Apakah Anak Krakatau Masih Erupsi? Ini Fakta Terbaru Status Gunung di Selat Sunda

- Redaksi

Monday, 14 September 2026 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apakah Anak Krakatau Masih Erupsi

Apakah Anak Krakatau Masih Erupsi

SwaraWarta.co.id – Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali menjadi perhatian publik setelah serangkaian erupsi yang terjadi pada awal September 2026.

Banyak masyarakat bertanya-tanya, apakah anak Krakatau masih erupsi hingga hari ini? Berdasarkan data terbaru dari Badan Geologi dan PVMBG, aktivitas erupsi di permukaan memang telah melandai, namun status gunung masih berada pada Level III atau Siaga.

Erupsi Menerus Telah Berakhir, tetapi Status Belum Turun

Fase erupsi menerus yang berlangsung selama 25 jam sejak 4 September 2026 pukul 23.07 WIB resmi berakhir pada 6 September 2026 pukul 00.04 WIB. Setelah periode tersebut, aktivitas Gunung Anak Krakatau beralih ke karakter erupsi Strombolian, yaitu letusan berdurasi singkat dengan amplitudo yang relatif kecil. Hingga 11 September 2026, tercatat sebanyak 14 kali erupsi Strombolian.

Meski demikian, PVMBG masih mempertahankan status Level III (Siaga). Kepala Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau, Suwarno, menjelaskan bahwa penurunan status tidak bisa dilakukan hanya karena erupsi berhenti selama dua atau tiga hari. “Harus berdasarkan data yang terekam oleh peralatan kita. Walaupun kegempaan menurun, tetapi tremornya masih lumayan besar,” ujarnya.

Penyebab Status Siaga Masih Berlaku

Ada beberapa alasan mengapa status Siaga belum dicabut. Pertama, tremor vulkanik masih terekam oleh alat pemantauan. Pada 13 September 2026, tercatat gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 1–10 milimeter. Kedua, gempa vulkanik dalam justru mengalami kenaikan, yang mengindikasikan masih berlangsungnya suplai magma dari kedalaman. Kondisi ini membuat probabilitas terjadinya letusan lanjutan dinilai masih tinggi.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Penjual Ayam Gelonggongan di Pasar Kebayoran Lama, Sudah Beroperasi Sejak 2021

Potensi Bahaya dan Imbauan Resmi

Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif. Ancaman bahaya yang perlu diwaspadai meliputi lontaran batu pijar, hujan abu lebat, serta potensi aliran lava jika erupsi menerus kembali terjadi. Badan Geologi juga memastikan bahwa erupsi Anak Krakatau saat ini tidak berpotensi memicu tsunami, berbeda dengan peristiwa tahun 2018.

Jadi, apakah anak Krakatau masih erupsi? Jawabannya adalah aktivitas erupsi di permukaan saat ini sudah tidak terjadi, tetapi gunung masih berstatus Siaga karena tremor dan gempa vulkanik dalam masih terekam. Masyarakat pesisir Banten dan Lampung diharapkan tetap tenang, beraktivitas normal, dan tidak mempercayai isu tsunami yang tidak bersumber dari kanal resmi pemerintah.

Baca Juga :  Bos Angkringan di Jombang Divonis Penjara karena Perkosa Anak Buahnya

Pantau terus informasi dari PVMBG dan Badan Geologi untuk mendapatkan update terbaru mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Berita Terkait

Kangen Band Resmi Bubar, Ternyata ini Penyebabnya
Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!
Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?
VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah
Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!
Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!

Berita Terkait

Monday, 14 September 2026 - 09:56 WIB

Apakah Anak Krakatau Masih Erupsi? Ini Fakta Terbaru Status Gunung di Selat Sunda

Sunday, 13 September 2026 - 09:38 WIB

Kangen Band Resmi Bubar, Ternyata ini Penyebabnya

Friday, 11 September 2026 - 15:56 WIB

Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!

Thursday, 10 September 2026 - 09:04 WIB

Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?

Wednesday, 9 September 2026 - 10:10 WIB

VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah

Berita Terbaru

Kangen Band Resmi Bubar

Berita

Kangen Band Resmi Bubar, Ternyata ini Penyebabnya

Sunday, 13 Sep 2026 - 09:38 WIB