Gubernur Riau Abdul Wahid Terjaring OTT KPK, Diduga Terkait Proyek Infrastruktur Dinas PUPR

- Redaksi

Tuesday, 4 November 2025 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Riau Abdul Wahid Terjaring OTT KPK

Gubernur Riau Abdul Wahid Terjaring OTT KPK

SwaraWarta.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggebrak dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Provinsi Riau, Senin (3/11/2025).

Target utama dalam operasi senyap ini adalah Gubernur Riau, Abdul Wahid. Penangkapan ini mengejutkan publik mengingat Abdul Wahid baru menjabat sebagai Gubernur Riau sekitar delapan bulan.

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan penangkapan orang nomor satu di Riau tersebut. “Salah satunya (yang ditangkap Gubernur Riau Abdul Wahid),” ujarnya saat dikonfirmasi media.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Total, tim KPK mengamankan sekitar 10 orang dari berbagai unsur, termasuk pejabat di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Riau.

Fakta-fakta Kunci OTT KPK Riau

  • Pihak yang Diamankan: Gubernur Riau Abdul Wahid dan sembilan orang lainnya.
  • Dugaan Kasus: Awalnya terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek infrastruktur di Dinas PUPR Riau.
  • Barang Bukti: KPK juga menyita sejumlah uang tunai yang diduga sebagai barang bukti suap.
  • Proses Hukum: Seluruh pihak yang diamankan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif. KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka.
Baca Juga :  Cara Memilih Piring yang Berkualitas, Dijamin Awet!

Penangkapan Abdul Wahid, yang dikenal memiliki latar belakang perjuangan hidup dari mantan cleaning service hingga menduduki kursi gubernur, sontak menjadi sorotan nasional. Peristiwa ini menambah daftar panjang pejabat di Riau yang tersandung kasus korupsi.

Respons dan Kelanjutan Kasus Korupsi Pejabat Daerah

Pemerintah Provinsi Riau melalui juru bicaranya menyatakan menghormati proses hukum yang berjalan dan berkomitmen untuk mendukung penuh langkah KPK. Sementara itu, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), partai tempat Abdul Wahid bernaung, juga menyatakan akan mengikuti dan menghormati proses hukum yang berlaku.

Publik kini menantikan konferensi pers resmi dari KPK untuk mengetahui detail kronologi, pasal yang disangkakan, serta status hukum final dari Gubernur Abdul Wahid dan pihak-pihak lain yang turut diamankan. Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa upaya pemberantasan korupsi di Indonesia, khususnya di tingkat daerah, masih memerlukan komitmen dan pengawasan ketat.

Berita Terkait

Banjir Air Mata, Tim SAR Usai Temukan Semua Korban Pesawat ATR 42-500
Menelusuri Penyebab Lula Lahfah Meninggal Dunia: Fakta dan Kronologinya
Update Terbaru: Berapa UMK Jawa Barat 2026? Cek Daftar Kota dan Kabupatennya!
Iran Perketat Pengawasan Wilayah Udara di Tengah Ketegangan Domestik dan Ancaman Internasional
VIRAL ! Ibu-Ibu di NTT Tembak Mati Burung Hantu yang ‘Mengganggu’ Tidurnya
Jaksa Agung ST Burhanuddin Tegaskan Perkara Guru Honorer di Jambi Akan Dihentikan
Jadwal Penukaran Uang Baru 2026: Syarat, Lokasi, dan Cara Pesan via PINTAR BI
BGN Pastikan MBG akan Tetap Beroperasi di Bulan Ramadhan

Berita Terkait

Saturday, 24 January 2026 - 08:43 WIB

Banjir Air Mata, Tim SAR Usai Temukan Semua Korban Pesawat ATR 42-500

Saturday, 24 January 2026 - 07:10 WIB

Menelusuri Penyebab Lula Lahfah Meninggal Dunia: Fakta dan Kronologinya

Thursday, 22 January 2026 - 17:36 WIB

Update Terbaru: Berapa UMK Jawa Barat 2026? Cek Daftar Kota dan Kabupatennya!

Thursday, 22 January 2026 - 15:01 WIB

Iran Perketat Pengawasan Wilayah Udara di Tengah Ketegangan Domestik dan Ancaman Internasional

Wednesday, 21 January 2026 - 11:35 WIB

VIRAL ! Ibu-Ibu di NTT Tembak Mati Burung Hantu yang ‘Mengganggu’ Tidurnya

Berita Terbaru