SEBUAH Perusahaan Manufaktur Memproduksi Dan Menjual Satu Jenis Produk Dengan Harga Jual Rp80.000 Per Unit, Biaya Variabel Per Unit Adalah Rp40.000

- Redaksi

Monday, 3 November 2025 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perhitungan Titik Impas dan Marjin Kontribusi: Contoh Soal dan Jawaban Lengkap

Perhitungan Titik Impas dan Marjin Kontribusi: Contoh Soal dan Jawaban Lengkap

Bagi kalian yang sedang mencari referensi jawaban soal sebuah perusahaan manufaktur memproduksi dan menjual satu jenis produk dengan harga jual Rp80.000 per unit, biaya variabel per unit adalah Rp40.000, sedangkan biaya tetap total per bulan adalah Rp100.000.000, silahkan simak artikel ini sampai selesai.

Artikel ini berisi pembahasan lengkap, mudah dipahami, dan dijelaskan menggunakan analisis titik impas (break even point) serta marjin kontribusi (contribution margin).


Soal Lengkap

Sebuah perusahaan manufaktur memproduksi dan menjual satu jenis produk dengan harga jual Rp80.000 per unit. Biaya variabel per unit adalah Rp40.000, sedangkan biaya tetap total per bulan adalah Rp100.000.000. Jika perusahaan ingin mencapai target laba sebesar Rp70.000.000 per bulan,

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hitunglah:

  1. Berapa jumlah unit yang harus dijual?

  2. Jelaskan perhitungannya menggunakan analisis titik impas dan marjin kontribusi.


Langkah-Langkah dan Penjelasan

1. Menentukan Data yang Diketahui

Sebelum melakukan perhitungan, kita tuliskan data yang sudah diberikan dalam soal:

  • Harga jual per unit (P) = Rp80.000

  • Biaya variabel per unit (V) = Rp40.000

  • Biaya tetap per bulan (F) = Rp100.000.000

  • Target laba (L) = Rp70.000.000

Baca Juga :  Perbedaan Silaturahmi dan Silaturahim: Makna dan Penggunaannya dalam Kehidupan Sehari-hari

2. Rumus Marjin Kontribusi per Unit

Marjin kontribusi (contribution margin) adalah selisih antara harga jual dan biaya variabel per unit. Nilai ini menunjukkan berapa banyak kontribusi setiap produk terhadap penutupan biaya tetap dan pencapaian laba.

Rumus:

Marjin Kontribusi = Harga Jual per Unit – Biaya Variabel per Unit

Perhitungan:
Rp80.000 – Rp40.000 = Rp40.000 per unit

Artinya, setiap produk yang terjual menyumbang Rp40.000 untuk menutupi biaya tetap dan menghasilkan laba.


3. Menghitung Titik Impas (Break Even Point/BEP) dalam Unit

Titik impas adalah kondisi di mana total pendapatan sama dengan total biaya, sehingga laba = 0.

Rumus:

BEP (unit) = Biaya Tetap / Marjin Kontribusi per Unit

Perhitungan:
= Rp100.000.000 / Rp40.000
= 2.500 unit

Artinya, perusahaan harus menjual 2.500 unit untuk mencapai titik impas (tidak untung dan tidak rugi).


4. Menghitung Jumlah Unit untuk Mencapai Target Laba

Untuk mencapai laba yang diinginkan, perusahaan harus menambah penjualan di atas titik impas.

Baca Juga :  Bagaimana Kita Sebagai Individu Bisa Menerapkan Nilai-nilai Keadilan dalam Kehidupan Sehari-hari Sesuai dengan Ajaran Islam? Simak Jawabannya di Sini

Rumus:

Jumlah Unit yang Harus Dijual = (Biaya Tetap + Target Laba) / Marjin Kontribusi per Unit

Perhitungan:
= (Rp100.000.000 + Rp70.000.000) / Rp40.000
= Rp170.000.000 / Rp40.000
= 4.250 unit

Jadi, perusahaan harus menjual 4.250 unit produk agar bisa memperoleh laba sebesar Rp70.000.000 per bulan.


5. Analisis Hasil Perhitungan

Dari hasil di atas, dapat disimpulkan bahwa:

  • BEP (Break Even Point) = 2.500 unit

  • Target laba Rp70 juta tercapai jika menjual 4.250 unit

Artinya, 750 unit pertama setelah BEP (4.250 – 2.500 = 1.750 unit) memberikan laba bersih bagi perusahaan.

Dengan kata lain, setiap tambahan penjualan 1 unit setelah melewati BEP akan memberikan tambahan keuntungan sebesar Rp40.000 per unit.


6. Penjelasan Menggunakan Analisis Titik Impas dan Marjin Kontribusi

a. Analisis Titik Impas

Titik impas menggambarkan kondisi keseimbangan antara pendapatan dan biaya. Pada titik ini, seluruh biaya tetap dan variabel telah tertutup, namun belum menghasilkan laba.
Perusahaan perlu menjual minimal 2.500 unit agar tidak mengalami kerugian.

Baca Juga :  KUNCI JAWABAN! Mengapa Tigor Mengira Molen ada Hubungannya dengan Tanaman Kak Tiur?

b. Analisis Marjin Kontribusi

Marjin kontribusi menunjukkan seberapa besar kontribusi setiap unit produk terhadap laba perusahaan.
Semakin besar marjin kontribusi, semakin cepat perusahaan menutup biaya tetap dan mencapai target keuntungan.

Dalam kasus ini, marjin kontribusi sebesar Rp40.000 per unit cukup tinggi, sehingga penjualan tambahan akan langsung memperbesar keuntungan perusahaan.


7. Kesimpulan

Dari perhitungan dan analisis di atas, dapat disimpulkan bahwa:

  • Marjin kontribusi per unit: Rp40.000

  • Titik impas (BEP): 2.500 unit

  • Jumlah unit untuk laba Rp70.000.000: 4.250 unit

Jadi, perusahaan manufaktur tersebut perlu menjual 4.250 unit produk per bulan agar bisa memperoleh laba sesuai targetnya.

Analisis titik impas dan marjin kontribusi ini sangat penting bagi manajemen untuk menentukan strategi penjualan, penetapan harga, dan efisiensi biaya produksi. Dengan memahami hubungan antara biaya, volume, dan laba, perusahaan dapat mengambil keputusan bisnis yang lebih akurat dan berorientasi pada keuntungan.

Berita Terkait

Apakah Benar April 2026 Sekolah Daring? Cek Faktanya!
Bagaimana Menjawab Taqabbalallahu Minna Wa Minkum? Begini Cara Menjawabnya dengan Benar!
Apa itu Koperasi Merah Putih? Mengenal Pilar Ekonomi Berbasis Nasionalisme
Mengenal Istilah Shemale: Definisi, Asal-Usul, dan Konteks Penggunaannya
Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi Beasiswa LPDP 2026 Secara Online, Jangan Sampai Salah Langkah!
BAGAIMANA SOLUSI PEMERATAAN PEMBANGUNAN AGAR TIDAK MENIMBULKAN KONFLIK DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT?
5 Cara Print Info GTK 2026: Valid dan Anti Terpotong
Peluang Kerja Internasional Terbuka Lebar, Banyak Profesional Mulai dari Kampung Inggris

Berita Terkait

Saturday, 21 March 2026 - 08:22 WIB

Bagaimana Menjawab Taqabbalallahu Minna Wa Minkum? Begini Cara Menjawabnya dengan Benar!

Tuesday, 17 March 2026 - 13:00 WIB

Apa itu Koperasi Merah Putih? Mengenal Pilar Ekonomi Berbasis Nasionalisme

Saturday, 14 March 2026 - 13:56 WIB

Mengenal Istilah Shemale: Definisi, Asal-Usul, dan Konteks Penggunaannya

Saturday, 14 March 2026 - 10:56 WIB

Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi Beasiswa LPDP 2026 Secara Online, Jangan Sampai Salah Langkah!

Thursday, 12 March 2026 - 09:34 WIB

BAGAIMANA SOLUSI PEMERATAAN PEMBANGUNAN AGAR TIDAK MENIMBULKAN KONFLIK DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT?

Berita Terbaru