KAI Daop 8 Surabaya Luncurkan Water Station Gratis Demi Gaya Hidup Sehat dan Ramah Lingkungan

- Redaksi

Monday, 14 October 2024 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAI Daop 8 Surabaya (Dok. Ist)

KAI Daop 8 Surabaya (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – KAI Daop 8 Surabaya kini menyediakan fasilitas water station gratis bagi penumpang kereta api.

Ini merupakan langkah untuk mendukung prinsip Environment, Social, Governance (ESG) dengan mengurangi penggunaan botol plastik dan berkontribusi pada pencapaian net zero emission.

Menurut Luqman Arif, Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, water station ini tersedia di berbagai stasiun di wilayah mereka.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tersedianya water station ini juga merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta bagian dari inisiatif KAI Daop 8 Surabaya untuk mendukung gaya hidup sehat di kalangan pelanggan. Para pelanggan jasa moda transportasi kereta api dapat menikmati air minum yang aman dikonsumsi dan berkualitas secara gratis, sambil membentuk kebiasaan baik dengan membawa botol minum sendiri,” kata Luqman, Minggu (13/10).

Baca Juga :  Polisi Selidiki Indekos Bogor yang diduga jadi Tempat Prostitusi, Begini Hasilnya!

Mulai Oktober 2024, KAI Daop 8 Surabaya telah menyediakan 14 unit water station di empat stasiun: 6 unit di Stasiun Surabaya Gubeng, 5 unit di Stasiun Surabaya Pasar Turi, 2 unit di Stasiun Malang, dan 1 unit di Stasiun Sepanjang.

Luqman menambahkan, penggunaan water station ini memberikan berbagai manfaat, termasuk kemudahan untuk mendapatkan air minum bersih dan aman, serta menjaga hidrasi selama perjalanan.

Air yang disediakan telah teruji oleh Water Quality Laboratory (WQL) yang dikelola oleh Coway dan Institut Teknologi Bandung (ITB) sesuai dengan standar Peraturan Menteri Kesehatan.

Hasil uji lab menunjukkan bahwa air yang dihasilkan memenuhi 20 parameter standar baku mutu, serta telah mendapatkan sertifikat halal dari MUI.

Baca Juga :  Presenter Televisi, Hibram Dunar Menghembuskan Nafas Terakhir di Usia 49 Tahun

Parameter yang diuji meliputi mikrobiologi (seperti E. Coli dan Total Bakteri Coliform), fisik (seperti suhu dan kekeruhan), dan kimia (termasuk nitrat, mangan, dan arsen).

Dengan adanya water station ini, KAI Daop 8 Surabaya berharap para penumpang lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dengan membawa tumbler. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi sampah plastik dari botol minuman sekali pakai.

“Kami mengajak seluruh pelanggan KA untuk memanfaatkan fasilitas water station ini dengan bijak, mendukung gaya hidup sehat, dan turut serta dalam menjaga kelestarian lingkungan. KAI Daop 8 Surabaya bertekad untuk terus memberikan pelayanan terbaik, yang tidak hanya memenuhi kebutuhan transportasi tetapi juga berkontribusi positif terhadap masyarakat dan lingkungan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?
VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah
Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!
Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!
Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap
Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!

Berita Terkait

Thursday, 10 September 2026 - 09:04 WIB

Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?

Wednesday, 9 September 2026 - 10:10 WIB

VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah

Tuesday, 8 September 2026 - 07:00 WIB

Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!

Monday, 7 September 2026 - 10:10 WIB

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Monday, 7 September 2026 - 09:20 WIB

Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow

Berita Terbaru