Memilih Impor Mobil dari India? Ini 3 Alasan Utamanya

Friday, 27 February 2026 - 18:39 WIB

Isuzu Panther Reborn 2026 Resmi Bangkit! SUV Legendaris Kini Lebih Irit, Tangguh, dan Modern

Friday, 27 February 2026 - 18:35 WIB

Toyota Kijang Super 2026 Resmi Meluncur! Harga Rp240 Juta, MPV Legendaris Kini Lebih Irit dan Modern

Friday, 27 February 2026 - 10:56 WIB

Masih Nihil? Ini Dia Penyebab TPG Guru Madrasah PPG 2025 Belum Cair!

Berita Terbaru

Cara Cek Pulsa Smartfren Terbaru di Tahun 2026

Teknologi

Cara Cek Pulsa Smartfren Terbaru di Tahun 2026

Saturday, 28 Feb 2026 - 12:53 WIB