Pengungkapan Jaringan Kurir Narkoba di Sumut, Polda Sumut Amankan 10 Kilogram Sabu-Sabu

- Redaksi

Tuesday, 20 August 2024 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Polda Sumatera Utara berhasil mengungkap jaringan peredaran narkoba dengan menangkap tiga tersangka yang diduga sebagai kurir narkotika jenis sabu-sabu seberat 10 kilogram.

Ketiga tersangka diketahui berasal dari wilayah Aceh dan ditangkap dalam operasi yang dilakukan oleh Polda Sumut pada Senin (19/8).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut informasi yang disampaikan oleh Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi di Medan, pada hari Selasa,

ketiga tersangka yang ditangkap berinisial RS (54), seorang warga Kota Langsa, Aceh; ES (29), warga Kabupaten Aceh Utara; dan AI (24), warga Kabupaten Bireuen, Aceh.

Penangkapan ini bermula dari laporan yang diterima personel Direktorat Narkoba Polda Sumut mengenai adanya pengiriman narkoba dari Aceh menuju Kota Medan menggunakan sebuah mobil pick-up pada hari Minggu (18/8).

Baca Juga :  Wakil Ketua Umum Relawan Pro Jokowi Sebut PDIP Keterlaluan

Berdasarkan informasi tersebut, personel kepolisian segera melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Dalam proses penyelidikan, petugas menemukan mobil pick-up yang dicurigai berhenti di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Lintas Sumatera Medan, kilometer 30, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang.

Mobil tersebut kemudian menjadi target operasi kepolisian.

Setelah dilakukan pengecekan, petugas menemukan RS di dalam mobil bersama barang bukti berupa 10 kilogram sabu-sabu.

Hasil dari interogasi awal yang dilakukan, dapat diketahui bahwa sabu-sabu yang diamankan rencananya akan diserahkan kepada seseorang di salah satu kamar hotel di Kota Medan.

Selanjutnya, sabu-sabu itu direncanakan akan dikirimkan ke Jakarta sebanyak 2 kilogram, sementara sisanya akan diserahkan kepada seseorang yang hingga kini masih dalam proses penyelidikan.

Baca Juga :  Jokowi Dikabarkan Siapkan Langkah Politik untuk Maju sebagai Ketua Umum PSI

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari RS, petugas kepolisian kemudian melakukan pengembangan lebih lanjut yang berujung pada penangkapan dua tersangka lainnya, yakni ES dan AI, di wilayah Medan.

Kedua tersangka tersebut diduga memiliki peran dalam jaringan pengiriman narkoba ini.

Hadi juga mengungkapkan bahwa selama proses penangkapan dan pengembangan kasus, ketiga tersangka sempat melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri.

Oleh karena itu, petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dengan menembak kaki ketiga tersangka tersebut untuk melumpuhkan mereka.

Polda Sumut menegaskan kembali komitmennya untuk memberantas peredaran narkoba di wilayahnya dan memperingatkan seluruh masyarakat agar tidak terlibat dalam kegiatan ilegal tersebut.

Hukuman berat menanti para pelaku yang terlibat dalam jaringan narkoba, dengan ancaman hukuman penjara di atas 20 tahun atau bahkan hukuman mati.

Baca Juga :  Cara Mengecek BSU Lewat Pospay dengan Mudah, Cukup dari Rumah!

Saat ini, ketiga tersangka sudah diamankan di Mapolda Sumut untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kasus ini menjadi salah satu upaya kepolisian dalam memutus rantai peredaran narkoba di wilayah Sumatera Utara dan sekitarnya.***

Berita Terkait

Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook
Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!
Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi
Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri
Pencairan Gaji ke-13 Pensiunan PNS 2026: Jadwal, Besaran, dan Cara Cek
Apakah Idul Adha Ada Sidang Isbat? Simak Informasi Terbarunya!
Haveibeenpwned.com Apakah Aman? Inilah Fakta yang Perlu Anda Ketahui
Fakta di Balik Hilangnya Akun Instagram Ahmad Dhani yang Gemparkan Jagat Media Sosial

Berita Terkait

Wednesday, 13 May 2026 - 07:57 WIB

Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook

Tuesday, 12 May 2026 - 13:42 WIB

Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!

Monday, 11 May 2026 - 16:14 WIB

Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi

Saturday, 9 May 2026 - 10:37 WIB

Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri

Saturday, 9 May 2026 - 10:26 WIB

Pencairan Gaji ke-13 Pensiunan PNS 2026: Jadwal, Besaran, dan Cara Cek

Berita Terbaru