Presiden Prabowo Turun Langsung Tinjau Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera Utara

- Redaksi

Monday, 1 December 2025 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Turun Langsung Tinjau Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera Utara

Presiden Prabowo Turun Langsung Tinjau Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera Utara

SwaraWarta.co.id – Pada Senin, 1 Desember 2025, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bertolak ke Provinsi Sumatera Utara untuk meninjau secara langsung wilayah-wilayah yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor.

Kunjungan ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah dalam memastikan seluruh upaya penanganan bencana berjalan dengan optimal dan terkoordinasi.

Berdasarkan laporan dari berbagai sumber, Presiden Prabowo berangkat dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 06.00 WIB.. Pesawat kepresidenan kemudian mendarat di Bandara Raja Sisingamangaraja XII, yang terletak di Kabupaten Tapanuli Utara, sekitar pukul 08.00 WIB.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setibanya di bandara, Presiden yang mengenakan topi biru tua dan kemeja safari terlihat didampingi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf. Untuk menuju lokasi yang lebih spesifik, rombongan kemudian meneruskan perjalanan dengan menaiki helikopter kepresidenan. Sekitar 40 menit kemudian, Presiden mendarat di Tapanuli Tengah, wilayah yang menjadi salah satu area terdampak paling parah.

Baca Juga :  Yolanda, Mahasiswi Hukum di Cianjur Jadi Selingkuhan Direktur

Di Tapanuli Tengah, Presiden disambut oleh sejumlah pejabat tinggi negara dan daerah, termasuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution, dan Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu. Kehadiran para pejabat ini memperlihatkan solidaritas dan koordinasi seluruh komponen pemerintah dalam menghadapi musibah.

Komitmen Pemerintah di Tengah Kesulitan

Dalam peninjauannya, Presiden Prabowo mengakui bahwa masih banyak jalur transportasi yang terputus, yang menjadi tantangan utama dalam penanganan bencana. Ia menyatakan komitmennya untuk segera mengatasi segala kesulitan yang ada.

“Banyak jalur masih terputus, tapi kita segera melakukan segala upaya untuk mengatasi kesulitan-kesulitan yang dialami,” ujar Prabowo di Tapanuli Tengah.

Ia secara khusus mencontohkan upaya mengatasi kelangkaan BBM dengan mengatakan, “Sekarang masalah BBM tadi kita kapal besar sudah bisa merapat di Sibolga, kemudian herkules terus kita kerahkan, mungkin tiap hari beberapa titik yang bisa didaratkan”.

Baca Juga :  KPU Ponorogo Kembalikan Sisa Dana Pilkada Rp4,4 Miliar, Ini Rencana Penggunaannya Selanjutnya

Presiden juga mengapresiasi kinerja semua pihak, termasuk TNI, Polri, Kementerian Pekerjaan Umum, dan BNPB, yang telah bekerja dengan baik dalam proses penanganan bencana. Ia meyakini bahwa dengan sinergitas dan solidaritas, negara mampu mengatasi musibah ini. “Kita hadapi musibah dengan tabah dan dengan solidaritas semuanya kompak kita atasi, negara kita kuat sekarang mampu untuk mengatasi,” tegasnya.

Latar Belakang Bencana dan Dampaknya

Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dipicu oleh curah hujan ekstrem akibat keberadaan Siklon Senyar. Data terbaru dari BNPB yang dirilis pada Minggu, 30 November 2025, menunjukkan betapa masifnya dampak tragedi ini.

Baca Juga :  Pilkada Serentak 2024: Bobby Nasution dan Surya Unggul Sementara di Sumatera Utara

Tabel: Data Korban dan Pengungsi Bencana di Sumatera (per 30 November 2025)

ProvinsiMeninggalHilangLuka-luka
Sumatera Utara217 orang209 orangData tidak spesifik
Sumatera Barat129 orang118 orangData tidak spesifik
Aceh96 orang75 orangData tidak spesifik
Total442 orang402 orang646 orang

Selain korban jiwa, bencana ini juga menyebabkan sekitar 290 ribu orang mengungsi dan setidaknya 2.800 rumah mengalami kerusakan dalam berbagai tingkat keparahan. Pemerintah melalui berbagai kementerian dan lembaga terus menggencarkan distribusi bantuan logistik, pembangunan tenda darurat, dan dapur umum untuk memastikan kebutuhan dasar para pengungsi dan korban bencana terpenuhi.

Kunjungan langsung Presiden Prabowo ke jantung wilayah bencana menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah untuk berdiri di barisan terdepan dalam meringankan beban masyarakat dan memulihkan kondisi daerah terdampak secepat mungkin.

 

Berita Terkait

Gugatan Cerai Maia Estianty: Kronologi, Tudingan, dan Fakta Hukum yang Jarang Terungkap
Polisi Terus Memburu Pelaku Pembunuhan Berencana terhadap Wanita Berusia 60 Tahun di Pekanbaru
MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun
Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional
Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru
Kapan Nilai TKA SD Keluar? Ini Jadwal Resmi dan Cara Ceknya
Purbaya Akui Belum Tahu Sumber Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih, Program Ambisius Ini Jadi Tanda Tanya
TPG April 2026 Kapan Cair? Simak Jadwal Lengkap Pencairan Tunjangan Profesi Guru Bulan Ini

Berita Terkait

Saturday, 2 May 2026 - 15:05 WIB

Gugatan Cerai Maia Estianty: Kronologi, Tudingan, dan Fakta Hukum yang Jarang Terungkap

Friday, 1 May 2026 - 09:44 WIB

Polisi Terus Memburu Pelaku Pembunuhan Berencana terhadap Wanita Berusia 60 Tahun di Pekanbaru

Wednesday, 29 April 2026 - 06:24 WIB

MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun

Tuesday, 28 April 2026 - 09:41 WIB

Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional

Monday, 27 April 2026 - 18:28 WIB

Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru

Berita Terbaru