Jelang Nataru, BMKG Himbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem

- Redaksi

Monday, 25 November 2024 - 11:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Swarawarta.co.id – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi selama periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru)

Dalam keterangannya pada Minggu (24/11/2024) di Jakarta, Dwikorita menjelaskan bahwa peningkatan curah hujan yang signifikan dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk fenomena atmosfer seperti Madden-Julian Oscillation (MJO) dan Cold Surge yang bergerak dari Asia (Siberia) menuju Indonesia bagian barat.

“Fenomena La Nina mengakibatkan potensi penambahan curah hujan hingga 20-40 persen. Fenomena ini akan berlangsung mulai akhir tahun 2024 hingga setidaknya April 2025,” katanya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Situasi itu berpotensi menambah intensitas dan volume curah hujan di berbagai wilayah Indonesia,” katanya.

Baca Juga :  Punya Nasib Sama, Akankan Anies dan PDIP Berduet?

BMKG juga mengingatkan bahwa cuaca ekstrem ini dapat berisiko memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan banjir bandang, terutama pada wilayah-wilayah yang rawan.

Selain itu, pihak BMKG juga mengimbau pengelola transportasi laut, termasuk perusahaan pelayaran, angkutan penyeberangan, serta nelayan, untuk lebih berhati-hati.

Fenomena cold surge dapat menyebabkan gelombang laut yang tinggi, yang berpotensi membahayakan keselamatan dalam aktivitas pelayaran dan perikanan.

Berita Terkait

Kenapa Purbaya Digantikan? Ini Alasan di Balik Reshuffle Menteri Keuangan
Penyebab Maudy Ayunda Dihujat: Kontroversi Konten Mindfulness dan Cap Tone Deaf
Alasan Purbaya Yudhi Dicopot dari Kementerian Keuangan
Kapan Musim Kemarau 2026 Berakhir? Ini Prediksi Lengkap BMKG
Apakah Anak Krakatau Masih Erupsi? Ini Fakta Terbaru Status Gunung di Selat Sunda
Kangen Band Resmi Bubar, Ternyata ini Penyebabnya
Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!
Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 10:20 WIB

Kenapa Purbaya Digantikan? Ini Alasan di Balik Reshuffle Menteri Keuangan

Tuesday, 15 September 2026 - 10:05 WIB

Penyebab Maudy Ayunda Dihujat: Kontroversi Konten Mindfulness dan Cap Tone Deaf

Tuesday, 15 September 2026 - 09:52 WIB

Alasan Purbaya Yudhi Dicopot dari Kementerian Keuangan

Monday, 14 September 2026 - 15:17 WIB

Kapan Musim Kemarau 2026 Berakhir? Ini Prediksi Lengkap BMKG

Monday, 14 September 2026 - 09:56 WIB

Apakah Anak Krakatau Masih Erupsi? Ini Fakta Terbaru Status Gunung di Selat Sunda

Berita Terbaru

Cara Mendapatkan CapCut Pro Secara Gratis

Teknologi

3 Cara Mendapatkan CapCut Pro Secara Gratis yang Aman dan Legal

Tuesday, 15 Sep 2026 - 11:24 WIB

Purbaya Yudhi Sadewa

Berita

Alasan Purbaya Yudhi Dicopot dari Kementerian Keuangan

Tuesday, 15 Sep 2026 - 09:52 WIB