Grab Gandeng AWS untuk Tingkatkan Layanan dan Efisiensi Operasional di Asia Tenggara

- Redaksi

Thursday, 19 December 2024 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lowongan City Manager Grab Indonesia Surabaya

Lowongan City Manager Grab Indonesia Surabaya

SwaraWarta.co.id – Superapp Grab telah memilih Amazon Web Services (AWS), anak perusahaan Amazon.com, sebagai penyedia layanan cloud.

Langkah ini diambil untuk mendukung pertumbuhan berbagai layanan Grab, seperti transportasi, pengiriman barang, layanan keuangan, hingga bank digital.

Dengan menggunakan cloud dari AWS, Grab berharap dapat meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menekan biaya infrastruktur teknologi informasi.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berfokus pada inovasi berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan pengguna dan mitra kami dengan lebih baik. Hal ini membutuhkan eksperimen yang cepat, sambil memastikan keamanan dan stabilitas, serta kemampuan untuk sepenuhnya memanfaatkan potensi teknologi terbaru seperti GenAI,” kata CTO Grab Suthen Thomas Paradatheth dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Baca Juga :  Pria di Palu Tega Bunuh Adik Ipar karena Kesal Tak Mau Bantu Jaga Kakaknya

Cloud AWS membantu Grab mempercepat inovasi, meluncurkan layanan baru, serta memperluas skala operasional di sejumlah negara Asia Tenggara, seperti Kamboja, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Salah satu teknologi yang digunakan adalah layanan analitik AWS Clean Rooms. Teknologi ini memungkinkan Grab bekerja sama dalam berbagi data dengan aman sambil menjaga privasi antar organisasi.

Grab juga telah memindahkan lebih dari 400 layanan aplikasi backend dari server virtual tradisional ke prosesor AWS Graviton2. Prosesor ini mendukung kinerja tinggi dengan biaya dan penggunaan energi yang lebih efisien.

Pada kuartal ketiga 2024, transaksi layanan on-demand Grab meningkat sebesar 22 persen.

Untuk mendukung peningkatan ini, Grab menggunakan Amazon Relational Database Service (Amazon RDS) dan Amazon DynamoDB. Kedua teknologi tersebut memastikan ketersediaan layanan yang tinggi, fleksibilitas, dan pengalaman pelanggan yang lebih baik.

Baca Juga :  Polresta Cirebon Tetapkan Dua Tersangka dalam Kasus Longsor Tambang Galian C Gunung Kuda

Grab juga memanfaatkan AWS untuk infrastruktur komputasi berbasis kecerdasan buatan (AI). Superapp ini menyimpan ratusan petabyte data dan memproses lebih dari 200 terabyte data setiap hari untuk mendukung pembelajaran mesin (machine learning).

“Dengan memanfaatkan kinerja operasional, skalabilitas, dan teknologi mutakhir AWS, Grab mampu menghadirkan transaksi yang dipersonalisasi dan mulus kepada jutaan pengguna di seluruh wilayah,” ujar Suthen.

Langkah Grab ini menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan layanan dan efisiensi operasional dengan memanfaatkan teknologi cloud modern.

Dengan AWS sebagai mitra teknologi, Grab dapat terus berinovasi untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada pelanggan dan mitranya.

Berita Terkait

Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun: Alarm atau Masih Aman? Ini Faktanya!
Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook
Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!
Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi
Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri
Pencairan Gaji ke-13 Pensiunan PNS 2026: Jadwal, Besaran, dan Cara Cek
Apakah Idul Adha Ada Sidang Isbat? Simak Informasi Terbarunya!
Haveibeenpwned.com Apakah Aman? Inilah Fakta yang Perlu Anda Ketahui

Berita Terkait

Thursday, 14 May 2026 - 11:24 WIB

Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun: Alarm atau Masih Aman? Ini Faktanya!

Wednesday, 13 May 2026 - 07:57 WIB

Nadiem Makarim Sakit Apa? Fakta Fistula Perianal, Operasi 13 Mei, dan Dampaknya ke Sidang Korupsi Chromebook

Tuesday, 12 May 2026 - 13:42 WIB

Apakah Benar 2026 Tidak Ada Lagi Honorer? Simak Update Terbarunya!

Monday, 11 May 2026 - 16:14 WIB

Nasib Guru Honorer Masih Belum Jelas: Antara Harapan dan Kenyataan Regulasi

Saturday, 9 May 2026 - 10:37 WIB

Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri

Berita Terbaru