Lawan Kata Haus yang Jarang Diketahui, Ternyata Bukan Sekadar “Kenyang Minum” Saja!

- Redaksi

Thursday, 10 July 2025 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lawan Kata Haus yang Jarang Diketahui

Lawan Kata Haus yang Jarang Diketahui

SwaraWarta.co.id – Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan kata haus untuk menggambarkan kondisi tubuh yang memerlukan asupan cairan.

Namun, pernahkah kamu berpikir apa sebenarnya lawan kata haus? Banyak yang mengira jawabannya hanya “tidak haus”, padahal ada istilah yang lebih tepat dan bisa memperkaya kosa kata bahasa Indonesia kita.

Apa Itu Lawan Kata Haus?

Secara umum, kata “haus” merujuk pada rasa ingin minum atau kekurangan cairan dalam tubuh. Oleh karena itu, lawan kata haus adalah kondisi ketika tubuh tidak merasa butuh cairan, atau sudah cukup terhidrasi.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa antonim atau lawan kata haus yang tepat antara lain:

  • Segar
    Kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kondisi setelah minum, terutama minuman dingin. Tubuh terasa lebih nyaman dan tidak lagi membutuhkan cairan.
  • Terhidrasi
    Dalam istilah medis atau kesehatan, ini adalah kondisi saat tubuh mendapatkan cukup cairan. Kata ini bisa menjadi lawan kata haus dalam konteks kesehatan.
  • Lega
    Meski tidak secara langsung menjadi antonim dalam kamus, “lega” juga digunakan untuk menyatakan perasaan puas setelah minum.
Baca Juga :  Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Anak

Penggunaan dalam Kalimat

Agar lebih memahami maknanya, berikut contoh penggunaan lawan kata haus dalam kalimat:

  • Setelah meminum segelas air dingin, tubuhnya terasa segar dan tidak haus lagi.
  • Penting untuk selalu terhidrasi, terutama saat cuaca panas.
  • Ia merasa lega setelah minum air putih setelah berlari sejauh lima kilometer.

Pentingnya Mengetahui Lawan Kata

Mengetahui lawan kata haus bukan sekadar menambah kosa kata, tapi juga membantu kita menggunakan bahasa dengan lebih tepat sesuai konteks. Dalam penulisan, pemahaman ini juga memperkaya ekspresi dan membuat kalimat terasa lebih hidup.

Lawan kata haus ternyata lebih beragam daripada yang kita bayangkan. Kata seperti segar, terhidrasi, atau lega bisa digunakan sebagai padanan tergantung konteks kalimat.

Baca Juga :  Kunci Jawaban Soal! Bagaimana Corak Agama yang Dianut di Kerajaan Tarumanegara?

Dengan memahami lawan kata haus, kita bisa menjadi lebih fasih dalam berbahasa Indonesia dan meningkatkan kemampuan komunikasi secara efektif.

Berita Terkait

Mengapa Kalian Harus Memiliki Jiwa Toleran Terhadap Orang Lain? Begini Alasannya!
Mengapa Manusia Bisa Tergelincir ke Tempat yang Serendah-rendahnya? Berikut Penjelasannya!
Mengenal Lebih Dalam: Apa Itu Harta PPS dan Mengapa Penting bagi Wajib Pajak?
Mengapa Allah Mengangkat Seseorang Menjadi Rasul? Begini Penjelasannya!
Mengenal Satuan Waktu: 1 Lustrum Berapa Tahun?
APA SARAN KAMU AGAR SEKOLAH BEBAS DARI KEKERASAN?
Mengapa Belanda Berhasil Menguasai Indonesia dalam Waktu yang Sangat Lama Dibanding Bangsa Barat Lainnya?
Bagaimana Praktik Pembelajaran yang Mencerminkan Integrasi KBC dan PM? Mari Kita Bahas!

Berita Terkait

Friday, 13 February 2026 - 17:35 WIB

Mengapa Kalian Harus Memiliki Jiwa Toleran Terhadap Orang Lain? Begini Alasannya!

Friday, 13 February 2026 - 14:34 WIB

Mengapa Manusia Bisa Tergelincir ke Tempat yang Serendah-rendahnya? Berikut Penjelasannya!

Thursday, 12 February 2026 - 12:00 WIB

Mengenal Lebih Dalam: Apa Itu Harta PPS dan Mengapa Penting bagi Wajib Pajak?

Wednesday, 11 February 2026 - 17:14 WIB

Mengapa Allah Mengangkat Seseorang Menjadi Rasul? Begini Penjelasannya!

Wednesday, 11 February 2026 - 11:28 WIB

Mengenal Satuan Waktu: 1 Lustrum Berapa Tahun?

Berita Terbaru