Apakah Benar Jika Kita Memikirkan Seseorang Orang Itu Akan Memikirkan Kita?

- Redaksi

Wednesday, 6 March 2024 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Perempuan yang sedang memikirkan laki-laki yang tidak memikirkannya
( Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.idApakah benar jika kita memikirkan seseorang orang itu sedang memikirkan kita?

Sebagian orang menanggapi pertanyaan ” apakah benar jika kita memikirkan seseorang orang itu sedang memikirkan kita” sebagai tanda rindu

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebenarnya pertanyaan terkait ” apakah benar jika kita memikirkan seseorang orang itu sedang memikirkan kita” kerap digunakan untuk menghibur diri sendiri. 

Apakah Benar Jika Kita Memikirkan Seseorang Orang Itu Akan Memikirkan Kita? Begini Faktanya!

Banyak dari kita mungkin pernah mengalami situasi di mana kita memikirkan seseorang dan kemudian bertanya-tanya apakah orang tersebut juga sedang memikirkan kita. 

Mungkin kita mengalami perasaan cinta  dan rindu, atau mungkin kita hanya penasaran. Namun, pertanyaan yang sering muncul di benak kita adalah, apakah benar jika kita memikirkan seseorang, orang itu sedang memikirkan kita juga?

Baca Juga :  Nusron Wahid Tanggapi Soal Kepemilikan Lahan Prabowo Subianto Seluas 340.000 Hektar Saat Debat Capres

Berikut ini terori dasar dari pertanyaan apakah benar jika kita memikirkan seseorang orang itu sedang memikirkan kita:

1. Teori Koneksi Mental

Beberapa orang percaya bahwa seseorang bisa merasakan ketika seseorang yang mereka kenal sedang memikirkan mereka. 

Teori ini disebut koneksi mental, yang berpendapat bahwa kita memiliki kemampuan untuk “berkomunikasi” dengan pikiran orang lain tanpa harus berbicara.

Teori ini mengatakan bahwa ketika seseorang memikirkan orang lain, mereka mengirimkan sinyal ke pikiran mereka. 

Sinyal tersebut mungkin tidak terdeteksi secara sadar oleh penerima, namun tetap masuk ke otaknya. 

Namun, tidak ada bukti ilmiah yang mendukung teori ini. Sementara beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa manusia memiliki kemampuan untuk membaca ekspresi wajah dan bahasa tubuh orang lain.

2. Teori Asosiasi

Teori asosiasi mengatakan bahwa pikiran seseorang terkait dengan orang lain karena mereka memiliki hubungan yang kuat atau pernah memiliki pengalaman bersama. 

Baca Juga :  KPK Panggil Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Karena Terduga Kasus Korupsi Pengadaan APD
Mengingat hubungan lama membuat kita akan memikirkannya
Mengingat hubungan lama membuat kita akan memikirkannya 
( Dok. Istimewa)

Misalnya, jika seseorang sering memikirkan mantan kekasihnya, ini mungkin karena mereka memiliki banyak kenangan bersama, dan tidak ada hubungan emosional lain yang terlalu erat dalam hidup mereka. 

Dalam kasus ini, mantan kekasih itu mungkin juga memikirkan seseorang karena pengalaman yang sama.

Namun, teori ini juga tidak memiliki bukti ilmiah yang cukup untuk menjelaskan pertama tersebut. 

Sementara sangat mungkin bahwa seseorang memikirkan seseorang karena mereka saling terkait dalam kehidupan mereka, ini tidak berarti bahwa kedua pikiran terjadi secara bersamaan.

3. Teori Penjelasan Kognitif

Teori penjelasan kognitif merupakan pandangan lain tentang hal ini. Teori ini mengatakan bahwa vokalisasi pikiran seseorang dapat memicu ide atau gambaran tentang orang lain yang mereka kenal.

Baca Juga :  Gibran Penuhi Panggilan Bawaslu Terkait Bagikan Susu di Car Free Day

Misalnya, jika seseorang memikirkan seorang teman dari masa lalu, itu mungkin memicu ide tentang orang tersebut, bahkan jika teman tersebut tidak sedang memikirkannya. 

Dalam pandangan ini, pemikiran seseorang sendiri tidak menunjukkan bahwa orang lain sedang memikirkannya.

Cara terbaik untuk menghadapi situasi ini mungkin adalah membiarkannya menyebarkan kemungkinan terburuk dan terbaik sekaligus. 

Jika seseorang memikirkan seseorang dengan rasa cinta atau rindu, mungkin mereka memang ingin bertemu dengan orang tersebut dan memulai sebuah hubungan.

Dalam kesimpulan, tidak ada bukti ilmiah yang dapat membuktikan bahwa seseorang sedang memikirkan kita hanya karena kita memikirkan mereka. 

Namun, mengapa tidak membiarkan kemungkinan tersebut menyenangkan pikiran kita? Dan jangan lupa untuk selalu berdoa pada Allah SWT untuk memberikan petunjuk dan bimbingan dalam hidup kita.

Berita Terkait

Menyambut Bulan Suci: Tata Cara dan Doa Mandi Sebelum Ramadhan
THR ASN 2026 Cair Lebih Awal? Ini Besaran dan Jadwal Terbarunya
Resmi! Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026
Apakah Pegadaian Buka Hari Ini? Simak Jadwal Terbaru Sebelum Berangkat!
Cara Cek Desil Bansos 2026 Terbaru: Panduan Lengkap Lewat HP dan Web
Viral! Seruan “Stop Bayar Pajak” di Jawa Tengah, Ini Penyebab dan Fakta Sebenarnya
Penyebab Alasan Dokter Piprim Dipecat oleh Menteri Kesehatan
Siapa Mohan Hazian? Pengusaha Muda di Balik Thanksinsomnia yang Kini Jadi Sorotan

Berita Terkait

Wednesday, 18 February 2026 - 12:00 WIB

Menyambut Bulan Suci: Tata Cara dan Doa Mandi Sebelum Ramadhan

Wednesday, 18 February 2026 - 08:00 WIB

THR ASN 2026 Cair Lebih Awal? Ini Besaran dan Jadwal Terbarunya

Wednesday, 18 February 2026 - 06:14 WIB

Resmi! Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Tuesday, 17 February 2026 - 07:33 WIB

Apakah Pegadaian Buka Hari Ini? Simak Jadwal Terbaru Sebelum Berangkat!

Monday, 16 February 2026 - 14:00 WIB

Cara Cek Desil Bansos 2026 Terbaru: Panduan Lengkap Lewat HP dan Web

Berita Terbaru

130.000 Won Berapa Rupiah?

Pendidikan

130.000 Won Berapa Rupiah? Simak Kurs Won Korea Terbaru Hari Ini

Thursday, 19 Feb 2026 - 15:10 WIB

Cara Mengatasi Breakout

Lifestyle

Cara Mengatasi Breakout: Panduan Ampuh Kembalikan Kulit Sehatmu

Thursday, 19 Feb 2026 - 14:55 WIB