SELESAIKANLAH Masalah Transportasi Dibawah Ini Gudang Langganan Solo Yogyakarta Purwokerto Persediaan Semarang Rp10,00 Rp15,00 Rp11,00 130 Bandung

- Redaksi

Saturday, 24 May 2025 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berikut penyelesaian masalah transportasi yang diberikan, yang bertujuan meminimalkan biaya pengiriman dari gudang ke langganan. Soal ini mengharuskan kita untuk menentukan rute pengiriman yang paling efisien.

Tabel di bawah ini menunjukkan biaya transportasi (dalam Rupiah) dari setiap gudang ke setiap langganan, beserta persediaan di setiap gudang dan permintaan di setiap langganan.

GudangSoloYogyakartaPurwokertoPersediaan
SemarangRp10,00Rp15,00Rp11,00130
BandungRp8,00Rp12,00Rp14,00170
Permintaan11013060300

Untuk menyelesaikan masalah ini, kita akan menggunakan Metode Biaya Terendah (Least Cost Method) untuk menemukan solusi awal yang layak. Metode ini mengalokasikan barang sebanyak mungkin ke rute dengan biaya terendah, secara berulang sampai semua permintaan terpenuhi.

Langkah-langkah Penyelesaian dengan Metode Biaya Terendah

Langkah 1: Identifikasi Biaya Terendah

Biaya terendah pada tabel adalah Rp8,00 dari Bandung ke Solo. Kita akan mengalokasikan sebanyak mungkin unit dari rute ini.

Langkah 2: Alokasi Unit

Permintaan Solo adalah 110 unit, dan persediaan Bandung 170 unit. Jadi, kita alokasikan 110 unit dari Bandung ke Solo. Permintaan Solo kini terpenuhi.

Langkah 3: Pembaruan Persediaan dan Permintaan

Setelah alokasi, persediaan Bandung menjadi 60 unit (170 – 110), dan permintaan Solo menjadi 0.

Langkah 4: Ulangi Proses

Biaya terendah selanjutnya adalah Rp11,00 dari Semarang ke Purwokerto. Kita alokasikan 60 unit dari Semarang ke Purwokerto, memenuhi permintaan Purwokerto.

Baca Juga :  SUATU Badan Usaha WPDN, Memperoleh Penghasilan Dalam Negeri (Domestik) Sebesar Rp 117.100.000 Dan Memperoleh Penghasilan Luar Negeri

Langkah 5: Pembaruan Persediaan dan Permintaan

Persediaan Semarang kini 70 unit (130 – 60), dan permintaan Purwokerto menjadi 0.

Langkah 6: Lanjutkan Alokasi

Biaya terendah selanjutnya adalah Rp12,00 dari Bandung ke Yogyakarta. Kita alokasikan 60 unit (persediaan Bandung yang tersisa) ke Yogyakarta.

Langkah 7: Pembaruan Persediaan dan Permintaan

Persediaan Bandung menjadi 0, dan permintaan Yogyakarta menjadi 70 unit (130 – 60).

Langkah 8: Alokasi Terakhir

Sisa persediaan Semarang (70 unit) dialokasikan ke Yogyakarta untuk memenuhi sisa permintaannya.

Solusi Awal

Berdasarkan Metode Biaya Terendah, solusi awal yang layak adalah:

  • Bandung ke Solo: 110 unit
  • Bandung ke Yogyakarta: 60 unit
  • Semarang ke Yogyakarta: 70 unit
  • Semarang ke Purwokerto: 60 unit
Baca Juga :  Coklat Bagaimana MPLS Artinya? Ini Fakta Unik dan Maknanya di Kalangan Pelajar!

Perhitungan Biaya Total

Biaya total transportasi untuk solusi awal ini adalah:

(110 unit * Rp8,00) + (60 unit * Rp12,00) + (70 unit * Rp15,00) + (60 unit * Rp11,00) = Rp880 + Rp720 + Rp1050 + Rp660 = Rp3310

Metode Biaya Terendah memberikan solusi awal yang layak. Namun, solusi ini belum tentu optimal. Untuk menemukan solusi optimal, metode lain seperti Metode Stepping Stone atau Simplex Method dapat digunakan. Metode-metode ini lebih kompleks, tetapi menjamin solusi dengan biaya transportasi terendah.

Perlu diingat bahwa dalam masalah transportasi dunia nyata, faktor-faktor lain seperti keterbatasan kapasitas kendaraan, waktu pengiriman, dan prioritas pelanggan juga perlu dipertimbangkan.

Berita Terkait

JELASKAN PERBEDAAN EKONOMI MIKRO DAN EKONOMI MAKRO? BERIKUT INI PENJELASANNYA!
JELASKAN PERKEMBANGAN ILMU PADA MASA BANI UMAYYAH DI ANDALUSIA? BERIKUT INI PENJELASANNYA!
Bagaimana Jika Petugas Lapangan Sensus Menemukan Usaha Besar Non Prelist di Lokasi Pendataan Door to Door?
Mengapa Kerukunan Antar Umat Beragama Sangat Penting dalam Masyarakat yang Majemuk? Simak Penjelasannya!
Dua Inovasi Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDGs di Desa Segorotambak
Mengapa Kearifan Lokal Dapat Mengembangkan Kebudayaan Dan Ilmu Pengetahuan? Simak Pembahasannya Secara Lengkap!
Bagaimana Penomoran Bangunan untuk Keluarga/Bangunan/Usaha yang Tidak Ada di Prelist? Berikut ini Penjelasannya!
Apa Saja Dampak dari Bencana Alam Terhadap Kehidupan Manusia? Simak Pembahasannya Kali Ini!

Berita Terkait

Tuesday, 9 June 2026 - 14:42 WIB

JELASKAN PERBEDAAN EKONOMI MIKRO DAN EKONOMI MAKRO? BERIKUT INI PENJELASANNYA!

Sunday, 7 June 2026 - 13:27 WIB

JELASKAN PERKEMBANGAN ILMU PADA MASA BANI UMAYYAH DI ANDALUSIA? BERIKUT INI PENJELASANNYA!

Saturday, 6 June 2026 - 09:18 WIB

Bagaimana Jika Petugas Lapangan Sensus Menemukan Usaha Besar Non Prelist di Lokasi Pendataan Door to Door?

Saturday, 6 June 2026 - 06:56 WIB

Mengapa Kerukunan Antar Umat Beragama Sangat Penting dalam Masyarakat yang Majemuk? Simak Penjelasannya!

Friday, 5 June 2026 - 18:00 WIB

Dua Inovasi Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDGs di Desa Segorotambak

Berita Terbaru

Apakah Pertamax Disubsidi?

Berita

Apakah Pertamax Disubsidi? Pahami Status dan Skema Harganya

Wednesday, 10 Jun 2026 - 09:48 WIB