Tetap Sehat saat Idul Adha, Jaga Gula Darah dengan Jamu dan Bahan Alami

- Redaksi

Sunday, 25 May 2025 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jamu tradisional (Dok. Ist)

Jamu tradisional (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Saat Idul Adha, kita sering menikmati hidangan lezat seperti ketupat, opor, dan berbagai olahan daging.

Sayangnya, makanan ini biasanya mengandung banyak karbohidrat dan lemak yang bisa membuat kadar gula darah naik, apalagi jika dikonsumsi berlebihan.

Untuk mengatasinya, Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Dr. (Cand.) dr. Inggrid Tania, M.Si., menyarankan minum jamu pahitan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jamu ini terbuat dari tanaman herbal seperti brotowali dan sambiloto, dan dikenal mampu membantu menurunkan kadar gula darah, terutama setelah makan makanan manis atau tinggi karbohidrat.

Jamu pahitan bisa diminum satu hingga dua kali sehari, tergantung kebutuhan tubuh dan kondisi masing-masing orang.

Baca Juga :  BACALAH Abstraks Berbahasa Inggris Di Bawah Ini. a. Temukan/Tuliskan Kekurangan Pada Abstrak Tersebut b. Susun Kembali Abstrak Tersebut, Jangan Sampai Salah Baca

Selain jamu pahitan, ada juga bahan alami lain yang bisa mendukung kesehatan selama Idul Adha. Misalnya

Beras kencur: membantu menjaga kebugaran tubuh.

Kunyit asam: bagus untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Bunga telang atau kamomil: dapat membantu menurunkan tekanan darah dan meredakan stres.

Buah jambu biji juga baik untuk membantu menstabilkan kadar gula darah dan kolesterol. Kandungan seratnya bagus untuk pencernaan, apalagi jika dimakan bersama makanan berserat lainnya.

Bahkan, rebusan daun jambu biji punya manfaat tambahan, seperti membantu melawan infeksi saluran cerna dan meningkatkan trombosit, terutama untuk penderita demam berdarah.

Walaupun sekarang banyak tersedia jamu dalam bentuk suplemen instan, dr. Inggrid tetap menyarankan untuk mengonsumsi jamu segar dari bahan alami.

Baca Juga :  3 Rekomendasi Lipstik yang Cocok untuk Bibir Gelap, Warnanya Bikin Wajah Cerah

Jika memilih suplemen, perhatikan konsentrasi bahan aktifnya, terutama bila dikonsumsi dalam jumlah besar.

Dengan menjaga pola makan, mengonsumsi jamu alami secara tepat, dan mengelola stres dengan baik, tubuh kita bisa tetap sehat meskipun menikmati berbagai makanan khas Lebaran Haji.

Berita Terkait

Apakah Korek Kuping Membatalkan Puasa? Simak Penjelasan Lengkapnya di Sini
Apa Itu Red Flag? Mengenali Tanda Peringatan dalam Hubungan dan Kehidupan
Cara Membayar Fidyah Puasa untuk Ibu Hamil yang Perlu Dipahami
Bolehkah Keramas Saat Puasa? Simak Hukum dan Tipsnya Agar Tetap Segar
Apakah Boleh Menghirup FreshCare saat Puasa? Simak Hukum dan Penjelasannya
Apakah Sholat Dhuha Boleh Berjamaah? Simak Penjelasan Lengkapnya!
20 Tema Buka Puasa Bersama Perusahaan 2026 yang Kreatif, Kekinian & Berkesan
Cegah Kerugian Puluhan Juta dengan Jasa Basmi Rayap Profesional dari suntikrayap.com

Berita Terkait

Saturday, 28 February 2026 - 13:37 WIB

Apakah Korek Kuping Membatalkan Puasa? Simak Penjelasan Lengkapnya di Sini

Friday, 27 February 2026 - 09:56 WIB

Apa Itu Red Flag? Mengenali Tanda Peringatan dalam Hubungan dan Kehidupan

Wednesday, 25 February 2026 - 13:34 WIB

Cara Membayar Fidyah Puasa untuk Ibu Hamil yang Perlu Dipahami

Wednesday, 25 February 2026 - 13:13 WIB

Bolehkah Keramas Saat Puasa? Simak Hukum dan Tipsnya Agar Tetap Segar

Monday, 23 February 2026 - 09:40 WIB

Apakah Boleh Menghirup FreshCare saat Puasa? Simak Hukum dan Penjelasannya

Berita Terbaru

Cara Cek Pulsa Smartfren Terbaru di Tahun 2026

Teknologi

Cara Cek Pulsa Smartfren Terbaru di Tahun 2026

Saturday, 28 Feb 2026 - 12:53 WIB