Lirik Gundul-gundul Pacul dan Makna yang Terkandung di dalamnya

- Redaksi

Tuesday, 30 January 2024 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Penggalan lirik gundul-gundul pacul
( Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.idLirik Gundul-gundul Pacul sangat mudah untuk dihafal oleh semua orang. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasalnya lirik Gundul-gundul Pacul sering dijadikan sebagai backsound tarian tradisional.

Lirik Gundul-gundul Pacul 

Gundul-gundul pacul cul gembelengan

Nyunggi-nyunggi wakul kul gembelengan

Wakul ngglimpang segane dadi sak ratan

Wakul ngglimpang segane dadi sak ratan

Gundul-gundul pacul cul gembelengan

Nyunggi-nyunggi wakul kul gembelengan

Wakul ngglimpang segane dadi sak ratan

Wakul ngglimpang segane dadi sak ratan

Makna yang Terkandung dalam Tembang Gundul-gundul Pacul

Menurut jurnal Fenomena Lagu Dolanan “Gundul-Gundul Pacul” dalam Pendidikan Karakter Anak dan Ranah Sosial (Imaji Vol 16 No 2, UNY: 2018).

Baca Juga :  Peringatan Nabi tentang Perselisihan dan Pertikaian: Bahaya Memutus Tali Persaudaraan

 lirik lagu Gundul Pacul mengandung pesan agar manusia tetap menjadi pribadi yang sederhana dan tidak sombong atau gembelengan.

Bila dianalisis lebih dalam, makna dari lirik lagu Gundul Pacul juga memberikan pesan pada para pemimpin dari berbagai tingkatan untuk tetap rendah hati, tidak memaksa kehendak dan berbuat sewenang-wenang. 

Istilah ‘gundul’ dalam lagu ini merujuk pada kepala, sehingga bisa jadi menandakan figur pemimpin.

Dalam filosofi hidup orang Jawa, akibat buruk dari perbuatan seseorang harus dipikul oleh dirinya sendiri. 

Hal ini tercermin pada bait terakhir dari lirik Gundul Pacul. Akibat keangkuhan gundul tersebut, bakul yang dipegangnya terguling dan isinya, nasi, tumpah hingga memenuhi seluruh halaman. 

Baca Juga :  eRikkes, Aplikasi Perpanjangan SIM yang Tawarkan Kemudahan

Ini menjadi simbol bahwa seseorang harus bertanggung jawab atas perbuatannya dan tidak membebani orang lain dengan akibat buruk yang dihasilkan.

Berita Terkait

Dalam Situasi Kelas yang Dinamis, Mana yang Lebih Menjaga Ketertiban atau Mendorong Diskusi yang Aktif? Bagaimana Guru Bisa Menyeimbangkan Keduanya?
Bagaimana Peran Akal dalam Memahami Keberadaan Tuhan Menurut Perspektif Filsafat? Berikut Penjelasannya!
Sebutkan 10 Cara Berbakti kepada Orang Tua yang Bisa Ananda Lakukan? Berikut Pembahasannya!
Apakah PNS Termasuk Buruh? Simak Perbedaan Status dan Aturan Hukumnya
Bagaimana Dampak Penyebaran Video Viral yang Tidak Pantas di Media Sosial? Mari Kita Bahas!
Menurut Pendapat Kalian Mengapa Pohon di Lingkungan Sekolah Sering Disebut Sebagai Paru-paru Sekolah?
Cara Menghitung 10 Persen dari 150 dengan Cepat dan Akurat
Berikan dan Jelaskan 6 Contoh Nyata Program Pengembangan Profesi Guru? Simak Pembahasannya!

Berita Terkait

Sunday, 3 May 2026 - 14:37 WIB

Dalam Situasi Kelas yang Dinamis, Mana yang Lebih Menjaga Ketertiban atau Mendorong Diskusi yang Aktif? Bagaimana Guru Bisa Menyeimbangkan Keduanya?

Sunday, 3 May 2026 - 08:06 WIB

Bagaimana Peran Akal dalam Memahami Keberadaan Tuhan Menurut Perspektif Filsafat? Berikut Penjelasannya!

Saturday, 2 May 2026 - 11:26 WIB

Sebutkan 10 Cara Berbakti kepada Orang Tua yang Bisa Ananda Lakukan? Berikut Pembahasannya!

Friday, 1 May 2026 - 12:17 WIB

Apakah PNS Termasuk Buruh? Simak Perbedaan Status dan Aturan Hukumnya

Friday, 1 May 2026 - 10:02 WIB

Bagaimana Dampak Penyebaran Video Viral yang Tidak Pantas di Media Sosial? Mari Kita Bahas!

Berita Terbaru